Kekayaan bersih Warren Buffett saat ini berada di angka $148,1 miliar menurut peringkat Forbes terbaru. Angka ini saja sudah menceritakan kisah yang mengesankan, tetapi yang benar-benar membuat ternganga? Seberapa jauh kekayaan Buffett telah bertambah dalam hanya lima tahun.
Ledakan Kekayaan: $82 Miliar dalam Lima Tahun
Pada tahun 2020, Buffett bernilai $67,5 miliar, menempati posisi ketiga secara global di belakang Jeff Bezos dan Bill Gates. Melompat ke hari ini, dan dia telah menambahkan angka yang mencengangkan yaitu $82 miliar ke kekayaannya. Itu sekitar $16,4 miliar per tahun secara rata-rata—kecepatan yang hanya bisa diimpikan oleh kebanyakan miliarder.
Namun, kenaikan ini tidaklah linier. Antara tahun 2019 dan 2020, Buffett sebenarnya kehilangan $15 miliar karena saham maskapai Berkshire Hathaway anjlok selama gangguan perjalanan. Tetapi penurunan itu terbukti bersifat sementara. Peringkatnya saat ini di daftar orang terkaya versi Forbes adalah No. 9, telah melampaui Bill Gates yang saat ini bernilai (miliar di posisi No. 14$107 sementara masih tertinggal dari Jeff Bezos di posisi No. 4 dengan )miliar.
Mesin di Balik Keuntungan Buffett
Apa yang mendorong akumulasi kekayaan luar biasa ini? Performa saham Berkshire Hathaway memainkan peran utama. Saham kelas A perusahaan ini baru-baru ini melonjak 13%, secara signifikan meningkatkan laba bersih Buffett.
Tapi ada lagi. Hanya di tahun 2024, aset cair Berkshire Hathaway—kas, surat berharga Treasury, dan kepemilikan lain yang mudah dikonversi—berkali lipat menjadi $241 miliar. Gunungan modal ini memberikan jaring pengaman sekaligus amunisi untuk investasi di masa depan. Secara keseluruhan, nilai pasar total Berkshire Hathaway telah mencapai $1,2 triliun, menjadikannya salah satu perusahaan paling berharga di dunia.
Transisi Kepemimpinan Mendatang
Buffett mengumumkan awal tahun ini bahwa dia akan mengundurkan diri sebagai CEO pada akhir 2025, dengan Greg Abel mengambil alih posisi tersebut. Perencanaan suksesi ini datang saat Buffett memasuki usia pertengahan 90-an, meskipun keahlian investasinya tetap tajam seperti biasa.
Sudut Pandang Filantropi: Warisan Miliarder
Di sinilah kisah Warren Buffett menjadi menarik lebih dari sekadar angka. Meskipun mengumpulkan kekayaan sebesar ini, Buffett telah menyumbangkan sekitar $334 miliar hingga saat ini. Lebih luar biasa lagi, dia berkomitmen untuk menyumbangkan lebih dari 99% dari total kekayaannya—yang berarti setidaknya $65 miliar akan akhirnya disumbangkan untuk tujuan amal.
Sejak 2006, Buffett telah menyumbangkan sekitar 57% dari saham Berkshire-nya. Menurut analisis, jika dia mempertahankan semua saham tersebut alih-alih menyumbangkannya, dia akan menjadi orang terkaya di dunia, melampaui Elon Musk yang saat ini bernilai $148 miliar(. Tetapi itu bukan prioritas Buffett. Fokusnya tetap pada penciptaan kekayaan melalui investasi disiplin dan distribusi kekayaan secara eventual melalui filantropi.
Kesimpulannya? Perjalanan Warren Buffett dari $67,5 miliar menjadi $148,1 miliar dalam lima tahun bukan hanya tentang kekayaan pribadi—ini adalah pelajaran utama dalam penciptaan nilai jangka panjang yang dipadukan dengan komitmen sejarah untuk menyumbangkannya.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Berapa Nilai Warren Buffett Saat Ini? Kekayaan Mencengangkan $148 Miliar Dolar Sang Oracle
Kekayaan bersih Warren Buffett saat ini berada di angka $148,1 miliar menurut peringkat Forbes terbaru. Angka ini saja sudah menceritakan kisah yang mengesankan, tetapi yang benar-benar membuat ternganga? Seberapa jauh kekayaan Buffett telah bertambah dalam hanya lima tahun.
Ledakan Kekayaan: $82 Miliar dalam Lima Tahun
Pada tahun 2020, Buffett bernilai $67,5 miliar, menempati posisi ketiga secara global di belakang Jeff Bezos dan Bill Gates. Melompat ke hari ini, dan dia telah menambahkan angka yang mencengangkan yaitu $82 miliar ke kekayaannya. Itu sekitar $16,4 miliar per tahun secara rata-rata—kecepatan yang hanya bisa diimpikan oleh kebanyakan miliarder.
Namun, kenaikan ini tidaklah linier. Antara tahun 2019 dan 2020, Buffett sebenarnya kehilangan $15 miliar karena saham maskapai Berkshire Hathaway anjlok selama gangguan perjalanan. Tetapi penurunan itu terbukti bersifat sementara. Peringkatnya saat ini di daftar orang terkaya versi Forbes adalah No. 9, telah melampaui Bill Gates yang saat ini bernilai (miliar di posisi No. 14$107 sementara masih tertinggal dari Jeff Bezos di posisi No. 4 dengan )miliar.
Mesin di Balik Keuntungan Buffett
Apa yang mendorong akumulasi kekayaan luar biasa ini? Performa saham Berkshire Hathaway memainkan peran utama. Saham kelas A perusahaan ini baru-baru ini melonjak 13%, secara signifikan meningkatkan laba bersih Buffett.
Tapi ada lagi. Hanya di tahun 2024, aset cair Berkshire Hathaway—kas, surat berharga Treasury, dan kepemilikan lain yang mudah dikonversi—berkali lipat menjadi $241 miliar. Gunungan modal ini memberikan jaring pengaman sekaligus amunisi untuk investasi di masa depan. Secara keseluruhan, nilai pasar total Berkshire Hathaway telah mencapai $1,2 triliun, menjadikannya salah satu perusahaan paling berharga di dunia.
Transisi Kepemimpinan Mendatang
Buffett mengumumkan awal tahun ini bahwa dia akan mengundurkan diri sebagai CEO pada akhir 2025, dengan Greg Abel mengambil alih posisi tersebut. Perencanaan suksesi ini datang saat Buffett memasuki usia pertengahan 90-an, meskipun keahlian investasinya tetap tajam seperti biasa.
Sudut Pandang Filantropi: Warisan Miliarder
Di sinilah kisah Warren Buffett menjadi menarik lebih dari sekadar angka. Meskipun mengumpulkan kekayaan sebesar ini, Buffett telah menyumbangkan sekitar $334 miliar hingga saat ini. Lebih luar biasa lagi, dia berkomitmen untuk menyumbangkan lebih dari 99% dari total kekayaannya—yang berarti setidaknya $65 miliar akan akhirnya disumbangkan untuk tujuan amal.
Sejak 2006, Buffett telah menyumbangkan sekitar 57% dari saham Berkshire-nya. Menurut analisis, jika dia mempertahankan semua saham tersebut alih-alih menyumbangkannya, dia akan menjadi orang terkaya di dunia, melampaui Elon Musk yang saat ini bernilai $148 miliar(. Tetapi itu bukan prioritas Buffett. Fokusnya tetap pada penciptaan kekayaan melalui investasi disiplin dan distribusi kekayaan secara eventual melalui filantropi.
Kesimpulannya? Perjalanan Warren Buffett dari $67,5 miliar menjadi $148,1 miliar dalam lima tahun bukan hanya tentang kekayaan pribadi—ini adalah pelajaran utama dalam penciptaan nilai jangka panjang yang dipadukan dengan komitmen sejarah untuk menyumbangkannya.