PENJUALAN $450M TONCOIN DI TELEGRAM: LIKUIDITAS STRATEGIS ATAU TANDA PERINGATAN TERSEMBUNYI?

Laporan terbaru dari Financial Times telah menimbulkan gelombang di ekosistem Toncoin, mengungkapkan bahwa Telegram melepas lebih dari $450 juta dolar AS dari TON sepanjang tahun 2025. Divestasi besar ini setara dengan sekitar 10% dari kapitalisasi pasar TON saat ini telah memicu perdebatan sengit di antara analis dan pemegang ritel. Sementara para kritikus menunjuk penjualan ini sebagai pendorong utama kinerja harga Toncoin yang stagnan dan kemungkinan langkah untuk membiayai utang perusahaan Telegram, para pendukung berpendapat bahwa penjualan ini adalah langkah yang diperlukan menuju desentralisasi. Saat Telegram menatap kemungkinan IPO pada awal 2026, pertanyaannya tetap: apakah TON benar-benar menjadi “tulang punggung ekonomi” dari platform ini, ataukah itu diperlakukan sebagai sumber likuiditas yang nyaman? I. Penjualan $450 Juta Dolar: Pembiayaan Operasi atau Memperbaiki Neraca Keuangan? Pengungkapan penjualan $450 juta dolar ini telah memberikan penjelasan yang mungkin untuk kinerja TON yang kurang memuaskan di tahun 2025, di mana harga token tetap di bawah tekanan berat meskipun aktivitas jaringan tinggi. Analis menyarankan bahwa motivasi utama di balik penjualan ini adalah untuk mengelola likuiditas perusahaan Telegram, terutama saat perusahaan menghadapi kerugian bersih lebih dari $220 juta dolar yang disebabkan oleh penurunan nilai aset kripto mereka. Kritikus, seperti investor Mike Dudas, membandingkan strategi ini secara tidak menguntungkan dengan proyek kripto lain yang memprioritaskan pembelian kembali token, yang menyebabkan kekhawatiran bahwa kebutuhan keuangan Telegram mungkin terus menciptakan batasan untuk pertumbuhan harga TON. II. Bayang-Bayang Sanksi: Obligasi Beku dan Eksposur Keuangan Menambah lapisan kompleksitas lain pada narasi adalah pengungkapan bahwa sekitar $500 juta dolar obligasi Rusia Telegram telah dibekukan di bawah sanksi Barat. Sementara CEO Pavel Durov dengan cepat menjauhkan perusahaan dari modal Rusia dengan menyatakan bahwa penawaran obligasi sebesar $1,7 miliar baru-baru ini (yang melibatkan pendukung seperti BlackRock) memiliki “nol investor Rusia”, aset yang dibekukan ini menyoroti risiko geopolitik yang melekat dalam struktur keuangan Telegram. Bagi pemegang TON, kekhawatiran adalah bahwa tekanan keuangan lebih lanjut pada raksasa pesan ini dapat menyebabkan likuidasi tambahan dari cadangan mereka untuk memenuhi kewajiban obligasi dan kreditur sebelum IPO 2026. III. Kasus Pembelaan: Vesting, Staking, dan Desentralisasi Sebagai tanggapan terhadap meningkatnya FUD (Fear, Uncertainty, Doubt), para pemimpin industri seperti Manuel Stotz, Ketua TON Strategy Co (TONX), telah maju untuk memberikan interpretasi yang lebih konstruktif. Stotz menjelaskan bahwa semua token TON yang dijual oleh Telegram tunduk pada periode vesting ketat selama empat tahun, memastikan bahwa pasokan tidak langsung masuk ke pasar terbuka secara sekaligus. Selain itu, TONX, sebuah kendaraan modal permanen, telah menjadi pembeli utama, berniat untuk memegang dan mempertaruhkan token tersebut daripada menjualnya. Pendukung juga berargumen bahwa jika Telegram menyimpan seluruh pasokan TON-nya, hal itu secara fundamental akan mengompromikan desentralisasi jaringan, menjadikan penjualan terkendali kepada pembeli institusional jangka panjang sebagai alternatif yang lebih sehat untuk ekosistem. IV. Penafian Keuangan Esensial Analisis ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi saja dan tidak merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Toncoin (TON) sangat rentan terhadap volatilitas ekstrem dan sangat dipengaruhi oleh status perusahaan dan hukum Telegram serta CEO-nya, Pavel Durov. Data penjualan yang dilaporkan dan metrik on-chain dapat berubah dan dapat diinterpretasikan berbeda oleh peserta pasar. Prospek IPO Telegram pada 2026 bersifat spekulatif dan membawa risiko regulasi serta pasar yang signifikan. Selalu lakukan riset menyeluruh sendiri (DYOR) dan konsultasikan dengan profesional keuangan berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apa pun di ruang aset digital.

Apakah Anda melihat penjualan $450 juta dolar Telegram sebagai “kejahatan yang diperlukan” untuk desentralisasi, atau ini adalah tanda masalah keuangan yang lebih dalam?

TON0,45%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)