Sebagian besar orang kalah bukan karena tidak mengerti, tetapi karena tidak sabar. Saat pasar berfluktuasi, menjadi gelisah; saat orang lain mengumumkan sesuatu, hati pun tergoda. Akibatnya, mereka menghabiskan chip dan kesabaran mereka dalam kebisingan.
Kesulitan sejati adalah saat menunggu yang hampir tidak memberi umpan balik: tidak ada tepuk tangan, tidak ada kepastian, bahkan mungkin diejek sebagai "ketinggalan." Pada saat ini, apakah kita bisa tetap tenang, tidak bergantung pada semangat yang berlebihan, melainkan pada sebuah ketenangan yang lebih mendekati filsafat—menganggap waktu sebagai teman, menganggap kesepian sebagai biaya, dan menganggap pengendalian diri sebagai kemampuan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Sebagian besar orang kalah bukan karena tidak mengerti, tetapi karena tidak sabar. Saat pasar berfluktuasi, menjadi gelisah; saat orang lain mengumumkan sesuatu, hati pun tergoda. Akibatnya, mereka menghabiskan chip dan kesabaran mereka dalam kebisingan.
Kesulitan sejati adalah saat menunggu yang hampir tidak memberi umpan balik: tidak ada tepuk tangan, tidak ada kepastian, bahkan mungkin diejek sebagai "ketinggalan." Pada saat ini, apakah kita bisa tetap tenang, tidak bergantung pada semangat yang berlebihan, melainkan pada sebuah ketenangan yang lebih mendekati filsafat—menganggap waktu sebagai teman, menganggap kesepian sebagai biaya, dan menganggap pengendalian diri sebagai kemampuan.