Dalam dunia kripto, ada kontradiksi yang mungkin belum Anda sadari yang sedang membesar.
Blockchain mengklaim akan desentralisasi dan tidak dapat diubah, namun "kebenaran data" yang mendukung ekosistem seperti protokol DeFi, game chain, dan pasar NFT justru dikuasai oleh beberapa penyedia data terpusat. Ini seperti Anda menggunakan kunci pintu terbaik di dunia untuk melindungi brankas (smart contract), tetapi penjaga yang memberi tahu Anda apakah dunia luar aman mungkin saja korup.
Paradoks terbesar di bidang kripto ada di sini—dan APRO sedang melakukan reformasi total terhadap sistem "penjaga" ini.
Bagaimana cara kerja oracle tradisional? Sebuah penyedia data mengambil harga dari situs web dan langsung mengunggahnya ke blockchain. Jika sumbernya salah, seluruh ekosistem di chain akan ikut rusak. Tidak ada mekanisme check and balance di tahap ini.
APRO memikirkan pendekatan berbeda. Ia tidak menghasilkan data sendiri, melainkan berperan sebagai "pengadilan data + pusat anti penipuan". Bagaimana caranya?
**Lapisan pertama adalah pengumpulan intelijen dan pemeriksaan kualitas.** Ribuan node independen di seluruh dunia (perhatikan, bukan satu perusahaan) secara paralel mengambil data dari ratusan sumber. Setelah pengambilan data selesai, model AI ikut campur—berfungsi sebagai pemeriksa kualitas, melakukan cross-check informasi, mengidentifikasi data palsu, bahkan mampu memahami makna laporan audit dan berita. Informasi awal yang kacau ini kemudian disaring menjadi "kesimpulan awal" yang bersih dan dapat diandalkan.
**Lapisan kedua adalah voting kolektif dan keputusan akhir.** Kesimpulan awal ini kemudian diserahkan ke jaringan node untuk voting demokratis. Jika terjadi sengketa, mekanisme penyelesaian sengketa akan diaktifkan.
Proses ini mengubah kepercayaan dari sesuatu yang metafisik menjadi sebuah proyek yang dapat diverifikasi—setiap langkah terekam, setiap langkah dapat diaudit. Inilah seperti apa oracle seharusnya.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
5 Suka
Hadiah
5
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
zkProofInThePudding
· 20jam yang lalu
Ini lagi mimpi indah tentang "desentralisasi", pada akhirnya tetap saja orang-orang di sumber data yang menentukan segalanya
Lihat AsliBalas0
DeFiChef
· 20jam yang lalu
Ini lagi-lagi tentang cerita oracle... Menggambarkannya dengan sangat meyakinkan, tetapi berapa banyak yang benar-benar bisa menjalankan sistem ini dengan lancar?
Lihat AsliBalas0
SchrodingerProfit
· 20jam yang lalu
Ini lagi-lagi tentang cerita oracle, dibicarakan dengan sangat mewah... Masalahnya, apakah sistem ini benar-benar bisa diterapkan di dunia nyata?
Lihat AsliBalas0
VibesOverCharts
· 20jam yang lalu
Ini lagi-lagi tentang cerita oracle, tapi kali ini terdengar berbeda... Sistem voting multi-node memang lebih dapat diandalkan daripada satu data vendor, tapi khawatir nanti akan berubah menjadi kelompok kepentingan baru
Lihat AsliBalas0
PrivateKeyParanoia
· 20jam yang lalu
Sekali lagi teori penyelamat oracle... Eh, tapi kali ini logikanya sepertinya tidak begitu aneh? Banyak sumber + AI quality check + voting memang lebih dapat diandalkan daripada sumber data tunggal, tapi yang benar-benar penting adalah bagaimana mekanisme insentif node dirancang, kalau tidak nanti jadi pesta kelompok kepentingan baru lagi
Dalam dunia kripto, ada kontradiksi yang mungkin belum Anda sadari yang sedang membesar.
Blockchain mengklaim akan desentralisasi dan tidak dapat diubah, namun "kebenaran data" yang mendukung ekosistem seperti protokol DeFi, game chain, dan pasar NFT justru dikuasai oleh beberapa penyedia data terpusat. Ini seperti Anda menggunakan kunci pintu terbaik di dunia untuk melindungi brankas (smart contract), tetapi penjaga yang memberi tahu Anda apakah dunia luar aman mungkin saja korup.
Paradoks terbesar di bidang kripto ada di sini—dan APRO sedang melakukan reformasi total terhadap sistem "penjaga" ini.
Bagaimana cara kerja oracle tradisional? Sebuah penyedia data mengambil harga dari situs web dan langsung mengunggahnya ke blockchain. Jika sumbernya salah, seluruh ekosistem di chain akan ikut rusak. Tidak ada mekanisme check and balance di tahap ini.
APRO memikirkan pendekatan berbeda. Ia tidak menghasilkan data sendiri, melainkan berperan sebagai "pengadilan data + pusat anti penipuan". Bagaimana caranya?
**Lapisan pertama adalah pengumpulan intelijen dan pemeriksaan kualitas.** Ribuan node independen di seluruh dunia (perhatikan, bukan satu perusahaan) secara paralel mengambil data dari ratusan sumber. Setelah pengambilan data selesai, model AI ikut campur—berfungsi sebagai pemeriksa kualitas, melakukan cross-check informasi, mengidentifikasi data palsu, bahkan mampu memahami makna laporan audit dan berita. Informasi awal yang kacau ini kemudian disaring menjadi "kesimpulan awal" yang bersih dan dapat diandalkan.
**Lapisan kedua adalah voting kolektif dan keputusan akhir.** Kesimpulan awal ini kemudian diserahkan ke jaringan node untuk voting demokratis. Jika terjadi sengketa, mekanisme penyelesaian sengketa akan diaktifkan.
Proses ini mengubah kepercayaan dari sesuatu yang metafisik menjadi sebuah proyek yang dapat diverifikasi—setiap langkah terekam, setiap langkah dapat diaudit. Inilah seperti apa oracle seharusnya.