Pasar ekuitas Korea Selatan menunjukkan tanda-tanda kejenuhan klasik, dengan KOSPI melonjak hampir 6% dalam sesi berturut-turut. Indeks acuan telah menembus resistance untuk menetapkan rekor penutupan tertinggi baru, saat ini berada di atas 4.450 dan siap untuk pembukaan positif lagi pada Selasa pagi.
Momentum Pasar Didukung oleh Angin Global
Fondasi reli ini melampaui batas Seoul. Pasar ekuitas AS memberikan katalis pada hari Senin—Dow naik 594,79 poin (1,23%) menjadi 48.977,18, NASDAQ naik 160,19 poin (0,69%) ke 23.395,82, dan S&P 500 naik 43,58 poin (0,64%) ke 6.902,05. Optimisme terkait minyak menyebar ke seluruh pasar global, dengan harga minyak mentah melonjak setelah OPEC mengonfirmasi perpanjangan penghentian produksi hingga awal 2026. Minyak mentah West Texas Intermediate untuk Februari melonjak $58,31 (0,99%) ke $1,73 per barel.
Kekuatan sektor energi ini diperkirakan akan mendukung pembukaan Asia, meskipun analis memperingatkan bahwa pengambilan keuntungan bisa muncul seiring berjalannya sesi.
Penutupan KOSPI yang Kuat Menutupi Divergensi Dasar
Sesi hari Senin melihat KOSPI reli 147,89 poin (3,43%) ke 4.457,52—puncak sesi—setelah mendapatkan dukungan di 4.381,93. Volume perdagangan mencapai 509,64 juta saham yang mewakili 22,5 triliun won. Jumlah perdagangan menunjukkan 447 saham yang menurun dibandingkan 436 yang menguat, menunjukkan kelemahan dasar meskipun ada kenaikan headline.
Keuangan memimpin kenaikan, dengan Shinhan Financial melonjak 3,26% dan KB Financial mengumpulkan 2,84%. Teknologi juga menunjukkan kekuatan yang sama: Samsung Electronics melonjak 7,47%, Samsung SDI melambung 4,76%, dan SK Hynix naik 2,81%. Sektor otomotif juga berpartisipasi secara berarti, dengan Hyundai Motor mengakselerasi 2,01%, Kia Motors melonjak 1,66%, dan Hyundai Mobis naik 0,81%.
Energi dan utilitas—yang mendapat manfaat dari kekuatan minyak—menunjukkan pergerakan yang mengesankan. KEPCO melonjak 7,20% berdasarkan harapan terkait pembangunan infrastruktur di pasar global. SK Innovation menambah 2,80% sementara POSCO Holdings melonjak 1,68%.
Waspada dalam Lingkungan yang Overbought
Konsentrasi kenaikan di sektor besar dan siklikal serta munculnya saham yang overbought menimbulkan pertanyaan tentang keberlanjutan. Dengan indeks yang mencapai level tertinggi baru dan pengambil keuntungan kemungkinan menunggu di belakang layar, sesi Selasa mungkin akan menguji apakah reli ini memiliki kekuatan atau akan menghadapi konsolidasi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Sinyal Overheating: Saham Overbought Seoul Memimpin Rally Lain Hari Selasa
Pasar ekuitas Korea Selatan menunjukkan tanda-tanda kejenuhan klasik, dengan KOSPI melonjak hampir 6% dalam sesi berturut-turut. Indeks acuan telah menembus resistance untuk menetapkan rekor penutupan tertinggi baru, saat ini berada di atas 4.450 dan siap untuk pembukaan positif lagi pada Selasa pagi.
Momentum Pasar Didukung oleh Angin Global
Fondasi reli ini melampaui batas Seoul. Pasar ekuitas AS memberikan katalis pada hari Senin—Dow naik 594,79 poin (1,23%) menjadi 48.977,18, NASDAQ naik 160,19 poin (0,69%) ke 23.395,82, dan S&P 500 naik 43,58 poin (0,64%) ke 6.902,05. Optimisme terkait minyak menyebar ke seluruh pasar global, dengan harga minyak mentah melonjak setelah OPEC mengonfirmasi perpanjangan penghentian produksi hingga awal 2026. Minyak mentah West Texas Intermediate untuk Februari melonjak $58,31 (0,99%) ke $1,73 per barel.
Kekuatan sektor energi ini diperkirakan akan mendukung pembukaan Asia, meskipun analis memperingatkan bahwa pengambilan keuntungan bisa muncul seiring berjalannya sesi.
Penutupan KOSPI yang Kuat Menutupi Divergensi Dasar
Sesi hari Senin melihat KOSPI reli 147,89 poin (3,43%) ke 4.457,52—puncak sesi—setelah mendapatkan dukungan di 4.381,93. Volume perdagangan mencapai 509,64 juta saham yang mewakili 22,5 triliun won. Jumlah perdagangan menunjukkan 447 saham yang menurun dibandingkan 436 yang menguat, menunjukkan kelemahan dasar meskipun ada kenaikan headline.
Keuangan memimpin kenaikan, dengan Shinhan Financial melonjak 3,26% dan KB Financial mengumpulkan 2,84%. Teknologi juga menunjukkan kekuatan yang sama: Samsung Electronics melonjak 7,47%, Samsung SDI melambung 4,76%, dan SK Hynix naik 2,81%. Sektor otomotif juga berpartisipasi secara berarti, dengan Hyundai Motor mengakselerasi 2,01%, Kia Motors melonjak 1,66%, dan Hyundai Mobis naik 0,81%.
Energi dan utilitas—yang mendapat manfaat dari kekuatan minyak—menunjukkan pergerakan yang mengesankan. KEPCO melonjak 7,20% berdasarkan harapan terkait pembangunan infrastruktur di pasar global. SK Innovation menambah 2,80% sementara POSCO Holdings melonjak 1,68%.
Waspada dalam Lingkungan yang Overbought
Konsentrasi kenaikan di sektor besar dan siklikal serta munculnya saham yang overbought menimbulkan pertanyaan tentang keberlanjutan. Dengan indeks yang mencapai level tertinggi baru dan pengambil keuntungan kemungkinan menunggu di belakang layar, sesi Selasa mungkin akan menguji apakah reli ini memiliki kekuatan atau akan menghadapi konsolidasi.