Pagi melihat laporan penghasilan, malam tidak peduli apapun, angka dalam akun begitu besar sehingga tidak perlu dihitung satu per satu. Akumulasi kekayaan sampai pada tahap tertentu, yang tersisa hanyalah beberapa baris angka dingin di layar.
Beberapa waktu yang lalu, saya merapikan posisi saya dan baru menyadari bahwa sebagian besar aset saya sudah terkumpul di BTC dan ETH. Tidak perlu memantau pasar, tidak perlu bangun tengah malam untuk melihat pergerakan harga, malah merasa ada yang kurang. Terkadang saya teringat pada diri saya yang 8 tahun yang lalu—mengumpulkan 2000U dan langsung terjun, sama sekali tidak mengerti apa itu stop loss. Saat itu, demi mengejar sebuah tren, saya bisa begadang sampai jam 3 pagi, satu pergerakan 0.1 poin bisa mempengaruhi suasana hati seharian, setiap uang yang didapat bercampur dengan rasa keringat.
Orang-orang di sekitar sering bertanya: "Sudah mencapai kebebasan finansial, masih repot-repot apa?" Sebenarnya bukan masalah uang. Ini tentang melihat banyak pemula yang masuk dengan jumlah kecil yang mereka kumpulkan dengan susah payah, hanya karena tidak ada yang memberi arahan, mereka terjatuh ke dalam lubang yang sebenarnya bisa dihindari. Melihat mereka dari "tidak mengerti candlestick" perlahan-lahan berkembang menjadi "dapat menghasilkan keuntungan secara stabil", kepuasan itu lebih menggairahkan daripada hanya menambah beberapa nol di akun.
Jadi hari ini saya ingin berbicara bukan tentang teori yang rumit, tetapi ingin membagikan tiga "cara bodoh" yang telah saya kumpulkan selama 8 tahun berjuang. Semua ini adalah konten praktis yang bisa langsung digunakan oleh pemula, dan juga adalah kebenaran yang sangat saya harapkan ada yang menjelaskan dengan jelas pada saya.
Mari kita mulai dari yang pertama: Lebih baik rugi dengan pemahaman, daripada untung dengan kebingungan — stop loss adalah tali penyelamatmu.
Saya awalnya mengalami kerugian tiga transaksi berturut-turut, dan penyebabnya selalu sama: "Tunggu sebentar lagi, mungkin akan ada rebound?"
Namun yang datang justru adalah pemotongan modal secara langsung. Yang terburuk adalah ketika saya membeli koin kecil yang baru diluncurkan, turun 20% dan saya masih bertahan, akhirnya saya kehilangan 80%. Setelah kejadian itu, saya benar-benar tersadar: menghentikan kerugian bukanlah tanda menyerah, melainkan memberikan jalan keluar untuk kesalahan penilaian diri.
Sejak saat itu, saya menetapkan aturan keras untuk diri saya sendiri: setiap transaksi harus menetapkan stop loss 8% (persentase spesifik masih harus disesuaikan dengan kemampuan risiko Anda). Kebiasaan ini terus saya terapkan hingga sekarang.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
12 Suka
Hadiah
12
3
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
LuckyHashValue
· 2025-12-22 21:52
Stop loss ini memang baik untuk dibicarakan, dulu saya juga termasuk派 yang bertahan, sebuah koin kecil turun dari 20% ke 80% baru saya menyadari, sekarang menetapkan aturan besi 8% juga dilakukan seperti ini, memang telah menyelamatkan hidup.
Lihat AsliBalas0
MissedAirdropAgain
· 2025-12-22 21:47
Benar, diri saya yang mengawasi pasar pada pukul 3 pagi 8 tahun yang lalu sudah lama mati, sekarang hanya ingin melihat para pemula tidak jatuh ke dalam lubang yang pernah saya injak.
Pagi melihat laporan penghasilan, malam tidak peduli apapun, angka dalam akun begitu besar sehingga tidak perlu dihitung satu per satu. Akumulasi kekayaan sampai pada tahap tertentu, yang tersisa hanyalah beberapa baris angka dingin di layar.
Beberapa waktu yang lalu, saya merapikan posisi saya dan baru menyadari bahwa sebagian besar aset saya sudah terkumpul di BTC dan ETH. Tidak perlu memantau pasar, tidak perlu bangun tengah malam untuk melihat pergerakan harga, malah merasa ada yang kurang. Terkadang saya teringat pada diri saya yang 8 tahun yang lalu—mengumpulkan 2000U dan langsung terjun, sama sekali tidak mengerti apa itu stop loss. Saat itu, demi mengejar sebuah tren, saya bisa begadang sampai jam 3 pagi, satu pergerakan 0.1 poin bisa mempengaruhi suasana hati seharian, setiap uang yang didapat bercampur dengan rasa keringat.
Orang-orang di sekitar sering bertanya: "Sudah mencapai kebebasan finansial, masih repot-repot apa?" Sebenarnya bukan masalah uang. Ini tentang melihat banyak pemula yang masuk dengan jumlah kecil yang mereka kumpulkan dengan susah payah, hanya karena tidak ada yang memberi arahan, mereka terjatuh ke dalam lubang yang sebenarnya bisa dihindari. Melihat mereka dari "tidak mengerti candlestick" perlahan-lahan berkembang menjadi "dapat menghasilkan keuntungan secara stabil", kepuasan itu lebih menggairahkan daripada hanya menambah beberapa nol di akun.
Jadi hari ini saya ingin berbicara bukan tentang teori yang rumit, tetapi ingin membagikan tiga "cara bodoh" yang telah saya kumpulkan selama 8 tahun berjuang. Semua ini adalah konten praktis yang bisa langsung digunakan oleh pemula, dan juga adalah kebenaran yang sangat saya harapkan ada yang menjelaskan dengan jelas pada saya.
Mari kita mulai dari yang pertama: Lebih baik rugi dengan pemahaman, daripada untung dengan kebingungan — stop loss adalah tali penyelamatmu.
Saya awalnya mengalami kerugian tiga transaksi berturut-turut, dan penyebabnya selalu sama: "Tunggu sebentar lagi, mungkin akan ada rebound?"
Namun yang datang justru adalah pemotongan modal secara langsung. Yang terburuk adalah ketika saya membeli koin kecil yang baru diluncurkan, turun 20% dan saya masih bertahan, akhirnya saya kehilangan 80%. Setelah kejadian itu, saya benar-benar tersadar: menghentikan kerugian bukanlah tanda menyerah, melainkan memberikan jalan keluar untuk kesalahan penilaian diri.
Sejak saat itu, saya menetapkan aturan keras untuk diri saya sendiri: setiap transaksi harus menetapkan stop loss 8% (persentase spesifik masih harus disesuaikan dengan kemampuan risiko Anda). Kebiasaan ini terus saya terapkan hingga sekarang.