Pernah membaca sebuah kalimat tentang kepercayaan diri, dan selalu mengingatnya di hati.
Apakah kamu sukses karena kepercayaan diri? Atau karena sukses menjadi percaya diri?
Keduanya memang hanya dipisahkan oleh garis tipis. Tapi jawaban yang sebenarnya sering kali muncul saat kamu mengalami kerugian berturut-turut. Pasar tidak akan menipu. Para trader yang tetap menjaga mental mereka di saat sulit, mereka memahami bahwa bukan hanya aspek teknis — lebih dari itu, adalah pengenalan diri yang sejati. Logika keberhasilan menjadi kabur saat angin sedang bertiup kencang, dan menjadi jelas saat menghadapi kesulitan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
19 Suka
Hadiah
19
10
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
WhaleMistaker
· 2jam yang lalu
Momen kehilangan terus-menerus adalah saat yang benar-benar membuat kita menyadari diri sendiri, kata-kata ini menyentuh hati
Lihat AsliBalas0
PumpDetector
· 7jam yang lalu
nah uji coba sebenarnya terasa berbeda saat kamu turun 80% dan grafiknya terlihat seperti kuburan. saat itulah kamu tahu apakah itu kepercayaan diri atau hanya copium yang berbicara 🤐
Lihat AsliBalas0
OvertimeSquid
· 14jam yang lalu
Baru menyadari seberapa besar kemampuan diri saat mengalami kerugian, kata-kata ini menyentuh hati banget
Kerugian beruntun itu benar-benar menyakitkan, aku tidak bohong ini adalah kenyataan
Lihat AsliBalas0
DeFiVeteran
· 01-10 21:53
连续亏损那会儿才明白啥叫真自信,不是嘴上说说。
---
顺风时谁不敢喊?逆境才见人。
---
Kalimat ini menyentuh saya, sebelumnya saya benar-benar menganggap keberuntungan sebagai kemampuan.
---
Pasar mengajarkan saya menjadi manusia, kesadaran yang diperoleh dari berkali-kali mengalami margin call.
---
Benar sekali, mental lebih penting daripada grafik K-line.
---
Pembinaan mental > analisis teknikal, pelajaran berdarah.
---
Agak menyakitkan, tapi memang begitulah keadaannya.
Lihat AsliBalas0
GovernancePretender
· 01-10 21:51
Kerugian beruntun adalah cermin sejati, mereka yang mengaku memiliki mental yang baik sebagian besar belum pernah mengalami akun mereka dibobol, kan?
Lihat AsliBalas0
LiquidationKing
· 01-10 21:47
Kebangkrutan beruntun adalah guru terbaik, saya sangat merasakannya, haha
Lihat AsliBalas0
ZenMiner
· 01-10 21:40
Baru menyadari seberapa besar kemampuan diri saat mengalami kerugian, aspek teknis semuanya palsu
Lihat AsliBalas0
AlphaBrain
· 01-10 21:40
Kerugian beruntun adalah cermin terbaik untuk mengungkapkan kebenaran, memisahkan kepercayaan diri palsu dan kepercayaan diri yang sebenarnya dengan jelas
Pernah membaca sebuah kalimat tentang kepercayaan diri, dan selalu mengingatnya di hati.
Apakah kamu sukses karena kepercayaan diri? Atau karena sukses menjadi percaya diri?
Keduanya memang hanya dipisahkan oleh garis tipis. Tapi jawaban yang sebenarnya sering kali muncul saat kamu mengalami kerugian berturut-turut. Pasar tidak akan menipu. Para trader yang tetap menjaga mental mereka di saat sulit, mereka memahami bahwa bukan hanya aspek teknis — lebih dari itu, adalah pengenalan diri yang sejati. Logika keberhasilan menjadi kabur saat angin sedang bertiup kencang, dan menjadi jelas saat menghadapi kesulitan.