Gema ketegangan AS-Iran kembali bergema di pasar minyak global. Selat Hormuz—yang merupakan titik kritis di mana sekitar seperlima dari minyak dunia yang dikirim melalui laut melewati—kembali menjadi perhatian. Selama minggu lalu, minyak mentah menguat karena trader memperhitungkan risiko geopolitik. Ketika volatilitas energi melonjak seperti ini, biasanya menandakan kekhawatiran pasar yang lebih luas. Investor sedang menilai kembali paparan risiko mereka, berputar antara aset tradisional dan alternatif. Bagi siapa saja yang mengikuti tren makro dan lindung nilai portofolio, pergerakan pasar energi ini patut dipantau dengan cermat—guncangan geopolitik tidak akan lama terbatas pada futures minyak.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
17 Suka
Hadiah
17
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
SnapshotDayLaborer
· 01-12 22:46
又来了又来了,霍尔木兹海峡一紧张油价就蹦跶,这套路我都背会了。
---
美伊扯皮还能这么精准拉盘,有点东西啊。
---
得,又得盯着中东的破事儿了,油价一炸其他资产都跟着颤抖。
---
能源波动飙升=市场开始慌了,这信号我读懂了。
---
Investors sekarang lari dengan sangat cepat, menari bolak-balik antara aset tradisional dan aset alternatif.
---
Se sepertiga dari pengangkutan minyak laut terjebak di sana, tekanan siapa yang bisa tahan?
---
Bukan, setiap kali situasi geopolitik seperti ini bergejolak, seluruh pasar keuangan ikut bergoyang, sungguh luar biasa.
---
Sudah bilang bahwa kontrak berjangka minyak bukanlah titik akhir, ini baru permulaan.
---
Kartu Hormuz ini sudah dimainkan sampai rusak, setiap kali selalu berhasil.
Lihat AsliBalas0
OnChainDetective
· 01-12 17:31
Selat Hormuz mulai ribut lagi, ada yang tidak beres... Paus besar pasti sudah tahu berita ini sebelumnya
---
Tunggu, kenaikan harga minyak mentah minggu lalu ini, saya cek catatan transfer alamat di blockchain, ada aliran yang tidak biasa dari alamat institusi, pasti sudah diatur sebelumnya
---
Fluktuasi harga minyak = penyesuaian ulang aset risiko, logika ini ada yang salah kan? Atau saya kembali terjebak dalam analisis detail
---
Ini cuma spekulasi risiko geopolitik, pasti ada bandar yang sedang mengumpulkan panik dari trader ritel
---
Jam tiga pagi tidak bisa tidur dan melihat berita ini lagi... Jika terjadi masalah di Hormuz, energi global pasti akan ikut berguncang, aliran dana pasti sudah dipindahkan sebelumnya
Lihat AsliBalas0
LiquidationSurvivor
· 01-12 17:22
Masalah Selat Hormuz kembali memanas, harga minyak ikut bergejolak, saya tidak menyangka bisa seperti ini...
Lihat AsliBalas0
ser_we_are_early
· 01-12 17:16
Selat Hormuz kembali, selalu saja pola ini, harga minyak melonjak, pasar panik, semua orang lari...
Lihat AsliBalas0
ForkInTheRoad
· 01-12 17:10
Sekarang lagi harus terhambat lagi, harga minyak harus naik lagi
Gema ketegangan AS-Iran kembali bergema di pasar minyak global. Selat Hormuz—yang merupakan titik kritis di mana sekitar seperlima dari minyak dunia yang dikirim melalui laut melewati—kembali menjadi perhatian. Selama minggu lalu, minyak mentah menguat karena trader memperhitungkan risiko geopolitik. Ketika volatilitas energi melonjak seperti ini, biasanya menandakan kekhawatiran pasar yang lebih luas. Investor sedang menilai kembali paparan risiko mereka, berputar antara aset tradisional dan alternatif. Bagi siapa saja yang mengikuti tren makro dan lindung nilai portofolio, pergerakan pasar energi ini patut dipantau dengan cermat—guncangan geopolitik tidak akan lama terbatas pada futures minyak.