Seorang insinyur dari xAI, yang sebelumnya bekerja di OpenAI, Apple, dan Google, baru-baru ini membagikan pandangannya tentang perbandingan kekuatan tim. Menurut Vahid Kazemi, tim xAI menunjukkan tingkat kompetensi yang secara signifikan lebih tinggi—sekitar 10x lebih mampu—dibandingkan pengalaman sebelumnya di OpenAI. Klaim ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan diri terhadap kumpulan bakat dan kemampuan teknis xAI seiring perusahaan mengembangkan inisiatif pengembangan AI-nya. Penilaian dari peneliti berpengalaman seperti ini memberikan wawasan tentang bagaimana organisasi AI yang berbeda bersaing dalam hal bakat rekayasa dan efektivitas operasional.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Seorang insinyur dari xAI, yang sebelumnya bekerja di OpenAI, Apple, dan Google, baru-baru ini membagikan pandangannya tentang perbandingan kekuatan tim. Menurut Vahid Kazemi, tim xAI menunjukkan tingkat kompetensi yang secara signifikan lebih tinggi—sekitar 10x lebih mampu—dibandingkan pengalaman sebelumnya di OpenAI. Klaim ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan diri terhadap kumpulan bakat dan kemampuan teknis xAI seiring perusahaan mengembangkan inisiatif pengembangan AI-nya. Penilaian dari peneliti berpengalaman seperti ini memberikan wawasan tentang bagaimana organisasi AI yang berbeda bersaing dalam hal bakat rekayasa dan efektivitas operasional.