## Vayu Robotics Meluncurkan Solusi Pengiriman Otomatis yang Hemat Biaya, Raih Kesepakatan Komersial Utama 2.500 Unit
Lomba untuk menyelesaikan logistik e-commerce baru saja dipercepat. Vayu Robotics telah memperkenalkan robot pengiriman otomatis generasi pertama—sebuah sistem yang menghindari buku panduan robotik tradisional dengan menggantikan sensor lidar mahal dengan sensing pasif berbiaya rendah yang dikombinasikan dengan model persepsi berbasis AI.
### Masalah yang Mereka Atasi
Perdagangan online sedang berkembang pesat. Pada tahun 2027, diperkirakan 23% dari pembelian ritel Amerika akan dilakukan secara online, namun biaya pengiriman per unit belum mengalami perubahan. Sebagian besar robot pengiriman yang ada saat ini mengandalkan hardware lidar yang mahal dipadukan dengan tumpukan perangkat lunak yang kaku dan satu tugas yang kesulitan saat kondisi berubah. Vayu Robotics mengambil pendekatan berbeda: membangun perangkat lunak persepsi yang lebih pintar sehingga Anda tidak perlu sensor yang mahal.
### Cara Kerjanya
Perusahaan mengembangkan model dasar mobilitas berbasis transformer yang bekerja bersama sensor pasif untuk menangani navigasi otomatis tanpa rute yang dipetakan sebelumnya. Hasilnya adalah robot yang bergerak secara otomatis di jalan kota, menavigasi interior toko, dan membongkar paket di jalan masuk perumahan—semua sambil membawa muatan hingga 100 lbs dan melaju di bawah 20mph. Pendekatan tanpa lidar ini secara dramatis mengurangi biaya hardware sementara model AI menangani kompleksitas dunia nyata yang biasanya memerlukan pemrograman manual.
### Tim dan Pendukung
Vayu Robotics didirikan oleh tiga veteran robotik: Anand Gopalan (yang membawa lidar pemimpin Velodyne ke pasar publik pada 2020), Mahesh Krishnamurthi (dulu di Apple dan Lyft), dan Nitish Srivastava (Apple dan laboratorium Geoffrey Hinton di University of Toronto). Hinton sendiri memberi nasihat kepada perusahaan. Startup ini telah mengamankan dana sebesar $12.7M dari Khosla Ventures dan Lockheed Martin Ventures.
### Perjalanan Komersial Awal
Validasi nyata: salah satu pemain besar e-commerce telah menandatangani kontrak besar untuk menempatkan 2.500 robot Vayu untuk operasi pengiriman super cepat. Pelanggan komersial tambahan dilaporkan sedang dalam negosiasi. Perusahaan juga bermitra dengan produsen robotik global untuk mengadaptasi teknologi sensing-nya untuk aplikasi robotik lain di luar pengiriman.
### Langkah Selanjutnya
Perangkat lunak Vayu bersifat form-factor-agnostic, saat ini diterapkan di berbagai platform berroda. Para pendiri berencana untuk memperluas ke robot berkaki empat dan dua, memposisikan teknologi ini sebagai "sistem saraf" dasar untuk seluruh kategori sistem otomatis. Seiring pasar robot pengiriman matang, Vayu melihat aplikasi di berbagai industri—logistik, kesehatan, manufaktur, dan lainnya.
Intisari utama: mendemokratisasi robotik melalui hardware yang lebih murah dan AI yang lebih dapat disesuaikan. Jika Vayu berhasil, ini bisa mengubah cara barang bergerak di kota selama dekade berikutnya.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
## Vayu Robotics Meluncurkan Solusi Pengiriman Otomatis yang Hemat Biaya, Raih Kesepakatan Komersial Utama 2.500 Unit
Lomba untuk menyelesaikan logistik e-commerce baru saja dipercepat. Vayu Robotics telah memperkenalkan robot pengiriman otomatis generasi pertama—sebuah sistem yang menghindari buku panduan robotik tradisional dengan menggantikan sensor lidar mahal dengan sensing pasif berbiaya rendah yang dikombinasikan dengan model persepsi berbasis AI.
### Masalah yang Mereka Atasi
Perdagangan online sedang berkembang pesat. Pada tahun 2027, diperkirakan 23% dari pembelian ritel Amerika akan dilakukan secara online, namun biaya pengiriman per unit belum mengalami perubahan. Sebagian besar robot pengiriman yang ada saat ini mengandalkan hardware lidar yang mahal dipadukan dengan tumpukan perangkat lunak yang kaku dan satu tugas yang kesulitan saat kondisi berubah. Vayu Robotics mengambil pendekatan berbeda: membangun perangkat lunak persepsi yang lebih pintar sehingga Anda tidak perlu sensor yang mahal.
### Cara Kerjanya
Perusahaan mengembangkan model dasar mobilitas berbasis transformer yang bekerja bersama sensor pasif untuk menangani navigasi otomatis tanpa rute yang dipetakan sebelumnya. Hasilnya adalah robot yang bergerak secara otomatis di jalan kota, menavigasi interior toko, dan membongkar paket di jalan masuk perumahan—semua sambil membawa muatan hingga 100 lbs dan melaju di bawah 20mph. Pendekatan tanpa lidar ini secara dramatis mengurangi biaya hardware sementara model AI menangani kompleksitas dunia nyata yang biasanya memerlukan pemrograman manual.
### Tim dan Pendukung
Vayu Robotics didirikan oleh tiga veteran robotik: Anand Gopalan (yang membawa lidar pemimpin Velodyne ke pasar publik pada 2020), Mahesh Krishnamurthi (dulu di Apple dan Lyft), dan Nitish Srivastava (Apple dan laboratorium Geoffrey Hinton di University of Toronto). Hinton sendiri memberi nasihat kepada perusahaan. Startup ini telah mengamankan dana sebesar $12.7M dari Khosla Ventures dan Lockheed Martin Ventures.
### Perjalanan Komersial Awal
Validasi nyata: salah satu pemain besar e-commerce telah menandatangani kontrak besar untuk menempatkan 2.500 robot Vayu untuk operasi pengiriman super cepat. Pelanggan komersial tambahan dilaporkan sedang dalam negosiasi. Perusahaan juga bermitra dengan produsen robotik global untuk mengadaptasi teknologi sensing-nya untuk aplikasi robotik lain di luar pengiriman.
### Langkah Selanjutnya
Perangkat lunak Vayu bersifat form-factor-agnostic, saat ini diterapkan di berbagai platform berroda. Para pendiri berencana untuk memperluas ke robot berkaki empat dan dua, memposisikan teknologi ini sebagai "sistem saraf" dasar untuk seluruh kategori sistem otomatis. Seiring pasar robot pengiriman matang, Vayu melihat aplikasi di berbagai industri—logistik, kesehatan, manufaktur, dan lainnya.
Intisari utama: mendemokratisasi robotik melalui hardware yang lebih murah dan AI yang lebih dapat disesuaikan. Jika Vayu berhasil, ini bisa mengubah cara barang bergerak di kota selama dekade berikutnya.