Prediksi pasar baru saja mengalami masalah besar. Anggota DPR New York Ritchie Torres mengajukan sebuah usulan baru pada hari Jumat lalu—"Rancangan Undang-Undang Kepercayaan Publik Pasar Prediksi Keuangan 2026", yang langsung menarik lebih dari 30 anggota Demokrat untuk mendukungnya, termasuk mantan Ketua DPR Nancy Pelosi.
Inti dari rancangan ini sangat sederhana: melarang pejabat pemerintah (pejabat, pegawai, staf administratif, pegawai Kongres) yang memanfaatkan informasi non-publik yang diperoleh dari jabatan mereka untuk bertaruh di pasar prediksi tentang arah kebijakan dan hasil politik. Singkatnya, ini bertujuan menutup celah penyalahgunaan kekuasaan.
Usulan ini tidak muncul begitu saja. Beberapa waktu lalu, seorang pengguna Polymarket berhasil mendapatkan keuntungan sebesar 400.000 dolar AS dengan bertaruh bahwa Presiden Venezuela Maduro akan turun dari jabatannya pada akhir bulan. Ini langsung menyentuh sensitivitas pasar—apakah ada orang yang menguasai informasi internal dan memanfaatkannya untuk mendapatkan keuntungan di pasar prediksi? Jika bahkan pejabat internal pemerintah bisa melakukan hal ini, maka keadilan pasar prediksi benar-benar akan runtuh.
Pernyataan Torres juga cukup tegas: harus menutup celah ini, jika tidak, akan ada orang yang mendorong kebijakan tertentu demi keuntungan pribadi mereka, dan ini akan menjadi alat untuk memanfaatkan kekuasaan. Saat ini, rancangan undang-undang ini masih dalam proses mendapatkan dukungan dari Partai Republik, dan langkah selanjutnya akan bergantung pada sikap kedua partai.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
11 Suka
Hadiah
11
7
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
Token_Sherpa
· 01-09 19:10
ngl, perdagangan orang dalam dengan info non-publik adalah buku panduan tertua... memprediksi pasar justru membuatnya lebih mudah untuk dilacak. penasaran apakah mereka benar-benar akan menegakkan ini atau jika ini hanya sandiwara untuk headline lol
Lihat AsliBalas0
down_only_larry
· 01-09 17:58
Pengkhianat memotong rumput, sudah saatnya diatur, yang ditakutkan hanyalah suara keras petir tetapi hujan kecil
Lihat AsliBalas0
NotSatoshi
· 01-09 17:57
400 ribu dolar transaksi ini langsung terbongkar, membuat mereka panik banget, benar-benar.
Lihat AsliBalas0
SchrodingerWallet
· 01-09 17:53
Haha, 400.000 dolar AS hanya dengan begini saja, informasi internal benar-benar menguntungkan
Lihat AsliBalas0
MEVHunterWang
· 01-09 17:50
Luar biasa, akhirnya pemerintah akan mengatur masalah pengkhianat dalam pemerintahan yang mencurangi investor, tapi saya bertaruh lima rupiah bahwa RUU ini tidak akan lolos haha
Lihat AsliBalas0
HodlVeteran
· 01-09 17:33
Baiklah, sekarang semuanya selesai, urusan orang dalam yang menyalahgunakan kekuasaan untuk mendapatkan keuntungan pribadi telah terungkap. Saya yang sudah berpengalaman dulu pernah terbunuh oleh permainan informasi yang seperti ini, sekarang harus membuat undang-undang untuk menutup celah, tapi sudah terlambat.
Lihat AsliBalas0
ILCollector
· 01-09 17:30
Singkatnya, para politikus mulai takut, pasar prediksi ini menyentuh titik lemah kekuasaan.
Prediksi pasar baru saja mengalami masalah besar. Anggota DPR New York Ritchie Torres mengajukan sebuah usulan baru pada hari Jumat lalu—"Rancangan Undang-Undang Kepercayaan Publik Pasar Prediksi Keuangan 2026", yang langsung menarik lebih dari 30 anggota Demokrat untuk mendukungnya, termasuk mantan Ketua DPR Nancy Pelosi.
Inti dari rancangan ini sangat sederhana: melarang pejabat pemerintah (pejabat, pegawai, staf administratif, pegawai Kongres) yang memanfaatkan informasi non-publik yang diperoleh dari jabatan mereka untuk bertaruh di pasar prediksi tentang arah kebijakan dan hasil politik. Singkatnya, ini bertujuan menutup celah penyalahgunaan kekuasaan.
Usulan ini tidak muncul begitu saja. Beberapa waktu lalu, seorang pengguna Polymarket berhasil mendapatkan keuntungan sebesar 400.000 dolar AS dengan bertaruh bahwa Presiden Venezuela Maduro akan turun dari jabatannya pada akhir bulan. Ini langsung menyentuh sensitivitas pasar—apakah ada orang yang menguasai informasi internal dan memanfaatkannya untuk mendapatkan keuntungan di pasar prediksi? Jika bahkan pejabat internal pemerintah bisa melakukan hal ini, maka keadilan pasar prediksi benar-benar akan runtuh.
Pernyataan Torres juga cukup tegas: harus menutup celah ini, jika tidak, akan ada orang yang mendorong kebijakan tertentu demi keuntungan pribadi mereka, dan ini akan menjadi alat untuk memanfaatkan kekuasaan. Saat ini, rancangan undang-undang ini masih dalam proses mendapatkan dukungan dari Partai Republik, dan langkah selanjutnya akan bergantung pada sikap kedua partai.