Saham Hong Kong Menghadapi Tantangan Setelah Mengakhiri Tren Kemenangan

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Momentum pasar Hong Kong tampaknya rentan karena penjual muncul setelah tiga hari berturut-turut mengalami kenaikan. Indeks Hang Seng turun 251,50 poin—mewakili penurunan 0,94 persen—untuk menetap di 26.458,95, menandai pergeseran dari reli yang telah mengangkat tolok ukur hampir 1.100 poin atau 4,2 persen. Dengan indeks berada di bawah ambang batas 26.460, para trader mengantisipasi tekanan tambahan saat saham Hong Kong melanjutkan perdagangan Kamis.

Sinyal Lebar Pasar Menunjukkan Kelemahan di Seluruh Sektor

Penurunan hari Rabu mencerminkan kelemahan secara luas, terutama di antara nama-nama teknologi dan keuangan yang memimpin kenaikan baru-baru ini. Sektor properti menunjukkan gambaran yang campur aduk, sementara kantong kekuatan tertentu muncul di tempat lain. Dalam kisaran perdagangan 26.313,51 hingga 26.616,94, pergerakan saham individu yang signifikan melukiskan lanskap yang kompleks.

Saham teknologi dan konsumsi diskresioner mendominasi daftar yang merugi: Alibaba Group anjlok 3,25 persen, JD.com turun 1,30 persen, Xiaomi Corporation menurun 1,55 persen, dan Meituan mundur 1,51 persen. Keuangan juga menghadapi hambatan, dengan Industrial and Commercial Bank of China turun 1,13 persen. Nama-nama energi juga mengalami kesulitan saat CNOOC merosot 3,00 persen.

Melawan tren penurunan, saham defensif dan kesehatan menunjukkan ketahanan. CSPC Pharmaceutical melonjak 2,93 persen, sementara WuXi Biologics memperpanjang kenaikan dengan lonjakan 5,92 persen. China Life Insurance melonjak 2,32 persen, dan China Mengniu Dairy naik 0,91 persen. Haier Smart Home menguat 1,10 persen dan Techtronic Industries naik 1,91 persen.

Sentimen Global Memberat di Hong Kong

Kelemahan di saham Hong Kong mencerminkan sentimen hati-hati di seluruh pusat perdagangan utama. Wall Street berakhir campur aduk Rabu setelah awalnya mendorong lebih tinggi—Dow turun 466 poin atau 0,94 persen menjadi 48.996,08, sementara NASDAQ naik 37,10 poin atau 0,16 persen menjadi 23.584,28 dan S&P 500 turun 23,89 poin atau 0,34 persen menjadi 6.920,93. Perpindahan ini mengikuti hari pengambilan keuntungan setelah Dow dan S&P 500 menyentuh level penutupan tertinggi pada hari Selasa.

Membuat outlook menjadi lebih rumit adalah sinyal ekonomi AS yang campur aduk. ADP melaporkan penciptaan lapangan kerja sektor swasta di bulan Desember di bawah ekspektasi, sementara Departemen Tenaga Kerja mencatat jumlah lowongan pekerjaan menurun lebih dari yang diperkirakan pada bulan November. Institute for Supply Management, bagaimanapun, mengejutkan dengan adanya peningkatan tak terduga dalam aktivitas sektor jasa bulan Desember.

Pasar Energi Menambah Beban Global

Minyak mentah turun tajam hari Rabu, dengan West Texas Intermediate untuk pengiriman Februari turun $1,11 atau 1,94 persen menjadi $56,02 per barel. Perkembangan geopolitik seputar pasokan minyak Venezuela mempengaruhi sentimen. Kombinasi kelemahan energi dan pengambilan keuntungan di pasar saham menunjukkan bahwa trader Hong Kong akan tetap berhati-hati menjelang sesi Kamis.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)