Indeks Keserakahan Wall Street dan Kasus untuk Perluasan Nasdaq: Apa yang Diajarkan oleh 1999

Paruh pertama tahun 2025 menyajikan pelajaran utama tentang seberapa cepat narasi pasar dapat bergeser. Enam bulan sebelumnya, di tengah tarif “Hari Pembebasan” Presiden Trump—sebuah manuver ekonomi yang belum terlihat selama satu abad—para komentator keuangan memperingatkan tentang keruntuhan sistemik dan skenario “Black Monday”. Realitas hari ini menceritakan kisah yang berbeda: Nasdaq telah melonjak sekitar 50% dalam setahun, dan diskursus telah berputar sepenuhnya menuju spekulasi tentang gelembung kecerdasan buatan daripada keruntuhan yang akan datang.

Pembalikan dramatis ini menimbulkan pertanyaan penting: seberapa jauh lagi kemajuan ini dapat diperpanjang? Preseden sejarah mungkin menawarkan jawaban.

Paralel 1999: Cetak Biru untuk Pasar Saat Ini

Trader miliarder Paul Tudor Jones baru-baru ini menarik perbandingan mencolok di media keuangan, menunjukkan bahwa kondisi pasar saat ini mencerminkan lingkungan tahun 1999 dengan ketelitian yang luar biasa. Dia menyarankan posisi untuk apa yang bisa menjadi reli yang bahkan lebih luas daripada periode ledakan internet yang legendaris.

Rekam jejak Jones memberikan kredibilitas pada pengamatan tersebut. Dia terkenal meramalkan keruntuhan pasar 1987 dengan membandingkannya dengan data 1929, menghasilkan pengembalian yang besar untuk perusahaannya. Ketika grafik harga kontemporer dibandingkan dengan data 1999, kesamaan dalam struktur pasar dan momentum menjadi sulit diabaikan.

Signifikansi paralel ini tidak bisa diremehkan. Antara 1999 dan 2000, Nasdaq menggandakan nilainya. Jika kondisi saat ini benar-benar mencerminkan lingkungan tersebut, investor bisa diposisikan di awal sebuah kenaikan yang diperpanjang—terutama mengingat bahwa pasar bullish saat ini, yang lahir dari memudarya kepanikan terkait tarif, masih berumur hanya beberapa bulan. Secara historis, pasar bullish rata-rata berlangsung selama empat tahun, menunjukkan bahwa masih ada ruang yang signifikan.

Kebijakan Federal Reserve sebagai Dukungan Struktural

Kemajuan ini tidak semata-mata didorong oleh antusiasme terhadap kecerdasan buatan. Federal Reserve secara aktif mendukung ekspansi pasar melalui pemotongan suku bunga. Ketua Jerome Powell telah memotong suku bahkan saat S&P 500 mendekati dan melampaui level rekor—sebuah sinyal yang biasanya menghasilkan hasil jangka panjang yang positif.

Penelitian dari JPMorgan menyoroti pentingnya skenario ini secara historis:

  • The Fed telah menurunkan suku sebanyak 12 kali ketika S&P 500 diperdagangkan dalam 1% dari level tertinggi sepanjang masa
  • Dalam semua 12 kasus tersebut, harga saham lebih tinggi satu tahun kemudian
  • Pengembalian tahunan median selama periode ini: 15%

Data ini menunjukkan bahwa kebijakan moneter secara aktif sejalan dengan kemajuan pasar ekuitas daripada membatasinya.

Perluasan Adopsi Teknologi: Dari Hardware ke Software

Kecerdasan buatan awalnya terkonsentrasi pada produsen hardware dan penyedia infrastruktur. Namun, perkembangan terbaru menunjukkan perluasan manfaat kepada lebih banyak pihak. Platform perangkat lunak termasuk alat desain dan platform e-commerce telah melonjak setelah kemitraan dengan pengembang AI terkemuka, membuka jalan menuju apa yang beberapa orang gambarkan sebagai “perdagangan percakapan”—sebuah model di mana pengguna berinteraksi dengan layanan melalui antarmuka bahasa alami daripada navigasi tradisional.

Perluasan ini menandai fase kematangan dalam bagaimana teknologi AI terintegrasi ke dalam aplikasi komersial, berpotensi memperpanjang durasi dan cakupan kemajuan saat ini.

Sentimen Pasar: Keserakahan Belum Puncak

Meskipun kenaikan 50% selama dua belas bulan, indikator keserakahan tradisional belum mencapai puncaknya. Indeks Ketakutan dan Keserakahan CNN mempertahankan bacaan netral daripada menunjukkan euforia berlebihan. Secara bersamaan, diperkirakan $7 triliun modal tetap terkunci dalam dana pasar uang berisiko rendah.

Ketimpangan ini sangat penting. Saat saham terus naik, tekanan psikologis dari potensi kehilangan keuntungan akhirnya akan memotivasi modal yang terpinggirkan ini untuk kembali ke pasar saham, memberikan bahan bakar tambahan untuk apresiasi yang berkelanjutan.

Valuasi dalam Konteks

Perkalian harga terhadap laba (P/E) S&P 500 sebesar 23x tampak tinggi menurut standar historis, meskipun tetap jauh di bawah rasio 40x yang menandai puncak tahun 2000. Wall Street telah menunjukkan kesiapan historis untuk mendukung valuasi premium ketika inovasi dasar tampak benar-benar transformatif—kondisi yang dapat dikatakan ada dengan adopsi kecerdasan buatan.

Implikasi

Konvergensi kebijakan Federal Reserve yang mendukung, preseden historis yang menunjukkan potensi kenaikan yang substansial, perluasan adopsi teknologi, dan cadangan dana di pasar uang menciptakan lingkungan di mana kenaikan indeks yang signifikan selanjutnya tetap mungkin. Meskipun tidak ada skenario pasar yang dijamin, kondisi struktural yang mendukung ekspansi berkelanjutan tampaknya secara material utuh saat tahun 2026 dimulai.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)