Dalam proses analisis harga trader trend follower sering menggunakan berbagai alat grafik. Tetapi jika ditanya QM adalah apa, kebanyakan orang mungkin masih belum akrab dengan nama ini. Hal ini karena pola ini merupakan alat yang relatif baru dalam dunia trading di antara para investor. Namun, dengan tingkat akurasi yang tinggi dalam menunjukkan titik perubahan tren harga, QM Pattern semakin menarik perhatian.
Quasimodo Pattern atau QM adalah pola grafik yang menyembunyikan sinyal
Jika Anda ingat cerita “Orang Kelel” dari Notre Dame, Anda bisa membayangkan bahwa QM Pattern memiliki bentuk mirip huruf M atau W yang tidak simetris, sama seperti bahu dari karakter tersebut. Bahu kanan akan lebih tinggi atau lebih rendah dari bahu kiri secara jelas.
Memahami bahwa QM adalah pola yang mirip Head and Shoulders tetapi berbeda, ketika terjadi puncak (Head), penyesuaian berikutnya akan menembus neckline dengan cepat, sebelum kembali membentuk bahu kanan yang tidak setinggi atau serendah bahu kiri. Setelah itu, harga akan segera mengubah tren.
Menelusuri titik pembentukan QM Pattern: dari mana sampai mana
Pola QM Pattern biasanya muncul saat tren akan berbalik, baik dari tren turun ke tren naik maupun sebaliknya. Jadi, jika trader ingin menggunakan QM adalah sebagai alat bantu investasi, mereka harus memahami bahwa pola ini memiliki 2 jenis:
Bullish QM Pattern: sinyal dari tren turun ke tren naik
Ketika tren turun akan berbalik, harga akan mulai membentuk titik terendah baru secara berurutan (Lower Low) dengan volume perdagangan yang menurun. Kemudian terjadi rebound kuat, menembus resistance lama dan membentuk titik tertinggi baru (Higher High), tetapi harga tidak mampu bertahan lama, sehingga terjadi koreksi ke bawah tanpa melewati bahu kiri. Setelah harga menguji titik support ini dan melonjak melewati titik tertinggi sebelumnya, tren akan berbalik menjadi tren naik secara penuh.
Bearish QM Pattern: sinyal dari tren naik ke tren turun
Berbeda dengan sebelumnya, ketika tren naik akan berbalik, harga akan mulai membentuk titik tertinggi baru secara berurutan (Higher High) dengan volume yang menurun. Kemudian terjadi koreksi tajam, menembus support lama dan membentuk titik terendah baru (Lower Low), tetapi harga kembali naik dan tidak melebihi bahu kiri. Setelah menguji resistance ini dan mengalami koreksi ke bawah melewati titik terendah sebelumnya, tren akan berbalik menjadi tren turun secara penuh.
Penyebab munculnya QM Pattern menurut teori bintang
Mengapa QM Pattern bekerja dengan baik? Hal ini dapat dijelaskan melalui teori bintang (Dow Theory), yang merupakan dasar dari trading tren.
Teori ini menyatakan bahwa tren harga akan berlanjut sampai ada sinyal perubahan. Misalnya, dalam tren naik, harga akan membentuk Higher High dan Higher Low secara berkelanjutan. Jika pola ini hilang, itu menandakan kemungkinan tren akan berbalik.
QM Pattern bekerja dengan cara yang sama. Pola ini membantu mengidentifikasi titik di mana tren lama mulai melemah, ketika harga menunjukkan perilaku yang bertentangan dengan tren sebelumnya (membuat titik terendah baru dalam tren naik atau titik tertinggi baru dalam tren turun), yang mencerminkan pertarungan antara kekuatan beli dan jual.
Trading dengan metode QM Pattern + Demand Supply Zone
Menggunakan QM adalah sebagai pola grafik untuk trading dapat dipadukan dengan konsep Demand Supply Zone secara efektif.
Ketika sinyal Bullish QM Pattern terbentuk bahu kanan, harga akan membentuk Higher High dan mulai koreksi ke bawah. Titik tersebut menjadi Demand Zone yang cocok untuk masuk posisi buy, dengan menempatkan stop loss di bagian kepala atau titik terendah sebelumnya.
Dalam kasus Bearish QM Pattern, ketika harga membentuk Lower Low dan rebound, titik tersebut menjadi Supply Zone yang cocok untuk menjual, dengan stop loss di bagian kepala atau titik tertinggi sebelumnya.
Perhatian dalam menggunakan QM Pattern
Meskipun QM Pattern memiliki tingkat akurasi yang tinggi, tetap harus berhati-hati. Masalah utama adalah penggunaannya pada aset dengan volume perdagangan yang rendah. Dalam kasus ini, pola yang tampak seperti QM Pattern sebenarnya dikendalikan oleh beberapa trader saja, sehingga hasil trading tidak sesuai dengan teori.
Oleh karena itu, sebelum menerapkan QM adalah sebagai pola, pastikan bahwa aset yang dipilih memiliki volume perdagangan yang cukup agar pola ini benar-benar mencerminkan perilaku pasar yang nyata. Jika tidak, Anda berisiko menjadi korban kesalahan dalam membaca grafik.
Kesimpulan: QM Pattern adalah pengenalan peluang perubahan
Sekarang, pertanyaan QM Pattern adalah apa, harus sudah memiliki jawaban yang jelas. Pola ini bukan sekadar bentuk aneh di grafik, tetapi juga merupakan gabungan dari teori bintang, hukum permintaan dan penawaran, yang membantu trader melihat titik balik tren harga.
Bagi yang suka trading mengikuti tren (Trend Following), pelajaran tentang QM Pattern adalah alat tambahan yang sangat berharga. Tetapi ingatlah bahwa tidak ada pola yang 100% akurat. Menggabungkan manajemen risiko, studi pasar, dan pengujian strategi sebelum trading nyata adalah kunci keberhasilan trading.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
QM Pattern adalah apa yang menunjukkan titik balik tren harga
Dalam proses analisis harga trader trend follower sering menggunakan berbagai alat grafik. Tetapi jika ditanya QM adalah apa, kebanyakan orang mungkin masih belum akrab dengan nama ini. Hal ini karena pola ini merupakan alat yang relatif baru dalam dunia trading di antara para investor. Namun, dengan tingkat akurasi yang tinggi dalam menunjukkan titik perubahan tren harga, QM Pattern semakin menarik perhatian.
Quasimodo Pattern atau QM adalah pola grafik yang menyembunyikan sinyal
Jika Anda ingat cerita “Orang Kelel” dari Notre Dame, Anda bisa membayangkan bahwa QM Pattern memiliki bentuk mirip huruf M atau W yang tidak simetris, sama seperti bahu dari karakter tersebut. Bahu kanan akan lebih tinggi atau lebih rendah dari bahu kiri secara jelas.
Memahami bahwa QM adalah pola yang mirip Head and Shoulders tetapi berbeda, ketika terjadi puncak (Head), penyesuaian berikutnya akan menembus neckline dengan cepat, sebelum kembali membentuk bahu kanan yang tidak setinggi atau serendah bahu kiri. Setelah itu, harga akan segera mengubah tren.
Menelusuri titik pembentukan QM Pattern: dari mana sampai mana
Pola QM Pattern biasanya muncul saat tren akan berbalik, baik dari tren turun ke tren naik maupun sebaliknya. Jadi, jika trader ingin menggunakan QM adalah sebagai alat bantu investasi, mereka harus memahami bahwa pola ini memiliki 2 jenis:
Bullish QM Pattern: sinyal dari tren turun ke tren naik
Ketika tren turun akan berbalik, harga akan mulai membentuk titik terendah baru secara berurutan (Lower Low) dengan volume perdagangan yang menurun. Kemudian terjadi rebound kuat, menembus resistance lama dan membentuk titik tertinggi baru (Higher High), tetapi harga tidak mampu bertahan lama, sehingga terjadi koreksi ke bawah tanpa melewati bahu kiri. Setelah harga menguji titik support ini dan melonjak melewati titik tertinggi sebelumnya, tren akan berbalik menjadi tren naik secara penuh.
Bearish QM Pattern: sinyal dari tren naik ke tren turun
Berbeda dengan sebelumnya, ketika tren naik akan berbalik, harga akan mulai membentuk titik tertinggi baru secara berurutan (Higher High) dengan volume yang menurun. Kemudian terjadi koreksi tajam, menembus support lama dan membentuk titik terendah baru (Lower Low), tetapi harga kembali naik dan tidak melebihi bahu kiri. Setelah menguji resistance ini dan mengalami koreksi ke bawah melewati titik terendah sebelumnya, tren akan berbalik menjadi tren turun secara penuh.
Penyebab munculnya QM Pattern menurut teori bintang
Mengapa QM Pattern bekerja dengan baik? Hal ini dapat dijelaskan melalui teori bintang (Dow Theory), yang merupakan dasar dari trading tren.
Teori ini menyatakan bahwa tren harga akan berlanjut sampai ada sinyal perubahan. Misalnya, dalam tren naik, harga akan membentuk Higher High dan Higher Low secara berkelanjutan. Jika pola ini hilang, itu menandakan kemungkinan tren akan berbalik.
QM Pattern bekerja dengan cara yang sama. Pola ini membantu mengidentifikasi titik di mana tren lama mulai melemah, ketika harga menunjukkan perilaku yang bertentangan dengan tren sebelumnya (membuat titik terendah baru dalam tren naik atau titik tertinggi baru dalam tren turun), yang mencerminkan pertarungan antara kekuatan beli dan jual.
Trading dengan metode QM Pattern + Demand Supply Zone
Menggunakan QM adalah sebagai pola grafik untuk trading dapat dipadukan dengan konsep Demand Supply Zone secara efektif.
Ketika sinyal Bullish QM Pattern terbentuk bahu kanan, harga akan membentuk Higher High dan mulai koreksi ke bawah. Titik tersebut menjadi Demand Zone yang cocok untuk masuk posisi buy, dengan menempatkan stop loss di bagian kepala atau titik terendah sebelumnya.
Dalam kasus Bearish QM Pattern, ketika harga membentuk Lower Low dan rebound, titik tersebut menjadi Supply Zone yang cocok untuk menjual, dengan stop loss di bagian kepala atau titik tertinggi sebelumnya.
Perhatian dalam menggunakan QM Pattern
Meskipun QM Pattern memiliki tingkat akurasi yang tinggi, tetap harus berhati-hati. Masalah utama adalah penggunaannya pada aset dengan volume perdagangan yang rendah. Dalam kasus ini, pola yang tampak seperti QM Pattern sebenarnya dikendalikan oleh beberapa trader saja, sehingga hasil trading tidak sesuai dengan teori.
Oleh karena itu, sebelum menerapkan QM adalah sebagai pola, pastikan bahwa aset yang dipilih memiliki volume perdagangan yang cukup agar pola ini benar-benar mencerminkan perilaku pasar yang nyata. Jika tidak, Anda berisiko menjadi korban kesalahan dalam membaca grafik.
Kesimpulan: QM Pattern adalah pengenalan peluang perubahan
Sekarang, pertanyaan QM Pattern adalah apa, harus sudah memiliki jawaban yang jelas. Pola ini bukan sekadar bentuk aneh di grafik, tetapi juga merupakan gabungan dari teori bintang, hukum permintaan dan penawaran, yang membantu trader melihat titik balik tren harga.
Bagi yang suka trading mengikuti tren (Trend Following), pelajaran tentang QM Pattern adalah alat tambahan yang sangat berharga. Tetapi ingatlah bahwa tidak ada pola yang 100% akurat. Menggabungkan manajemen risiko, studi pasar, dan pengujian strategi sebelum trading nyata adalah kunci keberhasilan trading.