1949 tahun: Evakuasi besar-besaran Chiang Kai-shek ke Taiwan

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Ketika Chiang Kai-shek dan pendukungnya dievakuasi ke Taiwan pada tahun 1949, mereka membawa salah satu harta terbesar - baik materi maupun budaya. Momen bersejarah ini tetap dikenang sebagai salah satu pemindahan aset negara terbesar dalam sejarah modern.

Potensi manusia dan kekuatan militer

Operasi evakuasi mencakup lebih dari 600 ribu sisa pasukan Kuomintang bersama sekitar dua juta warga sipil. Di antaranya tidak hanya tentara dan pejabat, tetapi juga ilmuwan terkemuka, akademisi, dan intelektual dari institusi paling bergengsi saat itu - terutama dari Akademi Ilmu Pengetahuan Tengah.

Harta karun perang emas

Aset materi utama adalah lebih dari 4 juta liang emas - jumlah besar logam mulia yang menjadi dasar keuangan pemerintahan baru di pulau tersebut.

Harta nasional seni dan budaya

Yang paling berharga yang berhasil dievakuasi adalah koleksi warisan budaya yang tak tertandingi. Dari Museum Istana Nasional dibawa 3200 kotak yang berisi 3409 benda warisan budaya, 2950 kotak barang antik, 18 kotak buku langka, 7 kotak dokumen arsip, serta karya seni lukis dan kaligrafi dari para master terkenal dari abad-abad lalu.

Selain itu, dari Museum Nasional Nanjing dipindahkan 220 kotak pameran, dan dari Perpustakaan Sentral 60 kotak edisi langka, sebagian besar dicetak sebelum Dinasti Ming, termasuk versi editorial berharga dan manuskrip.

Institut Sejarah dan Linguistik menyerahkan 120 kotak artefak, yang paling halus adalah inskripsi pada perisai kura-kura dan epigraf batu kuno. Juga dievakuasi 60 kotak arsip negara tentang perjanjian internasional dari era Dinasti Qing akhir dan Republik.

Tokoh terkenal dan pemimpin spiritual

Chiang Kai-shek membawa serta tokoh legendaris yang namanya tertulis dalam sejarah. Di antaranya adalah keturunan langsung terakhir Konfusius, Pangeran Kong Dechen, guru langit ke-63 dari keturunan Zhang Enpu, dan biksu Buddha terkenal Zhang Jia Hutukcu. Evakuasi mereka melambangkan pemindahan tidak hanya kekayaan materi, tetapi juga warisan spiritual dan intelektual peradaban.

Dengan demikian, tahun 1949 menjadi tahun ketika Chiang Kai-shek berhasil memindahkan salah satu koleksi harta negara dan warisan budaya terbesar dalam sejarah dunia.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)