Saat membahas penyimpanan terdesentralisasi, banyak orang fokus pada indikator kinerja dan angka biaya, tetapi saya rasa ada satu poin yang lebih penting yang sering diabaikan—apakah data benar-benar bisa digunakan.
Walrus Protocol memberi saya kesan yang berbeda. Sepertinya mereka tidak menempatkan fokus pada pertanyaan "berapa lama bisa disimpan", melainkan benar-benar memikirkan bagaimana data yang disimpan dapat diakses dan diproses secara efektif. Inilah yang benar-benar menentukan keberhasilan atau kegagalan sebuah solusi penyimpanan.
Mengambil $WAL sebagai contoh, bagi saya ini adalah sebuah jendela pengamatan—melihat bagaimana proyek ini berkembang, berapa banyak pengguna nyata dan skenario aplikasi yang dapat mereka serap. Token itu sendiri tidak terlalu penting, yang utama adalah apakah ada aplikasi nyata yang masuk, dan seperti apa ekosistem yang dapat dibangun. Situasi adopsi nyata adalah standar terakhir untuk validasi.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
17 Suka
Hadiah
17
8
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
gm_or_ngmi
· 01-13 17:00
Menyimpan hal ini, jujur saja, harus ada orang yang benar-benar menggunakannya, kalau tidak hanya data di atas kertas. Walrus memang memiliki pendekatan yang berbeda, dibandingkan dengan proyek-proyek yang setiap hari membanggakan seberapa hebat performa mereka, ini jauh lebih dapat diandalkan.
Lihat AsliBalas0
SchrodingerWallet
· 01-12 15:57
Sejujurnya, sebagian besar proyek hanya omong kosong, hanya membanggakan waktu penyimpanan dan harga murah, sama sekali tidak memikirkan bagaimana data benar-benar berjalan
Benar sekali, sebagian besar proyek hanya fokus pada parameter, sama sekali tidak peduli apakah data tersebut benar-benar bisa digunakan. Pemikiran Walrus ini memang cukup jernih.
Lihat AsliBalas0
ForkMaster
· 01-11 11:37
Benar sekali, sebagian besar proyek penyimpanan hanyalah PPT hero, data kinerja dibesar-besarkan, tapi akhirnya tidak digunakan. Walrus dengan pendekatan ini memang melakukan operasi sebaliknya, saya setuju dengan logika ini.
Lihat AsliBalas0
MetaverseMortgage
· 01-11 11:36
Sejujurnya, banyak proyek masih membandingkan siapa yang penyimpanannya lebih murah dan siapa yang kecepatannya lebih cepat, tapi orang ini melihat masalah yang sebenarnya. Apakah data bisa digunakan itu yang utama.
$WAL Saya juga sedang mengamati di sini, terutama ingin melihat berapa banyak aplikasi yang benar-benar berani masuk. Kenaikan dan penurunan token itu urusan belakangan, jika ekosistem tidak berkembang, semuanya sia-sia.
Lihat AsliBalas0
ForeverBuyingDips
· 01-11 11:33
Benar, apakah data benar-benar bisa mengalir adalah inti sebenarnya, hanya bisa menyimpan saja tidak berguna. Banyak proyek hanya mengumpulkan parameter, ide Walrus ini memang sedikit berbeda.
Saat membahas penyimpanan terdesentralisasi, banyak orang fokus pada indikator kinerja dan angka biaya, tetapi saya rasa ada satu poin yang lebih penting yang sering diabaikan—apakah data benar-benar bisa digunakan.
Walrus Protocol memberi saya kesan yang berbeda. Sepertinya mereka tidak menempatkan fokus pada pertanyaan "berapa lama bisa disimpan", melainkan benar-benar memikirkan bagaimana data yang disimpan dapat diakses dan diproses secara efektif. Inilah yang benar-benar menentukan keberhasilan atau kegagalan sebuah solusi penyimpanan.
Mengambil $WAL sebagai contoh, bagi saya ini adalah sebuah jendela pengamatan—melihat bagaimana proyek ini berkembang, berapa banyak pengguna nyata dan skenario aplikasi yang dapat mereka serap. Token itu sendiri tidak terlalu penting, yang utama adalah apakah ada aplikasi nyata yang masuk, dan seperti apa ekosistem yang dapat dibangun. Situasi adopsi nyata adalah standar terakhir untuk validasi.