Pasar saham Jepang pulih secara tegas pada hari Senin, menghapus tren penurunan selama dua hari yang telah menghapus lebih dari 410 poin atau 0,8 persen. Setelah menyentuh titik terendah di 50.995,67, Nikkei 225 melakukan pemulihan yang kuat, akhirnya ditutup di 51.832,80—menguat 1.493,32 poin atau 2,97 persen dan menempatkan dirinya dengan baik di atas level kritis 51.830 poin untuk sesi perdagangan hari Selasa.
Daya Dorong Global Menggerakkan Kekuatan Asia
Pembalikan pasar ini mencerminkan dampak positif dari Wall Street, di mana indeks utama melanjutkan tren kenaikannya pada hari Senin. Dow naik 594,79 poin atau 1,23 persen menjadi 48.977,18, sementara NASDAQ bertambah 160,19 poin atau 0,69 persen menjadi 23.395,82. S&P 500 mencatat kenaikan 43,58 poin atau 0,64 persen, menutup di 6.902,05. Kekuatan yang berkelanjutan di pasar AS ini telah menetapkan nada optimis untuk bursa Asia menjelang minggu ini.
Sektor Energi Memperkuat Rally
Salah satu katalis utama yang mendorong pasar lebih tinggi adalah lonjakan harga minyak mentah setelah OPEC menegaskan kembali rencana penghentian produksi untuk awal 2026—langkah ini secara efektif meredakan kekhawatiran investor tentang potensi kelebihan pasokan. Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Februari melonjak $58,31 atau 0,99 persen menjadi $1,73 per barel. Rally energi ini sangat terlihat di pasar AS, di mana Chevron melonjak 5,1 persen di tengah perkembangan geopolitik. Indeks Layanan Minyak Philadelphia melonjak 5,5 persen, mencerminkan optimisme pasar terhadap peluang rekonstruksi infrastruktur minyak di Venezuela.
Saham Jepang Memimpin
Di Jepang, pemulihan berlangsung secara luas, dengan beberapa sektor memberikan kontribusi terhadap kenaikan. Di antara pemain utama, saham keuangan menunjukkan kekuatan khusus—Mitsubishi UFJ Financial naik 2,09 persen, Mizuho Financial melonjak 3,05 persen, dan Sumitomo Mitsui Financial menguat 2,82 persen. Sektor teknologi dan otomotif juga menunjukkan kekuatan mereka, dengan Softbank Group melambung 4,89 persen, Mitsubishi Electric melonjak 4,47 persen, dan raksasa otomotif mencatat kenaikan solid: Toyota Motor naik 1,28 persen, Honda Motor menguat 1,43 persen, Mazda Motor meningkat 2,17 persen, dan Nissan Motor bertambah 0,67 persen. Produsen elektronik juga tidak ketinggalan, dengan Sony Group naik 1,37 persen, Panasonic Holdings melonjak 2,72 persen, dan Hitachi berkembang 3,39 persen.
Data Ekonomi dalam Fokus
Di bidang ekonomi, Institute for Supply Management melaporkan penurunan tak terduga dalam aktivitas manufaktur AS untuk bulan Desember, menunjukkan bahwa mungkin perlu kehati-hatian meskipun sentimen pasar positif. Sementara itu, data basis moneter Jepang untuk bulan Desember diperkirakan menunjukkan kontraksi sebesar 8,0 persen secara tahunan, setelah penurunan 8,7 persen di bulan November. Investor akan memantau ini dengan cermat untuk mendapatkan sinyal tentang trajektori kebijakan Bank of Japan.
Perkiraan Minggu Mendatang
Dengan pasar Eropa dan AS mempertahankan momentum kenaikan, pasar Asia diposisikan untuk setidaknya menyesuaikan nada positif ini saat perdagangan dilanjutkan. Namun, trader harus tetap waspada terhadap pengambilan keuntungan yang mungkin muncul kemudian dalam sesi, terutama jika harga minyak gagal mempertahankan kenaikan terakhir mereka. Minggu mendatang diperkirakan akan dipengaruhi oleh dinamika sektor energi, sinyal kebijakan bank sentral, dan perkembangan geopolitik lainnya yang dapat mempengaruhi harga komoditas.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pasar Asia Menguatkan Diri Mengabaikan Kerugian karena Sektor Energi Memimpin Pemulihan
Pasar saham Jepang pulih secara tegas pada hari Senin, menghapus tren penurunan selama dua hari yang telah menghapus lebih dari 410 poin atau 0,8 persen. Setelah menyentuh titik terendah di 50.995,67, Nikkei 225 melakukan pemulihan yang kuat, akhirnya ditutup di 51.832,80—menguat 1.493,32 poin atau 2,97 persen dan menempatkan dirinya dengan baik di atas level kritis 51.830 poin untuk sesi perdagangan hari Selasa.
Daya Dorong Global Menggerakkan Kekuatan Asia
Pembalikan pasar ini mencerminkan dampak positif dari Wall Street, di mana indeks utama melanjutkan tren kenaikannya pada hari Senin. Dow naik 594,79 poin atau 1,23 persen menjadi 48.977,18, sementara NASDAQ bertambah 160,19 poin atau 0,69 persen menjadi 23.395,82. S&P 500 mencatat kenaikan 43,58 poin atau 0,64 persen, menutup di 6.902,05. Kekuatan yang berkelanjutan di pasar AS ini telah menetapkan nada optimis untuk bursa Asia menjelang minggu ini.
Sektor Energi Memperkuat Rally
Salah satu katalis utama yang mendorong pasar lebih tinggi adalah lonjakan harga minyak mentah setelah OPEC menegaskan kembali rencana penghentian produksi untuk awal 2026—langkah ini secara efektif meredakan kekhawatiran investor tentang potensi kelebihan pasokan. Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Februari melonjak $58,31 atau 0,99 persen menjadi $1,73 per barel. Rally energi ini sangat terlihat di pasar AS, di mana Chevron melonjak 5,1 persen di tengah perkembangan geopolitik. Indeks Layanan Minyak Philadelphia melonjak 5,5 persen, mencerminkan optimisme pasar terhadap peluang rekonstruksi infrastruktur minyak di Venezuela.
Saham Jepang Memimpin
Di Jepang, pemulihan berlangsung secara luas, dengan beberapa sektor memberikan kontribusi terhadap kenaikan. Di antara pemain utama, saham keuangan menunjukkan kekuatan khusus—Mitsubishi UFJ Financial naik 2,09 persen, Mizuho Financial melonjak 3,05 persen, dan Sumitomo Mitsui Financial menguat 2,82 persen. Sektor teknologi dan otomotif juga menunjukkan kekuatan mereka, dengan Softbank Group melambung 4,89 persen, Mitsubishi Electric melonjak 4,47 persen, dan raksasa otomotif mencatat kenaikan solid: Toyota Motor naik 1,28 persen, Honda Motor menguat 1,43 persen, Mazda Motor meningkat 2,17 persen, dan Nissan Motor bertambah 0,67 persen. Produsen elektronik juga tidak ketinggalan, dengan Sony Group naik 1,37 persen, Panasonic Holdings melonjak 2,72 persen, dan Hitachi berkembang 3,39 persen.
Data Ekonomi dalam Fokus
Di bidang ekonomi, Institute for Supply Management melaporkan penurunan tak terduga dalam aktivitas manufaktur AS untuk bulan Desember, menunjukkan bahwa mungkin perlu kehati-hatian meskipun sentimen pasar positif. Sementara itu, data basis moneter Jepang untuk bulan Desember diperkirakan menunjukkan kontraksi sebesar 8,0 persen secara tahunan, setelah penurunan 8,7 persen di bulan November. Investor akan memantau ini dengan cermat untuk mendapatkan sinyal tentang trajektori kebijakan Bank of Japan.
Perkiraan Minggu Mendatang
Dengan pasar Eropa dan AS mempertahankan momentum kenaikan, pasar Asia diposisikan untuk setidaknya menyesuaikan nada positif ini saat perdagangan dilanjutkan. Namun, trader harus tetap waspada terhadap pengambilan keuntungan yang mungkin muncul kemudian dalam sesi, terutama jika harga minyak gagal mempertahankan kenaikan terakhir mereka. Minggu mendatang diperkirakan akan dipengaruhi oleh dinamika sektor energi, sinyal kebijakan bank sentral, dan perkembangan geopolitik lainnya yang dapat mempengaruhi harga komoditas.