Jika Anda baru memasuki dunia perdagangan forex dan cryptocurrency, Anda akan sering mendengar kata “Spread”. Tetapi konsep ini sangat penting dalam merancang strategi perdagangan karena langsung mempengaruhi biaya transaksi dan ruang keuntungan Anda. Hari ini kita akan membahas secara mendalam apa sebenarnya Spread itu.
Apa itu Spread?
Spread (selisih) adalah selisih antara harga jual (Bid) dan harga beli (Ask) saat melakukan perdagangan suatu aset. Konsep ini berlaku di pasar forex, saham, cryptocurrency, dan berbagai pasar perdagangan lainnya.
Dalam perdagangan nyata:
Perdagangan forex: Spread adalah selisih antara harga Bid dan Ask dari pasangan mata uang tertentu
Perdagangan saham: Spread adalah selisih antara harga jual dan beli saham
Perdagangan cryptocurrency: Spread adalah selisih antara harga Bid dan Ask dari aset digital
Secara sederhana, Spread adalah selisih ini. Sebagai contoh, jika Anda melihat pasangan EUR/USD dengan Bid di 1.05672 dan Ask di 1.05680, maka Spread adalah 0.8 pip. Ini berarti, jika Anda langsung membeli EUR/USD dan langsung menjualnya kembali, Anda akan mengalami kerugian sebesar 0.8 pip, dan bursa akan mendapatkan keuntungan dari selisih ini.
Apa yang bisa diberitahu Spread kepada kita?
Ukuran Spread sering mencerminkan kondisi likuiditas pasar. Di pasar forex normal, Spread biasanya sangat kecil, mungkin hanya 0.001%. Tetapi jika Anda menemukan Spread di pasar tertentu mencapai 1% atau 2%, ini menunjukkan bahwa pasar tersebut memiliki likuiditas yang cukup terbatas, dan trader mungkin menghadapi risiko yang lebih tinggi.
Ketika pasar mengalami volatilitas yang tajam (misalnya saat rilis data ekonomi penting), Spread akan melebar secara drastis. Ini karena hubungan penawaran dan permintaan di pasar mengalami perubahan besar, sehingga jarak antara harga Bid dan Ask menjadi lebih lebar.
Spread Tetap vs Spread Mengambang: Dua Mode Perdagangan yang Berbeda
Platform perdagangan biasanya menawarkan dua mode Spread. Memahami perbedaan keduanya sangat penting dalam memilih metode trading yang sesuai.
Spread Tetap (Fixed Spread)
Definisi: Spread tetap adalah yang telah ditetapkan sebelumnya oleh broker dan tetap tidak berubah dalam kondisi pasar apa pun.
Keunggulan:
Biaya transaksi dapat diprediksi, memudahkan perhitungan biaya secara akurat
Bagi trader yang memiliki rencana trading yang matang, dapat mengetahui sebelumnya berapa biaya yang harus dibayar
Kelemahan:
Saat pasar sangat volatile, bisa terjadi “Requote” (penawaran ulang). Artinya, saat pasar bergerak cepat, broker mungkin menolak menjalankan transaksi sesuai harga awal dan meminta Anda menerima harga baru. Ini sangat merugikan trader yang ingin masuk dan keluar pasar dengan cepat
Requote dapat mengganggu proses trading Anda dan mengacaukan rencana trading
Spread Mengambang (Variable/Floating Spread)
Definisi: Spread mengambang akan berubah secara real-time sesuai dengan kondisi penawaran dan permintaan pasar, ditentukan oleh kondisi pasar, bukan oleh broker secara sepihak.
Keunggulan:
Menghindari masalah Requote, eksekusi transaksi lebih lancar
Pada saat likuiditas tinggi (terutama saat puncak pasar), Spread biasanya lebih rendah dibanding Spread tetap
Lebih menguntungkan bagi trader aktif yang sering melakukan transaksi
Kelemahan:
Spread tidak stabil, terutama saat pasar bergejolak (misalnya saat rilis data non-farm), Spread bisa melebar dari 2 pip menjadi 20 pip dalam sekejap
Tidak cocok untuk trading jangka sangat pendek karena biaya tidak dapat diprediksi secara akurat
Bisa membingungkan trader pemula, karena Spread yang tiba-tiba melebar dapat menyebabkan kerugian yang tidak perlu
Mana yang harus dipilih?
Tidak ada jawaban mutlak. Pilihan terbaik tergantung pada gaya trading dan tingkat pengalaman Anda:
Trader yang cocok dengan Spread Tetap:
Trader yang menyukai biaya stabil untuk trading kecil
Trader yang menghindari risiko
Investor yang mengutamakan kepastian biaya trading
Trader yang cocok dengan Spread Mengambang:
Trader berpengalaman dan aktif
Trader profesional yang sering masuk dan keluar pasar
Investor institusi yang melakukan transaksi besar saat puncak pasar
Trader cepat yang ingin menghindari Requote
Saran Praktis
Apapun mode Spread yang dipilih, ingatlah aturan emas ini: Semakin sering Spread berfluktuasi, semakin sulit meraih keuntungan.
Untuk mengurangi biaya transaksi, disarankan:
Pilih broker dengan Spread yang relatif stabil
Prioritaskan trading pasangan mata uang dengan likuiditas tinggi, seperti EUR/USD dan GBP/USD, karena Spread pasangan utama ini biasanya jauh lebih rendah dibanding pasangan yang kurang likuid
Lakukan trading saat likuiditas tinggi, hindari trading saat pasar sedang sepi
Memahami esensi Spread dapat membantu Anda menilai biaya transaksi secara lebih rasional dan merancang strategi trading yang lebih ilmiah. Ingat, keberhasilan trading bukan bergantung pada keberuntungan, tetapi pada pengetahuan yang solid dan perencanaan yang matang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Seberapa penting sebenarnya Spread dalam perdagangan? Sebuah artikel untuk memahaminya
Jika Anda baru memasuki dunia perdagangan forex dan cryptocurrency, Anda akan sering mendengar kata “Spread”. Tetapi konsep ini sangat penting dalam merancang strategi perdagangan karena langsung mempengaruhi biaya transaksi dan ruang keuntungan Anda. Hari ini kita akan membahas secara mendalam apa sebenarnya Spread itu.
Apa itu Spread?
Spread (selisih) adalah selisih antara harga jual (Bid) dan harga beli (Ask) saat melakukan perdagangan suatu aset. Konsep ini berlaku di pasar forex, saham, cryptocurrency, dan berbagai pasar perdagangan lainnya.
Dalam perdagangan nyata:
Secara sederhana, Spread adalah selisih ini. Sebagai contoh, jika Anda melihat pasangan EUR/USD dengan Bid di 1.05672 dan Ask di 1.05680, maka Spread adalah 0.8 pip. Ini berarti, jika Anda langsung membeli EUR/USD dan langsung menjualnya kembali, Anda akan mengalami kerugian sebesar 0.8 pip, dan bursa akan mendapatkan keuntungan dari selisih ini.
Apa yang bisa diberitahu Spread kepada kita?
Ukuran Spread sering mencerminkan kondisi likuiditas pasar. Di pasar forex normal, Spread biasanya sangat kecil, mungkin hanya 0.001%. Tetapi jika Anda menemukan Spread di pasar tertentu mencapai 1% atau 2%, ini menunjukkan bahwa pasar tersebut memiliki likuiditas yang cukup terbatas, dan trader mungkin menghadapi risiko yang lebih tinggi.
Ketika pasar mengalami volatilitas yang tajam (misalnya saat rilis data ekonomi penting), Spread akan melebar secara drastis. Ini karena hubungan penawaran dan permintaan di pasar mengalami perubahan besar, sehingga jarak antara harga Bid dan Ask menjadi lebih lebar.
Spread Tetap vs Spread Mengambang: Dua Mode Perdagangan yang Berbeda
Platform perdagangan biasanya menawarkan dua mode Spread. Memahami perbedaan keduanya sangat penting dalam memilih metode trading yang sesuai.
Spread Tetap (Fixed Spread)
Definisi: Spread tetap adalah yang telah ditetapkan sebelumnya oleh broker dan tetap tidak berubah dalam kondisi pasar apa pun.
Keunggulan:
Kelemahan:
Spread Mengambang (Variable/Floating Spread)
Definisi: Spread mengambang akan berubah secara real-time sesuai dengan kondisi penawaran dan permintaan pasar, ditentukan oleh kondisi pasar, bukan oleh broker secara sepihak.
Keunggulan:
Kelemahan:
Mana yang harus dipilih?
Tidak ada jawaban mutlak. Pilihan terbaik tergantung pada gaya trading dan tingkat pengalaman Anda:
Trader yang cocok dengan Spread Tetap:
Trader yang cocok dengan Spread Mengambang:
Saran Praktis
Apapun mode Spread yang dipilih, ingatlah aturan emas ini: Semakin sering Spread berfluktuasi, semakin sulit meraih keuntungan.
Untuk mengurangi biaya transaksi, disarankan:
Memahami esensi Spread dapat membantu Anda menilai biaya transaksi secara lebih rasional dan merancang strategi trading yang lebih ilmiah. Ingat, keberhasilan trading bukan bergantung pada keberuntungan, tetapi pada pengetahuan yang solid dan perencanaan yang matang.