Pasar saham hari ini melihat saham semikonduktor bergerak ke arah yang berbeda, dengan Intel (NASDAQ:INTC) menarik perhatian setelah naik 10,8% menjadi $45,55 pada hari Jumat. Perusahaan yang go public sejak 1980 ini dan telah mengalami kenaikan sebesar 13.893% sejak saat itu, mendorong volume perdagangan hingga 182,5 juta saham—angka yang jauh melampaui rata-rata tiga bulan biasanya sebesar 91 juta.
Katalisnya? Dukungan terbaru dari Presiden Trump, yang secara terbuka memuji baik Intel maupun CEO Lip-Bu Tan, menyatakan, “Pemerintah Amerika Serikat bangga menjadi pemegang saham Intel.” Dukungan politik ini datang setelah pengumuman Intel di CES mengenai pengiriman prosesor Core Ultra Series 3 terbaru mereka.
Konteks Pasar Lebih Luas
S&P 500 naik 0,64% menjadi 6.966, sementara Nasdaq Composite bertambah 0,81% menjadi 23.671. Dalam sektor semikonduktor, gambaran terlihat campuran: Advanced Micro Devices turun 0,74% dan Nvidia mundur 0,12%, membuat lonjakan dua digit Intel menjadi jauh lebih mengesankan jika dibandingkan.
Mengapa Dukungan Pemerintah Penting
$9 miliar investasi awal pemerintah AS di Intel, yang dilakukan pada Agustus 2024, kini nilainya lebih dari dua kali lipat secara kertas. Di luar dukungan Washington, Nvidia menginvestasikan $5 miliar pada akhir tahun lalu, menandakan kepercayaan terhadap potensi turnaround perusahaan chip ini. Komitmen finansial ini menegaskan pentingnya strategis Intel bagi kepemimpinan semikonduktor domestik.
Gambaran Lebih Besar
Namun, Intel tetap merupakan entitas $200 miliar yang belum mencapai arus kas bebas positif. Dengan persaingan yang ketat dan ledakan AI yang mengubah dinamika industri, perusahaan menghadapi pekerjaan besar untuk membenarkan kepercayaan dari pemerintah maupun investor swasta. Pergerakan harga terakhir menunjukkan pasar bersedia memberi Intel manfaat keraguan—setidaknya untuk saat ini.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Intel Menguat 10.8% saat Trump Dukung CEO Lip-Bu Tan di Tengah Dorongan Pembuatan Chip
Pasar saham hari ini melihat saham semikonduktor bergerak ke arah yang berbeda, dengan Intel (NASDAQ:INTC) menarik perhatian setelah naik 10,8% menjadi $45,55 pada hari Jumat. Perusahaan yang go public sejak 1980 ini dan telah mengalami kenaikan sebesar 13.893% sejak saat itu, mendorong volume perdagangan hingga 182,5 juta saham—angka yang jauh melampaui rata-rata tiga bulan biasanya sebesar 91 juta.
Katalisnya? Dukungan terbaru dari Presiden Trump, yang secara terbuka memuji baik Intel maupun CEO Lip-Bu Tan, menyatakan, “Pemerintah Amerika Serikat bangga menjadi pemegang saham Intel.” Dukungan politik ini datang setelah pengumuman Intel di CES mengenai pengiriman prosesor Core Ultra Series 3 terbaru mereka.
Konteks Pasar Lebih Luas
S&P 500 naik 0,64% menjadi 6.966, sementara Nasdaq Composite bertambah 0,81% menjadi 23.671. Dalam sektor semikonduktor, gambaran terlihat campuran: Advanced Micro Devices turun 0,74% dan Nvidia mundur 0,12%, membuat lonjakan dua digit Intel menjadi jauh lebih mengesankan jika dibandingkan.
Mengapa Dukungan Pemerintah Penting
$9 miliar investasi awal pemerintah AS di Intel, yang dilakukan pada Agustus 2024, kini nilainya lebih dari dua kali lipat secara kertas. Di luar dukungan Washington, Nvidia menginvestasikan $5 miliar pada akhir tahun lalu, menandakan kepercayaan terhadap potensi turnaround perusahaan chip ini. Komitmen finansial ini menegaskan pentingnya strategis Intel bagi kepemimpinan semikonduktor domestik.
Gambaran Lebih Besar
Namun, Intel tetap merupakan entitas $200 miliar yang belum mencapai arus kas bebas positif. Dengan persaingan yang ketat dan ledakan AI yang mengubah dinamika industri, perusahaan menghadapi pekerjaan besar untuk membenarkan kepercayaan dari pemerintah maupun investor swasta. Pergerakan harga terakhir menunjukkan pasar bersedia memberi Intel manfaat keraguan—setidaknya untuk saat ini.