Pasar komoditas didominasi oleh kelemahan saat minggu perdagangan berakhir, dengan kontrak berjangka kapas mengalami tekanan yang signifikan di berbagai bulan kontrak. Kontrak pengiriman Maret memimpin penurunan dengan penurunan 48 poin selama minggu yang dipersingkat, sementara posisi Mei dan Juli mengalami penurunan yang lebih modest sebesar 23 dan 11 poin masing-masing. Kapas Maret ditutup di 64,01, Mei di 65,37, dan Juli di 66,72.
Tingkat Persediaan Tetap Stabil di Tengah Tekanan Pasar
Stok kapas tetap stabil seperti yang dilaporkan pada 31 Desember, dengan persediaan kapas bersertifikat ICE sebesar 11.510 bal. Konteks pasar yang lebih luas dipengaruhi oleh langkah-langkah dukungan USDA yang sedang berlangsung—program Bantuan Jembatan Pertanian mengumumkan rincian pembayaran pada hari Rabu, dengan kapas ditetapkan sebesar $117,35 per acre. Sementara itu, aktivitas perdagangan mencerminkan minat beli tertentu, karena data lelang dari 31 Desember mencatat 17.479 bal yang diperdagangkan di platform The Seam dengan rata-rata 65,40 sen per pon.
Harga Internasional dan Mekanisme Dukungan
Harga Dunia Disesuaikan (Adjusted World Price) mengalami revisi naik menjadi 50,76 sen per pon pada Jumat pagi, menunjukkan peningkatan sebesar 74 poin dari minggu sebelumnya. Tarif LDP saat ini berada di 1,24 sen. Namun, titik referensi internasional menunjukkan kestabilan, dengan Indeks Cotlook A tetap datar di 74,30 sen pada hari Rabu.
Hambatan Pasar yang Lebih Luas
Kelemahan kapas mencerminkan tekanan komoditas yang lebih luas, karena kontrak berjangka minyak mentah turun 9 sen untuk menetap di $57,41 per barel. Menambah tekanan, indeks dolar AS menguat ke $98,170, naik $0,123 selama sesi. Kombinasi faktor ini—permintaan yang lebih lemah, dolar yang lebih kuat, dan harga energi yang menurun—terus membebani valuasi komoditas pertanian.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Kelemahan Komoditas Lunak Berlanjut Hingga Penutupan Minggu
Pasar komoditas didominasi oleh kelemahan saat minggu perdagangan berakhir, dengan kontrak berjangka kapas mengalami tekanan yang signifikan di berbagai bulan kontrak. Kontrak pengiriman Maret memimpin penurunan dengan penurunan 48 poin selama minggu yang dipersingkat, sementara posisi Mei dan Juli mengalami penurunan yang lebih modest sebesar 23 dan 11 poin masing-masing. Kapas Maret ditutup di 64,01, Mei di 65,37, dan Juli di 66,72.
Tingkat Persediaan Tetap Stabil di Tengah Tekanan Pasar
Stok kapas tetap stabil seperti yang dilaporkan pada 31 Desember, dengan persediaan kapas bersertifikat ICE sebesar 11.510 bal. Konteks pasar yang lebih luas dipengaruhi oleh langkah-langkah dukungan USDA yang sedang berlangsung—program Bantuan Jembatan Pertanian mengumumkan rincian pembayaran pada hari Rabu, dengan kapas ditetapkan sebesar $117,35 per acre. Sementara itu, aktivitas perdagangan mencerminkan minat beli tertentu, karena data lelang dari 31 Desember mencatat 17.479 bal yang diperdagangkan di platform The Seam dengan rata-rata 65,40 sen per pon.
Harga Internasional dan Mekanisme Dukungan
Harga Dunia Disesuaikan (Adjusted World Price) mengalami revisi naik menjadi 50,76 sen per pon pada Jumat pagi, menunjukkan peningkatan sebesar 74 poin dari minggu sebelumnya. Tarif LDP saat ini berada di 1,24 sen. Namun, titik referensi internasional menunjukkan kestabilan, dengan Indeks Cotlook A tetap datar di 74,30 sen pada hari Rabu.
Hambatan Pasar yang Lebih Luas
Kelemahan kapas mencerminkan tekanan komoditas yang lebih luas, karena kontrak berjangka minyak mentah turun 9 sen untuk menetap di $57,41 per barel. Menambah tekanan, indeks dolar AS menguat ke $98,170, naik $0,123 selama sesi. Kombinasi faktor ini—permintaan yang lebih lemah, dolar yang lebih kuat, dan harga energi yang menurun—terus membebani valuasi komoditas pertanian.