Kebangkitan Pasar Global Membuka Jalan untuk Pembukaan Campuran di Pasar Saham India

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Pasar Asia mendapatkan momentum pada hari Senin saat investor mencerna data ketenagakerjaan AS yang menggembirakan dan menilai kembali ekspektasi suku bunga. Latar belakang global yang positif ini menciptakan skenario yang memungkinkan bagi pemburu diskon untuk masuk setelah pasar India mengalami lima sesi perdagangan berturut-turut kerugian.

Angin Segar Internasional Dukung Harapan Pemulihan

Wall Street memberikan penutupan yang kuat pada hari Jumat, dengan ketiga indeks utama mencatat kenaikan yang solid. Dow Jones melonjak 237,96 poin (0.5%) untuk ditutup di 49.504,07, sementara S&P 500 naik 44,82 poin (0.7%) ke 6.966,28. Nasdaq naik 191,33 poin (0.8%) mencapai 23.671,35. Penutupan yang mencetak rekor ini didorong oleh angka ketenagakerjaan AS yang lebih lembut dari perkiraan di bulan Desember, yang mengubah narasi seputar kebijakan moneter.

Peserta pasar kini memperhitungkan kemungkinan sebesar 95% bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga pada tingkat saat ini selama pertemuan 27-28 Januari, menurut data CME FedWatch. Pandangan yang lebih dovish ini telah menyebar ke seluruh bursa Asia, dengan indeks regional diperdagangkan dalam wilayah positif saat trader menilai kembali valuasi.

Pasar India di Persimpangan

Ekuitas India menghadapi tantangan yang delicat. Indeks BSE Sensex kehilangan 604,72 poin (0.72%) untuk menetap di 83.576,24 pada hari Jumat, sementara indeks NSE Nifty turun 193,55 poin (0.75%) ke 25.683,30. Ini menandai hari kelima berturut-turut penurunan, didorong oleh kekhawatiran yang terus-menerus tentang ketegangan geopolitik, ketidakpastian terkait tarif, dan aliran keluar portofolio asing yang berkelanjutan.

Meskipun menghadapi hambatan ini, kemungkinan titik balik mungkin sedang muncul. Kombinasi sinyal pelonggaran moneter global dan kondisi teknikal yang oversold kemungkinan akan menarik kembali investor nilai ke pasar.

Pendapatan Perusahaan Menjadi Sorotan

Beberapa saham penunjuk utama akan menjadi penggerak sentimen minggu ini. Raksasa teknologi Tata Consultancy Services (TCS) dan HCL Technologies akan melaporkan hasil kuartal Oktober-Desember hari ini, memberikan visibilitas penting terhadap kinerja sektor. Pendapatan mereka kemungkinan akan memberikan petunjuk tentang konsumsi domestik dan permintaan ekspor.

Selain teknologi, beberapa perusahaan lain juga akan melaporkan, termasuk Maharashtra Scooters, Gujarat Hotels, Krishna Phoschem, dan GTPL Hathway. IREDA telah menarik perhatian setelah mencatat lonjakan laba bersih sebesar 37,5% selama kuartal ketiga, menandakan momentum operasional yang kuat. Avenue Supermarts, yang mengelola jaringan DMart, juga mengesankan dengan kenaikan laba konsolidasi sebesar 18,3%, menunjukkan ketahanan ritel di tengah tantangan ekonomi.

Sesi mendatang kemungkinan akan dipengaruhi oleh bagaimana pendapatan ini sesuai dengan ekspektasi pasar dan apakah mereka dapat mempertahankan momentum dalam lingkungan yang volatil.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • بالعربية
  • Português (Brasil)
  • 简体中文
  • English
  • Español
  • Français (Afrique)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • Português (Portugal)
  • Русский
  • 繁體中文
  • Українська
  • Tiếng Việt