#永续合约交易 Data on-chain sedang berbicara. Setelah BTC kembali ke atas 90.000 dolar AS, volume kontrak perpetual yang belum dilikuidasi meningkat dari 304.000 menjadi 310.000, dan tingkat biaya dana juga naik dari 0,004% menjadi 0,009%—dua indikator ini memang menunjukkan bahwa posisi bullish sedang diatur ulang.
Dari sisi data, kenaikannya tidak terlalu besar (hanya 2%), tetapi titik waktunya sangat sensitif. Ekspektasi likuiditas akhir tahun cenderung lemah, dan akumulasi posisi leverage bullish selama periode ini menunjukkan bahwa peserta pasar memiliki konsensus terhadap kenaikan jangka pendek. Penyesuaian posisi James Wynn juga mengonfirmasi hal ini—setelah mendapatkan keuntungan dari penutupan posisi short, langsung beralih ke posisi long, membuka posisi long dengan leverage 40x, dengan harga likuidasi di 87.111 dolar AS.
Perlu diingat bahwa posisi leverage tinggi meskipun dapat memperbesar potensi keuntungan, tetapi jika volatilitas melebihi ekspektasi, risiko likuidasi akan meningkat. Masalah saat ini bukan pada penentuan arah, melainkan keberlanjutan akumulasi posisi bullish ini. Jika tingkat biaya dana terus meningkat, hal ini bisa menarik posisi short untuk melakukan pengaturan ulang secara berlawanan, dan dalam waktu singkat akan terbentuk pertarungan leverage yang jelas.
Pergerakan pasar akhir tahun memang memiliki ekspektasi volatilitas, tetapi apakah ke atas atau ke bawah, kunci utamanya tetap pada aliran dana nyata dari institusi. Data kontrak on-chain hanyalah cerminan dari sentimen peserta pasar, bukan faktor penentu.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
#永续合约交易 Data on-chain sedang berbicara. Setelah BTC kembali ke atas 90.000 dolar AS, volume kontrak perpetual yang belum dilikuidasi meningkat dari 304.000 menjadi 310.000, dan tingkat biaya dana juga naik dari 0,004% menjadi 0,009%—dua indikator ini memang menunjukkan bahwa posisi bullish sedang diatur ulang.
Dari sisi data, kenaikannya tidak terlalu besar (hanya 2%), tetapi titik waktunya sangat sensitif. Ekspektasi likuiditas akhir tahun cenderung lemah, dan akumulasi posisi leverage bullish selama periode ini menunjukkan bahwa peserta pasar memiliki konsensus terhadap kenaikan jangka pendek. Penyesuaian posisi James Wynn juga mengonfirmasi hal ini—setelah mendapatkan keuntungan dari penutupan posisi short, langsung beralih ke posisi long, membuka posisi long dengan leverage 40x, dengan harga likuidasi di 87.111 dolar AS.
Perlu diingat bahwa posisi leverage tinggi meskipun dapat memperbesar potensi keuntungan, tetapi jika volatilitas melebihi ekspektasi, risiko likuidasi akan meningkat. Masalah saat ini bukan pada penentuan arah, melainkan keberlanjutan akumulasi posisi bullish ini. Jika tingkat biaya dana terus meningkat, hal ini bisa menarik posisi short untuk melakukan pengaturan ulang secara berlawanan, dan dalam waktu singkat akan terbentuk pertarungan leverage yang jelas.
Pergerakan pasar akhir tahun memang memiliki ekspektasi volatilitas, tetapi apakah ke atas atau ke bawah, kunci utamanya tetap pada aliran dana nyata dari institusi. Data kontrak on-chain hanyalah cerminan dari sentimen peserta pasar, bukan faktor penentu.