Kapan Suku Bunga Akan Turun Lagi? Buku Pedoman Fed 2026 Mengungkapkan Dua Potensi Pemotongan Mendatang

Siklus pemotongan suku bunga terbaru Federal Reserve telah mengubah lanskap keuangan tahun 2025, dan para investor sudah bertanya: kapan suku bunga diperkirakan akan turun di tahun 2026? Jawabannya jauh lebih penting dari yang Anda kira.

Teka-teki Ekonomi: Meningkatnya Pengangguran vs. Inflasi yang Menempel

The Fed beroperasi di bawah mandat ganda: menjaga stabilitas harga dan mendukung lapangan kerja penuh. Pada tahun 2025, kedua tujuan ini bertabrakan secara dramatis.

Inflasi tetap keras kepala di atas target 2% The Fed sepanjang tahun, dengan pembacaan November mencapai 2,7% tahunan. Biasanya, inflasi yang tinggi seperti itu akan mengunci suku bunga. Tapi pasar tenaga kerja memiliki rencana lain.

Dimulai dari Juli, penambahan pekerjaan bulanan merosot menjadi hanya 73.000—jauh di bawah perkiraan 110.000. Situasi bahkan terlihat lebih suram ketika Biro Statistik Tenaga Kerja merevisi angka Mei dan Juni secara menurun sebesar 258.000 pekerjaan gabungan. Pada November, tingkat pengangguran naik menjadi 4,6%, menandai level tertinggi dalam empat tahun. Pada Desember, Ketua Fed Jerome Powell menyampaikan penilaian yang bahkan lebih suram: angka pekerjaan resmi mungkin melebih-lebihkan penciptaan lapangan kerja sekitar 60.000 per bulan, menunjukkan bahwa ekonomi sebenarnya bisa kehilangan 20.000 pekerjaan setiap bulan.

Krisis ketenagakerjaan ini memaksa The Fed bertindak. Meskipun ada kekhawatiran inflasi, mereka memotong suku bunga tiga kali di tahun 2025—melanjutkan pola yang dimulai pada 2024 ketika enam kali pemotongan dilakukan antara September dan Desember.

Perkiraan Pemotongan Suku Bunga 2026: Kapan Harapkan Bantuan

Jadi kapan suku bunga diperkirakan akan turun berikutnya? Ekspektasi pasar menggambarkan gambaran yang jelas.

Ringkasan Proyeksi Ekonomi Desember The Fed menunjukkan sebagian besar anggota FOMC mengharapkan setidaknya satu pemotongan suku bunga tambahan selama 2026. Namun, Wall Street menempatkan taruhan yang lebih besar. Alat FedWatch dari CME Group—yang memantau perdagangan futures dana Fed—saat ini menunjukkan dua pemotongan yang akan datang: satu diperkirakan pada April dan lainnya mungkin terjadi pada September.

Skema dua pemotongan ini mencerminkan kekhawatiran luas tentang kelemahan pasar tenaga kerja yang berkelanjutan. The Fed ingin memberikan bantalan ekonomi sebelum pengangguran memburuk lebih jauh.

Apa Artinya Suku Bunga Lebih Rendah untuk Pasar (Dan Mengapa Ini Rumit)

Secara teori, penurunan suku bunga harus meningkatkan pengembalian saham secara supercharged. Biaya utang yang lebih rendah meningkatkan laba perusahaan, dan perusahaan lebih leluasa meminjam untuk mendorong ekspansi. Puncak rekor S&P 500 di tahun 2025 sangat diuntungkan dari dinamika ini, bersama dengan ledakan AI yang menghasilkan triliunan kekayaan di sektor teknologi.

Tapi inilah masalahnya: ketika pemotongan suku bunga terjadi karena pengangguran meningkat, mereka bisa menandakan tekanan ekonomi daripada peluang.

Faktor Risiko Resesi

Jika pemotongan suku bunga disertai ketakutan resesi, saham sering kali jatuh terlepas dari dukungan moneter. Bukti historis membuktikan ini berulang kali. Keruntuhan dot-com, krisis keuangan 2008, dan pandemi COVID-19 semuanya menunjukkan bahwa pemotongan suku bunga agresif dari The Fed gagal mencegah penurunan tajam S&P 500. Laba perusahaan tertekan saat konsumen dan bisnis memperketat pengeluaran—dinamika yang mengalahkan manfaat dari pinjaman yang lebih murah.

Saat ini, tidak ada tanda-tanda bencana ekonomi yang mendesak. Namun, data pekerjaan yang memburuk merupakan peringatan nyata. Investor harus memantau laporan ketenagakerjaan dengan cermat; kelemahan yang berkelanjutan bisa menunjukkan masalah ekonomi yang lebih dalam di depan.

Cahaya Harapan bagi Pemikir Jangka Panjang

Inilah kebenaran sejarah yang patut diingat: setiap crash, koreksi, dan pasar bearish dalam sejarah S&P 500 akhirnya terbukti sementara bagi investor yang sabar. Penyelesaian indeks yang mendekati level rekor di tahun 2025 menegaskan ketahanan ini.

Jika tahun 2026 membawa kelemahan ekonomi dan volatilitas pasar yang dipicu oleh kekhawatiran ketenagakerjaan, investor jangka panjang yang cerdas mungkin melihatnya sebagai apa adanya: peluang membeli daripada alasan panik. Siklus ekonomi tak terelakkan; bagaimana Anda meresponsnya menentukan hasil investasi.

Jawaban kapan suku bunga diperkirakan akan turun melibatkan harapan dan kehati-hatian—suku bunga yang lebih rendah akan datang, tetapi alasan di baliknya menuntut perhatian yang cermat.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)