Prospek Emas 2026: Mengapa Investor Jangka Panjang Harus Tetap Bertahan

Pasar logam mulia memulai tahun 2025 dengan momentum yang mengesankan, dengan emas naik 32,22% selama enam bulan dan melonjak 67,42% sepanjang tahun. Kinerja luar biasa ini didorong oleh peningkatan pembelian bank sentral, pemotongan suku bunga Fed, ketidakpastian yang meningkat akibat ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tarif, arus masuk ETF yang kuat, dan melemahnya dolar AS. Data dari LSEG Lipper menunjukkan minat investor yang berkelanjutan terhadap dana emas dan logam mulia, dengan $2,03 miliar mengalir ke instrumen ini selama minggu terakhir tahun 2025.

Meskipun emas mengalami koreksi kecil saat investor mengambil keuntungan dan CME Group menyesuaikan margin futures, dasar fundamental menunjukkan tren kenaikan ini bisa berlanjut hingga 2026. Institusi keuangan terkemuka memproyeksikan harga antara $4.000-$5.000 per troy ons, dengan Goldman Sachs menargetkan $4.900 dan State Street memperkirakan $4.000-$4.500. Yang menarik, World Gold Council melaporkan bahwa 95% bank sentral berencana meningkatkan cadangan mereka di tahun 2026, memperkuat ekspektasi permintaan.

Mengapa Emas Tetap Menjadi Investasi Jangka Panjang yang Menarik

Pelonggaran Fed dan Dinamika Mata Uang

Investor yang berorientasi ke depan sedang memposisikan diri untuk kemungkinan pemotongan suku bunga Fed di 2026 karena bank sentral memberi sinyal pelonggaran moneter lebih lanjut. Menurut Moody’s Analytics, pasar tenaga kerja yang lemah dan kekhawatiran inflasi dapat mendorong Fed untuk melakukan pemotongan suku bunga agresif di awal tahun, termasuk tiga pengurangan 0,25% sebelum pertengahan tahun. Lingkungan moneter ini biasanya memperkuat emas, karena suku bunga yang lebih rendah mengurangi daya tarik aset berbasis dolar. Dolar yang lebih lemah membuat emas lebih mudah diakses oleh pembeli internasional, secara historis mendorong harga naik.

Diversifikasi Portofolio Melawan Konsentrasi Teknologi

Meskipun ada moderasi dalam kekhawatiran gelembung AI, investor tetap waspada terhadap valuasi teknologi yang tinggi dan eksposur sektor yang terkonsentrasi. Emas terus berfungsi sebagai lindung nilai diversifikasi yang efektif untuk portofolio yang berat di saham teknologi, menawarkan penyeimbang yang stabil di tengah risiko konsentrasi pasar.

Volatilitas sebagai Katalisator Permintaan Safe-Haven

Turbulensi pasar semakin meningkat, dengan Indeks Volatilitas CBOE naik 9,7% sejak 24 Desember 2025. Lingkungan volatilitas yang tinggi ini biasanya meningkatkan daya tarik emas sebagai penyimpan nilai yang andal dan lindung nilai makroekonomi terhadap ketidakstabilan geopolitik.

Membangun Eksposur Emas Melalui ETF

Bagi investor yang mencari eksposur ke emas tanpa perdagangan aktif, strategi ETF jangka panjang menawarkan ketahanan terhadap fluktuasi harga jangka pendek. Pendekatan “beli saat turun” selama koreksi sementara memungkinkan investor mengakumulasi posisi sambil dasar fundamental tetap konstruktif.

ETF Emas Fisik

Investor dapat membangun posisi melalui beberapa opsi: SPDR Gold Shares (GLD) memimpin dengan 10,4 juta saham rata-rata bulanan yang diperdagangkan dan $149,43 miliar dalam aset di bawah pengelolaan. iShares Gold Trust (IAU), SPDR Gold MiniShares Trust (GLDM), abrdn Physical Gold Shares ETF (SGOL), dan iShares Gold Trust Micro (IAUM) menyediakan alternatif. Untuk investor yang sadar biaya, GLDM dan IAUM hanya mengenakan biaya tahunan 0,10% dan 0,09%, menjadikannya pilihan ideal untuk strategi holding jangka panjang.

ETF Sektor Penambangan Emas

Investor yang mencari eksposur yang lebih besar terhadap pergerakan harga emas dapat mempertimbangkan dana yang fokus pada penambangan. VanEck Gold Miners ETF (GDX) mendominasi dengan 20,89 juta saham rata-rata bulanan yang diperdagangkan dan $26,11 miliar dalam aset. Sprott Gold Miners ETF (SGDM), VanEck Junior Gold Miners ETF (GDXJ), dan Sprott Junior Gold Miners ETF (SGDJ) menawarkan alternatif, dengan SGDM dan SGDJ mengenakan biaya tahunan kompetitif sebesar 0,50%.

Alasan untuk Kapitalisasi Sabar

Meskipun tahun 2026 mungkin tidak meniru keuntungan luar biasa tahun 2025, skenario upside tetap didukung oleh dasar makroekonomi yang solid dan dukungan bank sentral. Investor yang memandang koreksi sementara sebagai peluang akumulasi—bukan alasan untuk mundur—memposisikan diri mereka untuk mendapatkan manfaat dari apresiasi jangka panjang emas dan perannya yang tahan lama sebagai stabilizer portofolio di masa yang tidak pasti.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)