Membaca Dominasi Bitcoin: Panduan Strategi Pasar dan Prediksi Tahun 2025

Pada tahun 2024 hingga 2025, industri aset kripto mengalami tingkat kompleksitas dan diversifikasi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Dimulai dari persetujuan ETF Bitcoin, ekspansi cepat token terkait AI, pendalaman DeFi 2.0, hingga munculnya proyek meme coin baru secara berturut-turut. Di tengah lingkungan pasar yang beragam ini, indikator penting yang mempengaruhi pengambilan keputusan investasi adalah dominansi Bitcoin.

Kami akan membahas secara mendalam bagaimana indikator ini berfungsi dan bagaimana menggunakannya dalam strategi investasi.

Memahami Esensi Dominansi Bitcoin

Dominansi Bitcoin (sebutan BTC.D) adalah angka yang mengukur pangsa pasar kapitalisasi pasar Bitcoin terhadap seluruh pasar aset kripto. Pada Januari 2026, pangsa pasar ini mencapai 55,95%.

Metode perhitungannya sederhana:

Nilai Dominansi = Kapitalisasi pasar Bitcoin ÷ Kapitalisasi pasar seluruh aset kripto × 100

Namun, di balik rumus sederhana ini, terkandung berbagai faktor yang mempengaruhi pasar, seperti psikologi investor, perubahan regulasi, tren teknologi, strategi investor institusional besar, dan lain-lain.

Melihat Siklus Pasar dari Perkembangan Dominansi di Masa Lalu

Dengan mengikuti pola fluktuasi historis dominansi Bitcoin, kita dapat memahami esensi pasar.

Pada masa gelembung ICO tahun 2017, arus dana ke proyek-proyek baru menyebabkan dominansi Bitcoin turun ke level rendah sekitar 32%. Setelah itu, pasca kejutan COVID-19 tahun 2020, muncul fase di mana dominansi Bitcoin melampaui 70%, menunjukkan sikap penghindaran risiko dari para investor.

Pergerakan angka ini bukan sekadar statistik, melainkan visualisasi dari aliran dana bernilai triliunan yen yang berpindah antara Bitcoin dan altcoin.

Mengapa Perlu Melacak Dominansi Bitcoin

Analisis dominansi Bitcoin adalah kompas untuk menentukan posisi siklus pasar saat ini.

Secara umum, pasar berputar antara dua fase utama. Pertama adalah “Fase Bitcoin”, di mana investor memperkuat posisi risiko-averse dan mengkonsentrasikan dana ke Bitcoin yang dianggap lebih aman. Kedua adalah “Fase Altcoin”, di mana suasana optimisme mencari imbal hasil lebih tinggi dan dana tersebar ke berbagai altcoin.

Pada tahun 2025, ciri utama pasar adalah masuknya dana besar ke proyek terkait sektor AI. Hal ini memperbesar fluktuasi dominansi Bitcoin dan menyebabkan reaksi pasar yang lebih sensitif dari sebelumnya.

Cara Membaca dan Menggunakan Grafik Dominansi

Untuk memantau dominansi Bitcoin secara real-time, beberapa platform unggulan dapat digunakan:

  • TradingView — pantau dengan kode ticker “BTC.D”
  • CoinMarketCap — bagian “Global Charts”
  • CoinGecko — halaman “Market Cap Dominance”

Pola dasar analisis grafik

Trend naik menunjukkan konsentrasi dana ke Bitcoin, sementara trend turun menandakan distribusi dana ke pasar altcoin yang sedang aktif.

Yang paling perlu diperhatikan adalah pergerakan datar. Ini mencerminkan keragu-raguan dan kehilangan arah dari peserta pasar, sering kali menjadi pertanda awal perubahan tren besar yang telah terbukti dalam banyak kasus.

Dengan menganalisis secara komprehensif pergerakan harga Bitcoin, perubahan kapitalisasi pasar setiap altcoin, dan volume transaksi secara keseluruhan, kita dapat memahami siklus pasar saat ini dengan lebih akurat.

Pengaruh Peningkatan Dominansi Bitcoin terhadap Pasar Altcoin

Pada fase peningkatan dominansi, pasar altcoin biasanya menghadapi tekanan negatif yang kuat.

Biasanya, tekanan penurunan berlaku terhadap dolar dan Bitcoin, terutama pada token kecil yang lebih rentan terhadap tekanan jual. Ini adalah fenomena “pelarian ke kualitas” di pasar keuangan, di mana investor memindahkan dana dari aset berisiko tinggi ke Bitcoin yang dianggap lebih aman.

Likuiditas yang menyusut menyebar ke seluruh pasar, memperbesar disparitas harga antar altcoin.

Aktivitas Pasar Altcoin saat Dominansi Menurun

Ketika dominansi Bitcoin mulai menurun, banyak altcoin dapat mengalami peluang pengembalian yang luar biasa dalam jangka pendek hingga menengah.

Ketika minat risiko investor meningkat, fokus beralih ke proyek inovatif dan tren teknologi baru, sehingga seluruh pasar menjadi lebih aktif. Fase ini dikenal sebagai “Musim Altcoin”, di mana token kecil bahkan bisa mengalami kenaikan 2 kali, 10 kali, atau bahkan lebih dari 50 kali dalam waktu singkat.

Namun, kenaikan tajam ini cenderung tidak berkelanjutan, sehingga pengambilan keuntungan yang tepat menjadi kunci keberhasilan investasi.

Strategi Perdagangan Praktis Menggunakan Dominansi

Pentingnya Menghindari Pengambilan Keputusan Berdasarkan Satu Indikator

Mengandalkan dominansi Bitcoin saja berisiko tinggi gagal. Lebih baik jika dikombinasikan dengan harga Bitcoin, volume transaksi, dan tren pasar lainnya agar mendapatkan gambaran yang lebih jelas.

Untuk meningkatkan tingkat keberhasilan, analisis gabungan indikator teknikal seperti RSI, volatilitas, dan volume sangat dianjurkan.

Pendekatan Tren

Jika tren kenaikan dominansi Bitcoin berlangsung secara konsisten, pertimbangkan pengurangan posisi altcoin secara bertahap. Ini menandakan pasar sedang beralih ke mode risiko-averse, sehingga risiko penurunan relatif altcoin meningkat.

Sebaliknya, jika tren penurunan dominansi terbentuk dengan jelas, peluang investasi pada altcoin tertentu akan semakin terbuka.

Analisis Divergensi untuk Wawasan Pasar

Ketika harga Bitcoin turun sementara dominansi naik, ini menunjukkan tekanan jual yang kuat terhadap altcoin dan memerlukan manajemen posisi yang hati-hati.

Sebaliknya, jika harga Bitcoin naik dan dominansi turun secara bersamaan, ini menandakan ekspansi pasar dan masuknya dana ke altcoin, yang merupakan sinyal bullish.

Pertanyaan Umum tentang Dominansi Bitcoin

Pada level mana musim altcoin biasanya dimulai?

Secara umum, kenaikan signifikan pasar altcoin biasanya dimulai saat dominansi Bitcoin turun di bawah 45%.

Apakah penurunan di bawah 30% secara teori memungkinkan?

Secara teori, belum pernah terjadi, tetapi jika ekosistem altcoin berkembang secara besar-besaran, hal ini sangat mungkin terjadi.

Apakah dominansi bisa digunakan sebagai indikator jual beli?

Ya. Jika dikombinasikan dengan harga Bitcoin, indikator volume, dan garis tren, dominansi dapat menjadi sinyal jual beli yang cukup andal.

Pandangan Masa Depan tentang Dominansi Bitcoin sebagai Kunci Pasar

Dominansi Bitcoin adalah indikator penting untuk memahami tren besar pasar aset kripto.

Dalam praktik investasi, yang paling penting adalah arah dan kecepatan perubahan dominansi, bukan nilai absolutnya. Perubahan cepat menunjukkan potensi titik balik pasar, sementara perubahan lambat menandakan kelanjutan tren jangka panjang.

Dari data historis, pelajaran penting adalah bahwa sekitar 50% sering berfungsi sebagai level resistansi dan support yang penting.

Dengan menerapkan pengetahuan ini dalam pengambilan keputusan investasi, analisis pasar yang lebih akurat dan pengelolaan posisi yang strategis dapat dicapai.

BTC3,32%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)