Laporan mingguan terbaru dari Energy Information Administration menyajikan kejutan tak terduga bagi pasar energi: tingkat persediaan minyak mentah AS turun tajam alih-alih meningkat seperti yang diperkirakan. Dirilis pada hari Rabu, data EIA mengungkapkan bahwa cadangan minyak mentah berkurang sebanyak 3,8 juta barel selama minggu yang berakhir pada 2 Januari—melanjutkan penurunan sebesar 1,9 juta barel pada minggu sebelumnya.
Hasil ini mengejutkan para pelaku pasar. Ekonom memperkirakan peningkatan sebesar 1,1 juta barel dalam persediaan minyak mentah, sehingga penurunan aktual ini menjadi perhatian khusus bagi trader dan analis yang memantau fundamental energi.
Tingkat Persediaan Saat Ini dan Konteks Historis
Dengan jumlah 419,1 juta barel, cadangan minyak mentah saat ini tetap sekitar 3 persen di bawah rata-rata musiman lima tahun, menunjukkan kondisi pasokan yang lebih ketat dari biasanya untuk periode tahun ini. Posisi di bawah rata-rata ini menambah arti penting dari penarikan cadangan minyak mentah baru-baru ini, yang berpotensi menunjukkan permintaan yang lebih kuat dari perkiraan atau kendala produksi.
Gambaran menjadi lebih kompleks ketika memeriksa produk petroleum lainnya. Stok bensin menunjukkan cerita yang berbeda, dengan persediaan meningkat sebesar 7,7 juta barel minggu lalu—menempatkan mereka sekitar 3 persen di atas rata-rata lima tahun mereka. Surplus bensin ini bertentangan dengan situasi persediaan minyak mentah yang terbatas.
Pasar Bahan Bakar Distilat Menunjukkan Sinyal Campuran
Persediaan bahan bakar distilat, yang mencakup minyak pemanas dan solar, meningkat sebesar 5,6 juta barel selama periode yang sama. Namun, meskipun ada kenaikan mingguan ini, cadangan distilat tetap sekitar 4 persen di bawah rata-rata lima tahun, menunjukkan ketatnya pasokan di segmen ini yang serupa dengan pola persediaan minyak mentah.
Perbedaan antara penurunan persediaan minyak mentah dan peningkatan produk olahan mencerminkan dinamika kompleks yang saat ini mempengaruhi pasar energi, dengan tekanan pasokan yang bervariasi di berbagai kategori petroleum.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Penurunan Mengejutkan dalam Cadangan Minyak Mentah AS Membantah Ekspektasi Pasar
Laporan mingguan terbaru dari Energy Information Administration menyajikan kejutan tak terduga bagi pasar energi: tingkat persediaan minyak mentah AS turun tajam alih-alih meningkat seperti yang diperkirakan. Dirilis pada hari Rabu, data EIA mengungkapkan bahwa cadangan minyak mentah berkurang sebanyak 3,8 juta barel selama minggu yang berakhir pada 2 Januari—melanjutkan penurunan sebesar 1,9 juta barel pada minggu sebelumnya.
Hasil ini mengejutkan para pelaku pasar. Ekonom memperkirakan peningkatan sebesar 1,1 juta barel dalam persediaan minyak mentah, sehingga penurunan aktual ini menjadi perhatian khusus bagi trader dan analis yang memantau fundamental energi.
Tingkat Persediaan Saat Ini dan Konteks Historis
Dengan jumlah 419,1 juta barel, cadangan minyak mentah saat ini tetap sekitar 3 persen di bawah rata-rata musiman lima tahun, menunjukkan kondisi pasokan yang lebih ketat dari biasanya untuk periode tahun ini. Posisi di bawah rata-rata ini menambah arti penting dari penarikan cadangan minyak mentah baru-baru ini, yang berpotensi menunjukkan permintaan yang lebih kuat dari perkiraan atau kendala produksi.
Gambaran menjadi lebih kompleks ketika memeriksa produk petroleum lainnya. Stok bensin menunjukkan cerita yang berbeda, dengan persediaan meningkat sebesar 7,7 juta barel minggu lalu—menempatkan mereka sekitar 3 persen di atas rata-rata lima tahun mereka. Surplus bensin ini bertentangan dengan situasi persediaan minyak mentah yang terbatas.
Pasar Bahan Bakar Distilat Menunjukkan Sinyal Campuran
Persediaan bahan bakar distilat, yang mencakup minyak pemanas dan solar, meningkat sebesar 5,6 juta barel selama periode yang sama. Namun, meskipun ada kenaikan mingguan ini, cadangan distilat tetap sekitar 4 persen di bawah rata-rata lima tahun, menunjukkan ketatnya pasokan di segmen ini yang serupa dengan pola persediaan minyak mentah.
Perbedaan antara penurunan persediaan minyak mentah dan peningkatan produk olahan mencerminkan dinamika kompleks yang saat ini mempengaruhi pasar energi, dengan tekanan pasokan yang bervariasi di berbagai kategori petroleum.