Kebangkitan Negara MINT: Ke mana Arah Pasar Modal Selanjutnya

Dari Kelelahan BRIC ke Momentum MINT

Selama dua dekade, BRIC mendominasi percakapan tentang pasar berkembang. Pada tahun 2001, akronim ekonom Goldman Sachs, Jim O’Neill—Brazil, Rusia, India, dan China—menggugah imajinasi investor dengan janji pertumbuhan yang eksplosif. Kemudian, Afrika Selatan bergabung, dan BRICS tampak tak terkalahkan. Tapi seperti semua siklus pasar, momentum akhirnya memudar.

Perlambatan ekonomi melanda keras. Permintaan pasar maju melemah, tingkat pertumbuhan menyempit, dan keajaiban menghilang. Manajer aset diam-diam mengalihkan modal kembali ke Eropa dan Amerika Utara. Kisah BRIC, yang pernah menjadi tesis investasi terpanas, menjadi berita kemarin. Sekarang, perhatian beralih ke ciptaan O’Neill yang baru: negara MINT—dan kali ini, fondasi dasarnya mungkin benar-benar akan memberikan hasil.

Apa yang Membuat Negara MINT Berbeda

Lalu apa sebenarnya yang membuat México, Indonesia, Nigeria, dan Turki menjadi frontier berikutnya? Jawaban sederhana: demografi bertemu peluang.

Negara-negara ini berbagi beberapa atribut penting yang membedakan mereka dari kelompok BRIC. Populasi mereka berkembang pesat sementara pertumbuhan PDB tetap kuat. Pemerintah aktif melakukan reformasi. Kekayaan komoditas melimpah—dari cadangan batu bara dan tembaga Indonesia hingga cadangan minyak Nigeria dan dominasi pertanian Turki. Biaya manufaktur tetap kompetitif, menjadikan negara-negara ini pusat produksi yang menarik.

Melihat Lebih Dekat Setiap Ekonomi MINT

México adalah anggota paling maju dalam kelompok ini, dengan keunggulan PDB per kapita dibandingkan rekan-rekannya. Pasar modalnya bersaing dengan apa pun di Amerika Latin. Keanggotaan NAFTA memberikan keuntungan perdagangan, sementara partisipasi dalam Aliansi Pasifik bersama Kolombia, Peru, dan Chili memperluas integrasi regional. Masuk ke Mercado Integrado Latinoamericano (MILA) semakin menghubungkannya ke pasar yang lebih besar.

Indonesia tampil di atas bobotnya sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan anggota G-20. Baru saja mengalami industrialisasi dengan surplus perdagangan, negara ini menguasai sumber daya komoditas yang luas—cadangan batu bara, tembaga, dan minyak bumi menempatkannya sebagai kekuatan sumber daya. Itu adalah infrastruktur untuk pertumbuhan berkelanjutan.

Nigeria adalah ekonomi terbesar kedua di Afrika berdasarkan PDB, hanya kalah dari Afrika Selatan. Proyeksi? Pada tahun 2020, negara ini bisa masuk ke peringkat ekonomi teratas dunia. Cadangan bahan bakar fosil yang besar memberikan kekuatan finansial untuk mendukung ekspansi tersebut dan menarik investasi internasional.

Turki telah membuktikan kredensialnya sebagai negara yang baru saja mengalami industrialisasi. Ini adalah kekuatan manufaktur di bidang pertanian, tekstil, kendaraan, kapal, dan elektronik. Kedekatan geografis dengan Eropa adalah keuntungan strategis. Ambisi Turki untuk menjadi pusat keuangan regional menambah dimensi lain pada daya tariknya.

Reaksi Berantai Pasar Modal

Di sinilah menjadi menarik bagi investor dan bursa saham. Saat ekonomi MINT berkembang, begitu pula kelas menengahnya. Saat itulah rangkaian mulai terjadi.

Kekayaan yang bertambah pertama kali mengalir ke deposito bank, kemudian ke properti, dan akhirnya ke pasar ekuitas—baik melalui pembelian saham langsung maupun alokasi dana pensiun. Secara bersamaan, dana bersama dan manajer aset semakin berkembang, menyalurkan tabungan ke pasar modal dan akhirnya mengotomatisasi eksekusi perdagangan melalui sistem algoritmik.

Lini waktunya? Tidak ada yang bisa memprediksi secara pasti, tetapi perkembangan ini jelas. Bursa dan lembaga kliring sudah mempersiapkan peningkatan infrastruktur. Mereka membangun sistem perdagangan dan kliring yang dirancang untuk menangani aktivitas besar yang pasti akan datang dari pertumbuhan ini.

Kesimpulan

Negara MINT bukan sekadar akronim lain—mereka mewakili pergeseran nyata di mana pertumbuhan pasar berkembang terkonsentrasi. Dengan populasi yang lebih muda, keunggulan komoditas, dan pemerintah yang serius melakukan reformasi ekonomi, mereka berada dalam posisi berbeda dari pendahulu BRIC mereka. Pengembangan pasar modal sudah dimulai. Apakah Anda seorang investor institusional atau hanya memperhatikan ekonomi global, menyaksikan MINT berkembang selama dekade berikutnya bisa jadi sangat penting.

Analisis ini mewakili pengamatan pasar saat ini dan tren ekonomi di ekosistem pasar berkembang.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • بالعربية
  • Português (Brasil)
  • 简体中文
  • English
  • Español
  • Français (Afrique)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • Português (Portugal)
  • Русский
  • 繁體中文
  • Українська
  • Tiếng Việt