Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Lihat Grafik Perdagangan Mata Uang Kripto: Apa yang bisa diberitahukan oleh sebuah Grafik Candlestick?
Mengapa harus belajar membaca grafik?
Singkatnya, grafik pergerakan BTC dan koin lainnya adalah “elektrokardiogram” pasar. Mereka yang bisa membaca grafik dapat mendeteksi risiko lebih awal, sedangkan yang tidak bisa hanya akan mengikuti arus dan menjadi korban. Menurut teori Dow, tren pasar dibagi menjadi tiga jenis:
Menguasai logika ini, membangun strategi perdagangan akan lebih teratur.
Tiga Jenis Grafik K线 yang Umum
Grafik Linier (Versi Paling Sederhana)
Ini adalah garis yang koheren, hanya menunjukkan titik penutupan harga. Pemula merasa nyaman melihatnya, tetapi informasinya terlalu sedikit, tidak terlihat gambaran lengkap dari fluktuasi harga.
Grafik Lilin (K Line Jepang, perlengkapan standar untuk pemain profesional)
Inilah inti dari membaca grafik. Sebuah lilin mengandung:
Detail Kunci:
Doji
Entitas hampir tidak ada, sumbu atas dan bawah sangat panjang. Orang ini menunjukkan satu hal: pembeli dan penjual imbang. Sering muncul sebelum titik balik tren.
5 Pola Kunci yang Harus Dikenal
1. Palu (Hammer) — Sinyal bullish di bagian bawah
Tiba-tiba muncul sebuah candlestick: tubuh kecil + sumbu bawah panjang, seperti palu. Ini menunjukkan bahwa penurunan tidak akan berlanjut, jika candlestick berikutnya ditutup lebih tinggi, kemungkinan sudah mencapai dasar.
2. Hanging Man — sinyal bearish di puncak
Muncul badan kecil + sumbu bawah panjang saat naik. Jangan terpedaya dengan namanya, ini adalah sinyal risiko puncak. Jika candlestick berikutnya menutup turun, hati-hati terhadap pembalikan.
3. Meteor (Shooting Star) — Tanda mati di puncak
Muncul bayangan atas panjang + entitas kecil + bayangan bawah pendek dalam tren naik. Terlihat seperti sesuatu yang jatuh dari langit. Jika setelah itu harga terus mencapai puncak baru dan tertegun, itu menunjukkan ada tekanan di atas.
4. Bintang Senja (Evening Star) — Tiga batang K candlestick membalikkan
Candle pertama bullish besar → Candle kedua tubuh kecil → Candle ketiga bearish besar. Kombinasi ini sering muncul di puncak.
5. Bintang Pagi (Morning Star) — Pembalikan tiga batang K
Badan candlestick besar pertama → Badan candlestick kecil kedua → Badan candlestick besar ketiga. Sinyal pembalikan di bagian bawah.
Memadukan indikator agar stabil (melihat K-line secara terpisah bisa mudah terjebak)
Rata-rata bergerak (MA)
Garis biaya rata-rata yang paling dasar. Parameter umum: 10 hari, 20 hari, 50 hari, 100 hari, 200 hari.
Golden Cross (garis rata-rata jangka pendek melintasi garis rata-rata jangka panjang) = sinyal beli Death Cross (garis rata-rata jangka pendek melintasi garis rata-rata jangka panjang ke bawah) = sinyal jual
Misalnya, pada 19 Juni 2021, garis 50 hari dan garis 200 hari BTC membentuk “death cross”, setelah itu benar-benar turun.
OBV (Indikator Volume)
Lihat keterkaitan antara volume perdagangan dan harga. Jika volume perdagangan meningkat dan harga berfluktuasi, biasanya harga juga akan naik. Ini disebut “pembelian bertahap”.
RSI (Indikator Kekuatan Relatif)
Rentang 0-100.
Menurut statistik penelitian, tingkat keberhasilan operasi berlawanan setelah konfirmasi nilai ekstrem pada RSI sekitar 70%.
Bollinger Bands (BB)
Tiga garis: garis tengah (rata-rata 20 hari), garis atas, garis bawah.
Grafik Kedalaman Pasar (DOM)
Menampilkan secara real-time kondisi akumulasi order beli dan jual. Jika order beli jauh lebih banyak daripada order jual, itu menunjukkan pasar bullish; sebaliknya juga berlaku. Semakin dalam kedalaman, semakin kecil dampak transaksi besar terhadap harga.
Bagaimana cara mengurangi kerugian?
Pasar tidak ada yang seratus persen, tetapi menguasai alat-alat ini dapat mempengaruhi probabilitas ke pihakmu. Sisanya tergantung pada kualitas mental.