Blade Urban Air Mobility secara resmi menutup kombinasi bisnisnya dengan Experience Investment Corp. (NASDAQ: EXPC), membuka jalan bagi perusahaan yang akan menjadi perusahaan pertama yang terdaftar secara publik yang fokus pada solusi mobilitas udara perkotaan. Entitas gabungan, yang beroperasi di bawah Blade Air Mobility, Inc., akan mencantumkan sahamnya di NASDAQ mulai 10 Mei 2021, dengan simbol ticker “BLDE” untuk saham biasa dan “BLDEW” untuk waran.
Angka-angka: $365 Juta Mendukung Ekspansi
Kesepakatan ini menghasilkan sekitar $365 juta dalam pendapatan kotor, dengan sedikit penebusan saham oleh pemegang saham. Suntikan modal ini lebih dari sekadar putaran pendanaan—ini diposisikan sebagai katalis untuk mempercepat strategi akuisisi Blade dan ekspansi geografis ke pasar baru. Transaksi ini difasilitasi dengan KSL Capital Partners sebagai sponsor di balik kendaraan SPAC.
Posisi Strategis dalam Transisi Pesawat EV
Apa yang membedakan masuknya Blade ke pasar publik adalah model bisnis operasionalnya yang digabungkan dengan kemitraan yang berorientasi ke depan. Perusahaan telah menandatangani perjanjian dengan produsen Pesawat Vertikal Elektrik Beta Technologies dan Wisk Aero, menandakan komitmen untuk beralih dari operasi helikopter tradisional menuju mobilitas udara perkotaan yang lebih tenang dan tanpa emisi.
Rob Wiesenthal, CEO dan Pendiri Blade, menekankan bahwa kemitraan terbaru akan memungkinkan perusahaan beralih ke transportasi udara yang bebas emisi dan hemat biaya. Perusahaan berencana meluncurkan kembali layanan Bandara New York dan telah bermitra dengan platform perjalanan KAYAK untuk meningkatkan jangkauan pasar. Kenneth B. Lerer, Ketua, menggambarkan transaksi ini sebagai “transformasional,” mencatat bahwa modal tersebut memungkinkan skala pasar yang cepat seiring Pesawat Vertikal Elektrik menjadi tersedia secara komersial.
Kelangsungan Manajemen di Tengah Fase Pertumbuhan
Struktur kepemimpinan yang ada tetap utuh, dengan Melissa Tomkiel melanjutkan sebagai Presiden, Will Heyburn sebagai Chief Financial Officer, dan Brandon Keene sebagai Chief Technology Officer. Konsistensi ini menunjukkan stabilitas operasional saat perusahaan menavigasi transisinya dari pasar swasta ke pasar publik.
Posisi Pasar dalam Lanskap yang Berubah
Blade beroperasi dengan model asset-light yang memanfaatkan infrastruktur terminal penumpang eksklusif, dirancang untuk memfasilitasi adopsi teknologi pesawat generasi berikutnya secara mulus. Perusahaan menangani kemacetan di jalur darat yang padat lalu lintas di seluruh AS dan pasar internasional, menempatkan dirinya di persimpangan inovasi transportasi dan tren mobilitas tanpa emisi.
Penyelesaian IPO ini menandai meningkatnya kepercayaan investor terhadap keberlanjutan komersial sektor mobilitas udara perkotaan dan potensinya sebagai solusi tantangan transportasi perkotaan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Debut NASDAQ Blade Menandai Tonggak Sejarah bagi Industri Mobilitas Udara Perkotaan
Blade Urban Air Mobility secara resmi menutup kombinasi bisnisnya dengan Experience Investment Corp. (NASDAQ: EXPC), membuka jalan bagi perusahaan yang akan menjadi perusahaan pertama yang terdaftar secara publik yang fokus pada solusi mobilitas udara perkotaan. Entitas gabungan, yang beroperasi di bawah Blade Air Mobility, Inc., akan mencantumkan sahamnya di NASDAQ mulai 10 Mei 2021, dengan simbol ticker “BLDE” untuk saham biasa dan “BLDEW” untuk waran.
Angka-angka: $365 Juta Mendukung Ekspansi
Kesepakatan ini menghasilkan sekitar $365 juta dalam pendapatan kotor, dengan sedikit penebusan saham oleh pemegang saham. Suntikan modal ini lebih dari sekadar putaran pendanaan—ini diposisikan sebagai katalis untuk mempercepat strategi akuisisi Blade dan ekspansi geografis ke pasar baru. Transaksi ini difasilitasi dengan KSL Capital Partners sebagai sponsor di balik kendaraan SPAC.
Posisi Strategis dalam Transisi Pesawat EV
Apa yang membedakan masuknya Blade ke pasar publik adalah model bisnis operasionalnya yang digabungkan dengan kemitraan yang berorientasi ke depan. Perusahaan telah menandatangani perjanjian dengan produsen Pesawat Vertikal Elektrik Beta Technologies dan Wisk Aero, menandakan komitmen untuk beralih dari operasi helikopter tradisional menuju mobilitas udara perkotaan yang lebih tenang dan tanpa emisi.
Rob Wiesenthal, CEO dan Pendiri Blade, menekankan bahwa kemitraan terbaru akan memungkinkan perusahaan beralih ke transportasi udara yang bebas emisi dan hemat biaya. Perusahaan berencana meluncurkan kembali layanan Bandara New York dan telah bermitra dengan platform perjalanan KAYAK untuk meningkatkan jangkauan pasar. Kenneth B. Lerer, Ketua, menggambarkan transaksi ini sebagai “transformasional,” mencatat bahwa modal tersebut memungkinkan skala pasar yang cepat seiring Pesawat Vertikal Elektrik menjadi tersedia secara komersial.
Kelangsungan Manajemen di Tengah Fase Pertumbuhan
Struktur kepemimpinan yang ada tetap utuh, dengan Melissa Tomkiel melanjutkan sebagai Presiden, Will Heyburn sebagai Chief Financial Officer, dan Brandon Keene sebagai Chief Technology Officer. Konsistensi ini menunjukkan stabilitas operasional saat perusahaan menavigasi transisinya dari pasar swasta ke pasar publik.
Posisi Pasar dalam Lanskap yang Berubah
Blade beroperasi dengan model asset-light yang memanfaatkan infrastruktur terminal penumpang eksklusif, dirancang untuk memfasilitasi adopsi teknologi pesawat generasi berikutnya secara mulus. Perusahaan menangani kemacetan di jalur darat yang padat lalu lintas di seluruh AS dan pasar internasional, menempatkan dirinya di persimpangan inovasi transportasi dan tren mobilitas tanpa emisi.
Penyelesaian IPO ini menandai meningkatnya kepercayaan investor terhadap keberlanjutan komersial sektor mobilitas udara perkotaan dan potensinya sebagai solusi tantangan transportasi perkotaan.