Dalam siklus penurunan kali ini, dana besar beroperasi dengan sangat terorganisir di balik layar. Mereka menggunakan kombinasi rebound lemah dan fluktuasi sempit untuk secara perlahan mengikis kesabaran trader ritel, sambil diam-diam mengakumulasi posisi.
Data on-chain mengirimkan sinyal. Dua hari terakhir, transfer besar terkonsentrasi di kisaran harga 0.69–0.72, volume seperti ini jelas bukan dilakukan oleh trader ritel—lebih mirip dengan paus besar yang secara bertahap menempatkan posisi di dasar pasar. Data deposit dan penarikan di bursa juga menarik: deposit meningkat, penarikan menurun, menunjukkan bahwa posisi sedang terkonsentrasi di bursa, yang biasanya menandakan kemungkinan adanya aksi kolaboratif terkait kontrak di masa depan.
Dilihat dari order book, situasinya cukup menakutkan. Rentang 0.74–0.76 penuh dengan order jual, seolah-olah ada tekanan besar. Tapi bagaimana transaksi sebenarnya? Order dibatalkan dengan cepat, order kecil secara bertahap terserap—ini adalah pola palsu untuk menekan harga secara artifisial. Tujuannya sangat jelas: menciptakan ilusi kesulitan naik, menakut-nakuti trader yang ingin long, bahkan mungkin memancing mereka untuk membuka posisi short secara berlawanan.
Suasana pasar saat ini sangat pesimis. Sentimen trader ritel panik, jumlah yang bullish sangat sedikit, semua menunggu harga yang lebih rendah. Tapi coba pikirkan, justru kondisi yang sama-sama bearish ini memberi peluang sempurna bagi pihak utama untuk melakukan operasi berbalik. Asalkan harga menembus di atas kisaran tersebut, stop-loss kolektif dari posisi short akan memicu kenaikan cepat, dan tren bisa berbalik secara mendadak.
Secara keseluruhan, ini bukan penurunan satu arah yang sederhana. Lebih mirip dengan proses konsolidasi setelah akumulasi yang cukup, yang kapan saja bisa memecah keadaan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Skema penipuan penekanan palsu ini benar-benar klise, setiap kali selalu tertipu sekali, uh uh uh
Lihat AsliBalas0
DegenWhisperer
· 01-12 08:46
Penipuan tekanan pasar ini, sudah bertahun-tahun tetap efektif, investor ritel benar-benar harus belajar untuk melihat melalui trik-trik ini
Lihat AsliBalas0
SchroedingerAirdrop
· 01-12 08:46
Trik menahan harga palsu ini sudah dimainkan berapa kali, investor ritel tetap saja tertipu berkali-kali. Tunggu saja, mereka akan segera melakukan aksi pembalikan arah.
Dalam siklus penurunan kali ini, dana besar beroperasi dengan sangat terorganisir di balik layar. Mereka menggunakan kombinasi rebound lemah dan fluktuasi sempit untuk secara perlahan mengikis kesabaran trader ritel, sambil diam-diam mengakumulasi posisi.
Data on-chain mengirimkan sinyal. Dua hari terakhir, transfer besar terkonsentrasi di kisaran harga 0.69–0.72, volume seperti ini jelas bukan dilakukan oleh trader ritel—lebih mirip dengan paus besar yang secara bertahap menempatkan posisi di dasar pasar. Data deposit dan penarikan di bursa juga menarik: deposit meningkat, penarikan menurun, menunjukkan bahwa posisi sedang terkonsentrasi di bursa, yang biasanya menandakan kemungkinan adanya aksi kolaboratif terkait kontrak di masa depan.
Dilihat dari order book, situasinya cukup menakutkan. Rentang 0.74–0.76 penuh dengan order jual, seolah-olah ada tekanan besar. Tapi bagaimana transaksi sebenarnya? Order dibatalkan dengan cepat, order kecil secara bertahap terserap—ini adalah pola palsu untuk menekan harga secara artifisial. Tujuannya sangat jelas: menciptakan ilusi kesulitan naik, menakut-nakuti trader yang ingin long, bahkan mungkin memancing mereka untuk membuka posisi short secara berlawanan.
Suasana pasar saat ini sangat pesimis. Sentimen trader ritel panik, jumlah yang bullish sangat sedikit, semua menunggu harga yang lebih rendah. Tapi coba pikirkan, justru kondisi yang sama-sama bearish ini memberi peluang sempurna bagi pihak utama untuk melakukan operasi berbalik. Asalkan harga menembus di atas kisaran tersebut, stop-loss kolektif dari posisi short akan memicu kenaikan cepat, dan tren bisa berbalik secara mendadak.
Secara keseluruhan, ini bukan penurunan satu arah yang sederhana. Lebih mirip dengan proses konsolidasi setelah akumulasi yang cukup, yang kapan saja bisa memecah keadaan.