Tahukah Anda bahwa rata-rata rumah tangga Amerika mengeluarkan sekitar $120 per bulan untuk pakaian – atau sekitar $1,434 per tahun? Angka tersebut mungkin terdengar masuk akal pada awalnya, tetapi mengungkapkan pola pengeluaran yang menarik untuk dipahami.
Memecah Angka-angkanya
Data menunjukkan adanya perbedaan gender yang mencolok dalam pengeluaran pakaian. Wanita dan gadis rata-rata menghabiskan $545 per tahun, sementara pria dan anak laki-laki mengeluarkan jauh lebih sedikit yaitu $326. Tambahkan $314 untuk alas kaki dan $68 untuk pakaian bayi, dan totalnya menjadi $1,434. Jika dipikirkan secara bulanan, itu adalah bagian yang cukup besar dari pengeluaran discretionary – sekitar 2,3% dari anggaran rumah tangga Amerika pada umumnya.
Yang menarik adalah bagaimana pandemi mengubah angka-angka ini. Pengeluaran pakaian menurun lebih dari 20% pada tahun 2020 dibandingkan tahun 2019, menurut Biro Statistik Tenaga Kerja AS. Sebelum penurunan tersebut, warga Amerika sebenarnya lebih dermawan dalam hal pakaian – rumah tangga menghabiskan $1,866 pada 2018 dan $1,883 pada 2019.
Pemeriksaan Realitas Lemari Pakaian
Inilah kenyataan yang tidak nyaman: kebanyakan orang hanya memakai sekitar 20% dari apa yang mereka miliki. Dengan pemikiran tersebut, pengeluaran bulanan untuk pakaian mungkin perlu dipertimbangkan kembali.
Strategi Pintar untuk Menurunkan Tagihan Pakaian Bulanan Anda
Mulailah dengan anggaran yang realistis. Setelah Anda tahu berapa banyak yang dialokasikan per bulan untuk pakaian, Anda akan lebih mengendalikan pengeluaran. Batas $50 per bulan, misalnya, memungkinkan Anda berbelanja dengan sengaja tanpa rasa cemas.
Investasikan dalam kualitas daripada kuantitas. Terlihat kontraintuitif, tetapi menghabiskan $100 untuk satu item yang akan dipakai selama lima tahun lebih baik daripada membeli $20 barang yang rusak setelah beberapa kali pakai. Pendekatan ini mengubah pola pikir dari pembelian impuls ke pilihan yang dipertimbangkan matang-matang.
Bangun lemari pakaian yang timeless daripada mengikuti tren. Mode berubah lebih cepat daripada musim, tetapi dompet – dan kepercayaan diri Anda – akan lebih diuntungkan dari koleksi pakaian yang dipilih dengan cermat dan cocok untuk Anda daripada mengikuti apa yang sedang tren di media sosial bulan ini.
Jelajahi opsi thrift dan secondhand. Baik melalui toko fisik maupun platform online, membeli pakaian bekas memperpanjang anggaran Anda sekaligus mengurangi dampak lingkungan. Tukar pakaian dengan teman juga merupakan cara kreatif untuk menyegarkan lemari tanpa mengeluarkan uang.
Kesimpulan
Ya, banyak orang kembali ke kantor dan acara sosial, yang secara alami memicu keinginan untuk membeli pakaian baru. Tetapi dengan biaya hidup yang meningkat dan ketidakpastian ekonomi yang mengintai, mengurangi anggaran pakaian bulanan akan membebaskan sumber daya untuk hal-hal yang benar-benar penting – dan Anda tidak perlu mengorbankan penampilan agar tetap terlihat bagus.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Berapa Banyak Orang Amerika Benar-Benar Menghabiskan Uang untuk Pakaian per Bulan (Dan Mengapa)
Tahukah Anda bahwa rata-rata rumah tangga Amerika mengeluarkan sekitar $120 per bulan untuk pakaian – atau sekitar $1,434 per tahun? Angka tersebut mungkin terdengar masuk akal pada awalnya, tetapi mengungkapkan pola pengeluaran yang menarik untuk dipahami.
Memecah Angka-angkanya
Data menunjukkan adanya perbedaan gender yang mencolok dalam pengeluaran pakaian. Wanita dan gadis rata-rata menghabiskan $545 per tahun, sementara pria dan anak laki-laki mengeluarkan jauh lebih sedikit yaitu $326. Tambahkan $314 untuk alas kaki dan $68 untuk pakaian bayi, dan totalnya menjadi $1,434. Jika dipikirkan secara bulanan, itu adalah bagian yang cukup besar dari pengeluaran discretionary – sekitar 2,3% dari anggaran rumah tangga Amerika pada umumnya.
Yang menarik adalah bagaimana pandemi mengubah angka-angka ini. Pengeluaran pakaian menurun lebih dari 20% pada tahun 2020 dibandingkan tahun 2019, menurut Biro Statistik Tenaga Kerja AS. Sebelum penurunan tersebut, warga Amerika sebenarnya lebih dermawan dalam hal pakaian – rumah tangga menghabiskan $1,866 pada 2018 dan $1,883 pada 2019.
Pemeriksaan Realitas Lemari Pakaian
Inilah kenyataan yang tidak nyaman: kebanyakan orang hanya memakai sekitar 20% dari apa yang mereka miliki. Dengan pemikiran tersebut, pengeluaran bulanan untuk pakaian mungkin perlu dipertimbangkan kembali.
Strategi Pintar untuk Menurunkan Tagihan Pakaian Bulanan Anda
Mulailah dengan anggaran yang realistis. Setelah Anda tahu berapa banyak yang dialokasikan per bulan untuk pakaian, Anda akan lebih mengendalikan pengeluaran. Batas $50 per bulan, misalnya, memungkinkan Anda berbelanja dengan sengaja tanpa rasa cemas.
Investasikan dalam kualitas daripada kuantitas. Terlihat kontraintuitif, tetapi menghabiskan $100 untuk satu item yang akan dipakai selama lima tahun lebih baik daripada membeli $20 barang yang rusak setelah beberapa kali pakai. Pendekatan ini mengubah pola pikir dari pembelian impuls ke pilihan yang dipertimbangkan matang-matang.
Bangun lemari pakaian yang timeless daripada mengikuti tren. Mode berubah lebih cepat daripada musim, tetapi dompet – dan kepercayaan diri Anda – akan lebih diuntungkan dari koleksi pakaian yang dipilih dengan cermat dan cocok untuk Anda daripada mengikuti apa yang sedang tren di media sosial bulan ini.
Jelajahi opsi thrift dan secondhand. Baik melalui toko fisik maupun platform online, membeli pakaian bekas memperpanjang anggaran Anda sekaligus mengurangi dampak lingkungan. Tukar pakaian dengan teman juga merupakan cara kreatif untuk menyegarkan lemari tanpa mengeluarkan uang.
Kesimpulan
Ya, banyak orang kembali ke kantor dan acara sosial, yang secara alami memicu keinginan untuk membeli pakaian baru. Tetapi dengan biaya hidup yang meningkat dan ketidakpastian ekonomi yang mengintai, mengurangi anggaran pakaian bulanan akan membebaskan sumber daya untuk hal-hal yang benar-benar penting – dan Anda tidak perlu mengorbankan penampilan agar tetap terlihat bagus.