⚡️ Teman-teman, saat ini bursa terdesentralisasi tampak beragam dalam pilihan, tetapi sebenarnya mereka sangat mirip. Entah itu meme-coin, aset utama, atau koin langka — semuanya masuk ke dalam satu model likuiditas yang sama.
Model CPMM sederhana, tetapi tidak efisien. Ia dapat menyebabkan slippage untuk stablecoin; untuk aset dengan likuiditas rendah, ia memperkuat fluktuasi. Pasar dibatasi oleh satu rumus, mengabaikan fitur khusus dari aset.
Penemuan kunci dari Ferra Protocol adalah bahwa berbagai aset harus hidup dalam kondisi likuiditas yang berbeda.
Ia tidak menciptakan model universal untuk menyelesaikan semua masalah, tetapi membangun platform yang dapat menampung beberapa mesin penggerak khusus:
DLMM (Market Maker Dinamis): sebagai sistem cerdas untuk aset dengan volatilitas tinggi dan mode perdagangan yang beragam. Likuiditas dapat secara dinamis menyesuaikan posisi dan kedalaman tergantung pada suasana pasar dan volume perdagangan, merespons perubahan mendadak dengan cepat.
CLMM (Market Maker Terpusat): ini adalah alat yang akurat untuk pasangan perdagangan yang matang. Ia memusatkan likuiditas di kisaran harga paling populer, secara signifikan meningkatkan efisiensi modal untuk aset utama dan stablecoin, memberikan harga yang lebih baik bagi trader.
DAMM (Market Maker Otomatis Dinamis): lebih mirip dengan strategi adaptif, sangat cocok untuk aset baru atau ekor panjang aset yang belum membentuk mode stabil. Ia mempertimbangkan kondisi pasar, secara dinamis menyesuaikan parameter, menyediakan likuiditas dan mengelola risiko untuk market maker.
Ini bukan sekadar beberapa opsi tambahan, tetapi perubahan radikal dalam pendekatan. Secara tradisional, trader mencari pasar terbaik untuk perdagangan tertentu. Dan ide Ferra — memungkinkan aset itu sendiri memilih atau bahkan menentukan model likuiditas yang paling optimal.
Bagi penyedia likuiditas, ini berarti mereka dapat memilih mesin penggerak sesuai dengan penilaian risiko dan volatilitas berbagai aset, untuk menghasilkan lebih banyak dari biaya transaksi. Bagi trader, ini berarti bahwa terlepas dari aset yang mereka perdagangkan, mereka dapat beroperasi dalam lingkungan yang lebih memahami fitur khusus dari aset tersebut, mendapatkan harga yang lebih adil dan efisien.
⚡️ Teman-teman, saat ini bursa terdesentralisasi terlihat menawarkan banyak pilihan, namun sebenarnya sangat mirip satu sama lain. Baik itu koin MEME, aset utama, maupun koin langka, semuanya dimasukkan ke dalam model likuiditas yang sama.
Model CPMM sederhana namun kurang efisien, untuk stablecoin bisa menyebabkan slippage; untuk aset dengan likuiditas rendah, memperburuk volatilitas. Pasar dibatasi oleh cetakan yang seragam, mengabaikan karakteristik aset.
Intuisi inti dari Ferra Protocol adalah: aset yang berbeda seharusnya hidup di lingkungan likuiditas yang berbeda pula.
Ini bukan menciptakan satu model akhir untuk menyelesaikan semua masalah, melainkan membangun platform yang dapat menampung berbagai mesin profesional:
DLMM (Dynamic Liquidity Market Maker): seperti sistem sensor pintar yang disiapkan untuk aset dengan volatilitas tinggi dan pola transaksi yang beragam. Likuiditas dapat disesuaikan secara dinamis berdasarkan fluktuasi suasana pasar dan lonjakan volume transaksi, merespons kondisi pasar secara fleksibel.
CLMM (Centralized Liquidity Market Maker): ini adalah instrumen canggih yang disiapkan untuk pasangan transaksi yang matang. Likuiditas dikonsentrasikan dalam kisaran harga transaksi yang paling umum, secara signifikan meningkatkan efisiensi modal perdagangan untuk aset utama dan stablecoin, memberi trader harga yang lebih baik.
DAMM (Dynamic Automated Market Maker): lebih seperti seorang strategi adaptif, sangat cocok untuk aset baru atau aset ekor panjang yang belum membentuk pola stabil. Ia mampu menggabungkan kondisi pasar, menyesuaikan parameter secara dinamis, dan sekaligus mengelola risiko bagi market maker saat menyediakan likuiditas.
Ini bukan sekadar menambahkan beberapa opsi, melainkan perubahan paradigma secara mendasar. Pendekatan tradisional adalah trader mencari pasar yang paling cocok untuk suatu transaksi. Sedangkan ide Ferra adalah membiarkan aset itu sendiri menyesuaikan, bahkan mendefinisikan model likuiditas yang paling sesuai.
Bagi penyedia likuiditas, ini berarti mereka dapat memilih mesin yang paling cocok berdasarkan penilaian risiko dan volatilitas aset berbeda, untuk menyediakan likuiditas dan mendapatkan biaya secara lebih efisien. Bagi trader, ini berarti mereka dapat melakukan transaksi di lingkungan yang lebih memahami karakteristik aset tersebut, mendapatkan harga yang lebih adil dan efisien.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
⚡️ Teman-teman, saat ini bursa terdesentralisasi tampak beragam dalam pilihan, tetapi sebenarnya mereka sangat mirip. Entah itu meme-coin, aset utama, atau koin langka — semuanya masuk ke dalam satu model likuiditas yang sama.
Model CPMM sederhana, tetapi tidak efisien. Ia dapat menyebabkan slippage untuk stablecoin; untuk aset dengan likuiditas rendah, ia memperkuat fluktuasi. Pasar dibatasi oleh satu rumus, mengabaikan fitur khusus dari aset.
Penemuan kunci dari Ferra Protocol adalah bahwa berbagai aset harus hidup dalam kondisi likuiditas yang berbeda.
Ia tidak menciptakan model universal untuk menyelesaikan semua masalah, tetapi membangun platform yang dapat menampung beberapa mesin penggerak khusus:
DLMM (Market Maker Dinamis): sebagai sistem cerdas untuk aset dengan volatilitas tinggi dan mode perdagangan yang beragam. Likuiditas dapat secara dinamis menyesuaikan posisi dan kedalaman tergantung pada suasana pasar dan volume perdagangan, merespons perubahan mendadak dengan cepat.
CLMM (Market Maker Terpusat): ini adalah alat yang akurat untuk pasangan perdagangan yang matang. Ia memusatkan likuiditas di kisaran harga paling populer, secara signifikan meningkatkan efisiensi modal untuk aset utama dan stablecoin, memberikan harga yang lebih baik bagi trader.
DAMM (Market Maker Otomatis Dinamis): lebih mirip dengan strategi adaptif, sangat cocok untuk aset baru atau ekor panjang aset yang belum membentuk mode stabil. Ia mempertimbangkan kondisi pasar, secara dinamis menyesuaikan parameter, menyediakan likuiditas dan mengelola risiko untuk market maker.
Ini bukan sekadar beberapa opsi tambahan, tetapi perubahan radikal dalam pendekatan. Secara tradisional, trader mencari pasar terbaik untuk perdagangan tertentu. Dan ide Ferra — memungkinkan aset itu sendiri memilih atau bahkan menentukan model likuiditas yang paling optimal.
Bagi penyedia likuiditas, ini berarti mereka dapat memilih mesin penggerak sesuai dengan penilaian risiko dan volatilitas berbagai aset, untuk menghasilkan lebih banyak dari biaya transaksi. Bagi trader, ini berarti bahwa terlepas dari aset yang mereka perdagangkan, mereka dapat beroperasi dalam lingkungan yang lebih memahami fitur khusus dari aset tersebut, mendapatkan harga yang lebih adil dan efisien.
@ferra_protocol #Ferra #SuiNetwork #PrivateTG #KaitoYap @KaitoAI #Yap
Model CPMM sederhana namun kurang efisien, untuk stablecoin bisa menyebabkan slippage; untuk aset dengan likuiditas rendah, memperburuk volatilitas. Pasar dibatasi oleh cetakan yang seragam, mengabaikan karakteristik aset.
Intuisi inti dari Ferra Protocol adalah: aset yang berbeda seharusnya hidup di lingkungan likuiditas yang berbeda pula.
Ini bukan menciptakan satu model akhir untuk menyelesaikan semua masalah, melainkan membangun platform yang dapat menampung berbagai mesin profesional:
DLMM (Dynamic Liquidity Market Maker): seperti sistem sensor pintar yang disiapkan untuk aset dengan volatilitas tinggi dan pola transaksi yang beragam. Likuiditas dapat disesuaikan secara dinamis berdasarkan fluktuasi suasana pasar dan lonjakan volume transaksi, merespons kondisi pasar secara fleksibel.
CLMM (Centralized Liquidity Market Maker): ini adalah instrumen canggih yang disiapkan untuk pasangan transaksi yang matang. Likuiditas dikonsentrasikan dalam kisaran harga transaksi yang paling umum, secara signifikan meningkatkan efisiensi modal perdagangan untuk aset utama dan stablecoin, memberi trader harga yang lebih baik.
DAMM (Dynamic Automated Market Maker): lebih seperti seorang strategi adaptif, sangat cocok untuk aset baru atau aset ekor panjang yang belum membentuk pola stabil. Ia mampu menggabungkan kondisi pasar, menyesuaikan parameter secara dinamis, dan sekaligus mengelola risiko bagi market maker saat menyediakan likuiditas.
Ini bukan sekadar menambahkan beberapa opsi, melainkan perubahan paradigma secara mendasar. Pendekatan tradisional adalah trader mencari pasar yang paling cocok untuk suatu transaksi. Sedangkan ide Ferra adalah membiarkan aset itu sendiri menyesuaikan, bahkan mendefinisikan model likuiditas yang paling sesuai.
Bagi penyedia likuiditas, ini berarti mereka dapat memilih mesin yang paling cocok berdasarkan penilaian risiko dan volatilitas aset berbeda, untuk menyediakan likuiditas dan mendapatkan biaya secara lebih efisien. Bagi trader, ini berarti mereka dapat melakukan transaksi di lingkungan yang lebih memahami karakteristik aset tersebut, mendapatkan harga yang lebih adil dan efisien.
@ferra_protocol #Ferra #SuiNetwork #PrivateTG #KaitoYap @KaitoAI #Yap