Mengapa Kenaikan 144% Silver Mungkin Tidak Terulang Lagi di 2026

Mengurai Lonjakan 144%: Apa yang Mendorong Kejayaan Luar Biasa Perak di 2025

Pasar logam mulia mengalami perubahan dramatis di tahun 2025, dengan perak memberikan imbal hasil yang bahkan mengejutkan investor berpengalaman. Sementara emas mengapresiasi sebesar 64% di tengah ketegangan geopolitik dan ketidakpastian fiskal, reli 144% perak mewakili penilaian ulang risiko aset yang lebih agresif selama era depresiasi mata uang.

Perbedaan antara kedua logam mulia ini mengungkapkan perbedaan penting. Berbeda dengan emas—yang menghasilkan permintaan industri minimal—perak menempati posisi yang jauh lebih kompleks dalam ekonomi global. Sekitar setengah dari seluruh pasokan perak tahunan dikonsumsi oleh produsen elektronik yang mencari logam industri penting ini. Sifat ganda perak sebagai penyimpan nilai DAN komoditas industri menciptakan kondisi sempurna untuk apresiasi harga yang eksplosif di tahun 2025.

Narasi Depresiasi Mata Uang Tetap Valid

Sejak AS meninggalkan standar emas pada tahun 1971, daya beli dolar telah terkikis sekitar 90%. Kelemahan struktural ini dalam mata uang fiat memberikan dorongan berkelanjutan bagi logam mulia di berbagai lingkungan makroekonomi. Trajektori fiskal pemerintah AS memperkuat kekhawatiran ini: tahun fiskal 2025 menghasilkan defisit sebesar 1,8 triliun, dengan proyeksi menunjukkan kekurangan lagi sebesar satu triliun dolar di tahun 2026. Utang nasional kini mencapai @E5@38,6 triliun, rekor tertinggi yang meninggalkan opsi kebijakan terbatas selain kemungkinan depresiasi mata uang melalui perluasan pasokan uang.

Dari perspektif mata uang ini, kasus bullish untuk perak tetap secara matematis utuh.

Kejutan Pasokan yang Mendorong Reli

Pembatasan ekspor perak oleh China mulai 1 Januari 2026 merupakan katalis nyata di balik kenaikan eksplosif tahun 2025. Sebagai eksportir perak terbesar kedua di dunia, langkah Beijing untuk memperketat rantai pasokan secara ostensif melindungi sektor manufaktur elektroniknya. Namun, para pelaku pasar khawatir kebijakan ini dapat menciptakan kendala pasokan nyata secara global—tepatnya bottleneck yang mengubah perak menjadi kendaraan spekulatif selama akhir 2025.

Cerita dari sisi pasokan ini memberikan “bahan bakar roket” yang mendorong perak melampaui trajektori harga historisnya. Namun, ini juga memperkenalkan ketidakpastian yang secara fundamental berbeda dari apresiasi emas yang lebih dapat diprediksi yang hanya terkait dengan dinamika mata uang.

Perspektif Historis: Menyetel Ekspektasi untuk 2026

Ketika meninjau kinerja jangka panjang perak, data menunjukkan cerita yang lebih rendah hati dibandingkan apa yang disarankan tahun 2025. Selama 50 tahun terakhir, perak memberikan pengembalian tahunan majemuk sebesar 5,9%—cukup modest jika dibandingkan dengan banyak indeks ekuitas. Lebih mengkhawatirkan bagi investor momentum: perak mengalami penurunan sebesar 70-90% setelah reli yang kuat, dan secara mencengangkan, gagal mencapai rekor tertinggi baru selama 14 tahun berturut-turut sebelum pergerakan 2025.

Sejarah ini menunjukkan bahwa kenaikan persentase tiga digit merupakan peristiwa ekstrem di ujung spektrum, bukan perilaku pasar normal.

Outlook 2026: Mengamati Dinamika Pasokan dengan Seksama

Kasus untuk apresiasi logam mulia yang berkelanjutan di 2026 bergantung pada fondasi yang tidak berubah yaitu defisit fiskal dan depresiasi mata uang. Namun, trajektori perak berbeda dari emas karena sangat bergantung pada kendala pasokan yang dapat berbalik jika China mengubah kebijakan ekspor atau jika permintaan elektronik global melemah.

Ekspektasi realistis untuk 2026 harus mencerminkan norma historis: apresiasi harga yang berkelanjutan tetapi modest di kisaran 5-10%, bukan pengulangan pergerakan luar biasa tahun 2025. Investor harus memperhitungkan volatilitas, yang dapat mencakup koreksi tajam jika kebijakan China berubah atau sentimen pasar berbalik dari logam mulia.

Posisi untuk Eksposur Perak

Mereka yang ingin mendapatkan manfaat dari sifat penyimpan nilai jangka panjang perak harus mempertahankan horizon waktu yang diperpanjang untuk menyerap volatilitas yang tak terelakkan. Kepemilikan langsung perak fisik memberikan pendekatan paling langsung, meskipun dana yang diperdagangkan di bursa seperti iShares Silver Trust menawarkan aksesibilitas bagi investor portofolio yang mencari eksposur tanpa komplikasi logistik.

Pelajaran dari kinerja perak tahun 2025 adalah bahwa pengembalian luar biasa membutuhkan kondisi luar biasa—baik itu kejutan pasokan maupun stres makro ekstrem. Ke depan, investor harus menyesuaikan ekspektasi pengembalian mereka sesuai.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)