SmartMetric Inc. (OTCQB: SMME), pengembang teknologi kartu pembayaran berbasis sidik jari, telah mengumumkan kemajuan signifikan dalam jadwal produksi setelah mengatasi tantangan pengadaan yang berkepanjangan dan gangguan produksi. Penawaran kartu kredit berbasis biometrik perusahaan diposisikan untuk memulai output pabrik dari pusat manufaktur Asia Timur.
Menembus Hambatan Produksi
Bulan-bulan terakhir, SmartMetric menghadapi hambatan besar yang berakar pada kekurangan komponen dan kendala manufaktur regional. Namun, perubahan terbaru dalam regulasi pemerintah telah meringankan mandat penutupan pabrik sebelumnya, secara substansial meningkatkan kepastian operasional. Perusahaan menekankan bahwa modifikasi kebijakan ini memungkinkan peta jalan produksi yang lebih dapat diprediksi ke depan.
Strategi Manufaktur Ganda
Untuk mengurangi gangguan pasokan di masa depan, SmartMetric telah memulai pengaturan produksi kartu domestik di Amerika Serikat sambil mempertahankan infrastruktur manufaktur luar negeri berkapasitas tinggi yang sudah ada. Fasilitas Asia Timur perusahaan memiliki kapasitas produksi satu juta unit per bulan. Dengan membangun hubungan manufaktur paralel di berbagai benua, SmartMetric bertujuan memperkuat ketahanan terhadap potensi kemacetan di masa depan sekaligus memperluas kapasitas output bulanan secara keseluruhan.
Teknologi Unggulan dalam Pasar yang Berkembang
Kartu kredit biometrik SmartMetric mewakili solusi yang berbeda di sektor keamanan pembayaran, hasil dari bertahun-tahun pengembangan yang fokus pada pengalaman pengguna dan integrasi keamanan.
“Kami menyadari bahwa memperkenalkan kategori kartu kredit yang benar-benar baru—yang memenuhi standar sertifikasi industri yang ketat—merupakan tugas yang kompleks,” kata Presiden dan CEO SmartMetric Chaya Hendrick. “Namun, kami optimistis terhadap prospek pertumbuhan saat kami meluncurkan kartu generasi berikutnya ini yang dilengkapi autentikasi sidik jari biometrik terintegrasi.”
Menangani Peluang Pasar yang Besar
Peluang ini menyasar infrastruktur yang sangat besar yang sudah ada: data EMVCo mencatat 10,8 miliar kartu chip EMV yang beredar aktif secara global pada akhir 2020—menggambarkan pertumbuhan substansial sekitar satu miliar unit dari periode dua belas bulan sebelumnya. Inovasi biometrik SmartMetric secara langsung menargetkan segmen kartu kredit dan debit berbasis chip bernilai miliaran dolar ini, memposisikan teknologi ini untuk mendapatkan adopsi yang berarti dalam jaringan pembayaran yang sudah mapan.
Perusahaan terus memperluas skala menuju penerapan komersial seiring terus terselesaikannya ketidakpastian produksi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
SmartMetric Maju Pada Garis Watu Produksi Kartu Biometrik Setelah Peningkatan Rantai Pasokan
SmartMetric Inc. (OTCQB: SMME), pengembang teknologi kartu pembayaran berbasis sidik jari, telah mengumumkan kemajuan signifikan dalam jadwal produksi setelah mengatasi tantangan pengadaan yang berkepanjangan dan gangguan produksi. Penawaran kartu kredit berbasis biometrik perusahaan diposisikan untuk memulai output pabrik dari pusat manufaktur Asia Timur.
Menembus Hambatan Produksi
Bulan-bulan terakhir, SmartMetric menghadapi hambatan besar yang berakar pada kekurangan komponen dan kendala manufaktur regional. Namun, perubahan terbaru dalam regulasi pemerintah telah meringankan mandat penutupan pabrik sebelumnya, secara substansial meningkatkan kepastian operasional. Perusahaan menekankan bahwa modifikasi kebijakan ini memungkinkan peta jalan produksi yang lebih dapat diprediksi ke depan.
Strategi Manufaktur Ganda
Untuk mengurangi gangguan pasokan di masa depan, SmartMetric telah memulai pengaturan produksi kartu domestik di Amerika Serikat sambil mempertahankan infrastruktur manufaktur luar negeri berkapasitas tinggi yang sudah ada. Fasilitas Asia Timur perusahaan memiliki kapasitas produksi satu juta unit per bulan. Dengan membangun hubungan manufaktur paralel di berbagai benua, SmartMetric bertujuan memperkuat ketahanan terhadap potensi kemacetan di masa depan sekaligus memperluas kapasitas output bulanan secara keseluruhan.
Teknologi Unggulan dalam Pasar yang Berkembang
Kartu kredit biometrik SmartMetric mewakili solusi yang berbeda di sektor keamanan pembayaran, hasil dari bertahun-tahun pengembangan yang fokus pada pengalaman pengguna dan integrasi keamanan.
“Kami menyadari bahwa memperkenalkan kategori kartu kredit yang benar-benar baru—yang memenuhi standar sertifikasi industri yang ketat—merupakan tugas yang kompleks,” kata Presiden dan CEO SmartMetric Chaya Hendrick. “Namun, kami optimistis terhadap prospek pertumbuhan saat kami meluncurkan kartu generasi berikutnya ini yang dilengkapi autentikasi sidik jari biometrik terintegrasi.”
Menangani Peluang Pasar yang Besar
Peluang ini menyasar infrastruktur yang sangat besar yang sudah ada: data EMVCo mencatat 10,8 miliar kartu chip EMV yang beredar aktif secara global pada akhir 2020—menggambarkan pertumbuhan substansial sekitar satu miliar unit dari periode dua belas bulan sebelumnya. Inovasi biometrik SmartMetric secara langsung menargetkan segmen kartu kredit dan debit berbasis chip bernilai miliaran dolar ini, memposisikan teknologi ini untuk mendapatkan adopsi yang berarti dalam jaringan pembayaran yang sudah mapan.
Perusahaan terus memperluas skala menuju penerapan komersial seiring terus terselesaikannya ketidakpastian produksi.