Lingkaran yang paling umum dalam kecemasan adalah satu hal—terlambat ikut tren.
Melihat ada orang yang bermain koin baru dengan keuntungan sepuluh kali lipat dalam semalam, sementara aset utama yang kita pegang tetap diam, siapa pun pasti pernah merasakan itu. Tapi selama bertahun-tahun bertransaksi, saya ingin berbagi sebuah pengamatan yang sedikit bertentangan dengan pengetahuan umum: yang bertahan paling lama di pasar keuangan bukanlah yang paling cepat melesat, melainkan mereka yang sedang membangun jalan.
Sekarang ini, dunia kripto bisa dibilang adalah ekosistem yang berputar sendiri. Kita saling bertukar di pulau ini, dengan kapitalisasi pasar mencapai ratusan miliar dolar AS. Tapi di seberang sana—"benua" tradisional keuangan—yang mengendalikan aset bernilai ratusan triliun dolar (saham, properti, obligasi, dll), hanya bisa menyaksikan dari kejauhan.
Mengapa kedua dunia ini sulit untuk terhubung? Jawabannya sebenarnya sangat sederhana—kurangnya jembatan.
Dan apa kunci dari jembatan ini? **Kepatuhan dan privasi**.
Ini juga menjadi masalah yang ingin diselesaikan oleh beberapa proyek blockchain generasi baru. Mereka bukan sekadar membicarakan konsep, tetapi benar-benar menggunakan teknologi untuk memecahkan pemisahan pasar bernilai triliunan ini.
Dari sudut pandang Wall Street, model DeFi yang sepenuhnya terbuka dan transparan sebenarnya tidak memungkinkan. Bayangkan Anda adalah manajer investasi dari sebuah perusahaan pengelola aset besar, berencana mengontrak obligasi perusahaan ke blockchain. Ada dua tantangan utama:
Pertama adalah **masalah privasi**. Biaya kepemilikan, lawan transaksi, strategi investasi—semuanya adalah rahasia dagang. Mengungkapkan hal-hal ini ke blockchain publik? Itu sama saja dengan membuka kartu di depan semua pesaing.
Kedua adalah **masalah kepatuhan**. Anda harus memastikan identitas pembeli sah, tidak termasuk dalam daftar sanksi, dan mematuhi regulasi berbagai negara. Ini bukan pilihan, melainkan garis bawah.
Logika keuangan tradisional sangat sulit untuk langsung dipindahkan ke pasar kripto saat ini. Tapi begitu jembatan ini benar-benar dibangun, yang terhubung bukan hanya dua pasar, melainkan sebuah peningkatan besar dalam ekosistem keuangan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
5 Suka
Hadiah
5
3
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
ProtocolRebel
· 01-09 18:48
Sejujurnya, kecemasan kehilangan peluang sudah ketinggalan zaman, yang benar-benar menghasilkan uang semuanya sedang menata infrastruktur
Lihat AsliBalas0
PensionDestroyer
· 01-09 18:48
Tidak salah, memperbaiki jalan memang lebih stabil daripada langsung masuk ke dalamnya
Lihat AsliBalas0
defi_detective
· 01-09 18:40
Anda benar, pembangun jalan memang hidup lebih lama daripada para peselancar.
Lingkaran yang paling umum dalam kecemasan adalah satu hal—terlambat ikut tren.
Melihat ada orang yang bermain koin baru dengan keuntungan sepuluh kali lipat dalam semalam, sementara aset utama yang kita pegang tetap diam, siapa pun pasti pernah merasakan itu. Tapi selama bertahun-tahun bertransaksi, saya ingin berbagi sebuah pengamatan yang sedikit bertentangan dengan pengetahuan umum: yang bertahan paling lama di pasar keuangan bukanlah yang paling cepat melesat, melainkan mereka yang sedang membangun jalan.
Sekarang ini, dunia kripto bisa dibilang adalah ekosistem yang berputar sendiri. Kita saling bertukar di pulau ini, dengan kapitalisasi pasar mencapai ratusan miliar dolar AS. Tapi di seberang sana—"benua" tradisional keuangan—yang mengendalikan aset bernilai ratusan triliun dolar (saham, properti, obligasi, dll), hanya bisa menyaksikan dari kejauhan.
Mengapa kedua dunia ini sulit untuk terhubung? Jawabannya sebenarnya sangat sederhana—kurangnya jembatan.
Dan apa kunci dari jembatan ini? **Kepatuhan dan privasi**.
Ini juga menjadi masalah yang ingin diselesaikan oleh beberapa proyek blockchain generasi baru. Mereka bukan sekadar membicarakan konsep, tetapi benar-benar menggunakan teknologi untuk memecahkan pemisahan pasar bernilai triliunan ini.
Dari sudut pandang Wall Street, model DeFi yang sepenuhnya terbuka dan transparan sebenarnya tidak memungkinkan. Bayangkan Anda adalah manajer investasi dari sebuah perusahaan pengelola aset besar, berencana mengontrak obligasi perusahaan ke blockchain. Ada dua tantangan utama:
Pertama adalah **masalah privasi**. Biaya kepemilikan, lawan transaksi, strategi investasi—semuanya adalah rahasia dagang. Mengungkapkan hal-hal ini ke blockchain publik? Itu sama saja dengan membuka kartu di depan semua pesaing.
Kedua adalah **masalah kepatuhan**. Anda harus memastikan identitas pembeli sah, tidak termasuk dalam daftar sanksi, dan mematuhi regulasi berbagai negara. Ini bukan pilihan, melainkan garis bawah.
Logika keuangan tradisional sangat sulit untuk langsung dipindahkan ke pasar kripto saat ini. Tapi begitu jembatan ini benar-benar dibangun, yang terhubung bukan hanya dua pasar, melainkan sebuah peningkatan besar dalam ekosistem keuangan.