## Bagaimana Sikap Yordania terhadap Cryptocurrency? Peta Larangan Global
Banyak orang ingin mengetahui apakah Yordania mengizinkan pembelian dan perdagangan cryptocurrency. Pada kenyataannya, sikap regulasi terhadap cryptocurrency sangat bervariasi di seluruh dunia. Saat ini, lebih dari 50 negara dan wilayah di seluruh dunia memberlakukan berbagai tingkat pembatasan terhadap aset kripto.
### Larangan Cryptocurrency Global dibagi menjadi dua kategori utama
Di antara negara dan wilayah ini, sekitar 9 negara menerapkan **kebijakan pelarangan total**, yang berarti semua bentuk aktivitas cryptocurrency—termasuk produksi, kepemilikan, perdagangan, dan penggunaan—secara tegas dilarang. Daftar ini mencakup: Aljazair, Bangladesh, Tiongkok, Mesir, Irak, Maroko, Nepal, Qatar, dan Tunisia.
Sisa sekitar 42 negara dan wilayah menerapkan **model pengaturan tidak langsung**. Tempat-tempat ini tidak secara langsung melarang individu memiliki cryptocurrency, tetapi membatasi secara ketat partisipasi lembaga keuangan—bank dan penyedia layanan keuangan berizin dilarang menyediakan layanan terkait kripto, dan bursa kripto juga tidak dapat beroperasi secara legal di wilayah tersebut. Negara-negara ini termasuk Kazakhstan, Tanzania, Kamerun, Turki, Lebanon, Republik Afrika Tengah, Republik Demokratik Kongo, Indonesia, Bolivia, dan Nigeria.
### Mengapa negara-negara ini membatasi cryptocurrency?
Logika di balik kebijakan keras yang diambil oleh berbagai negara serupa: menjaga stabilitas keuangan, melindungi kedaulatan mata uang nasional, mencegah arus modal lintas negara, memberantas pencucian uang dan pendanaan terorisme. Beberapa negara juga khawatir bahwa aset kripto dapat melemahkan daya tarik mata uang fiat, atau memicu masalah sosial dan kontroversi konsumsi energi.
Bagi investor yang ingin terlibat dalam perdagangan kripto, hal pertama yang perlu dilakukan adalah memastikan kebijakan regulasi di negara atau wilayah tempat tinggal mereka, memahami apakah pembelian cryptocurrency diizinkan, dan apakah mereka dapat menggunakan platform perdagangan, guna menghindari risiko hukum yang tidak perlu.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
## Bagaimana Sikap Yordania terhadap Cryptocurrency? Peta Larangan Global
Banyak orang ingin mengetahui apakah Yordania mengizinkan pembelian dan perdagangan cryptocurrency. Pada kenyataannya, sikap regulasi terhadap cryptocurrency sangat bervariasi di seluruh dunia. Saat ini, lebih dari 50 negara dan wilayah di seluruh dunia memberlakukan berbagai tingkat pembatasan terhadap aset kripto.
### Larangan Cryptocurrency Global dibagi menjadi dua kategori utama
Di antara negara dan wilayah ini, sekitar 9 negara menerapkan **kebijakan pelarangan total**, yang berarti semua bentuk aktivitas cryptocurrency—termasuk produksi, kepemilikan, perdagangan, dan penggunaan—secara tegas dilarang. Daftar ini mencakup: Aljazair, Bangladesh, Tiongkok, Mesir, Irak, Maroko, Nepal, Qatar, dan Tunisia.
Sisa sekitar 42 negara dan wilayah menerapkan **model pengaturan tidak langsung**. Tempat-tempat ini tidak secara langsung melarang individu memiliki cryptocurrency, tetapi membatasi secara ketat partisipasi lembaga keuangan—bank dan penyedia layanan keuangan berizin dilarang menyediakan layanan terkait kripto, dan bursa kripto juga tidak dapat beroperasi secara legal di wilayah tersebut. Negara-negara ini termasuk Kazakhstan, Tanzania, Kamerun, Turki, Lebanon, Republik Afrika Tengah, Republik Demokratik Kongo, Indonesia, Bolivia, dan Nigeria.
### Mengapa negara-negara ini membatasi cryptocurrency?
Logika di balik kebijakan keras yang diambil oleh berbagai negara serupa: menjaga stabilitas keuangan, melindungi kedaulatan mata uang nasional, mencegah arus modal lintas negara, memberantas pencucian uang dan pendanaan terorisme. Beberapa negara juga khawatir bahwa aset kripto dapat melemahkan daya tarik mata uang fiat, atau memicu masalah sosial dan kontroversi konsumsi energi.
Bagi investor yang ingin terlibat dalam perdagangan kripto, hal pertama yang perlu dilakukan adalah memastikan kebijakan regulasi di negara atau wilayah tempat tinggal mereka, memahami apakah pembelian cryptocurrency diizinkan, dan apakah mereka dapat menggunakan platform perdagangan, guna menghindari risiko hukum yang tidak perlu.