Tinjauan Ekosistem Stablecoin 2025: Perbandingan Empat Mekanisme & Uji Coba Koin Utama

Stablecoin telah berevolusi dari alat yang hanya digunakan oleh segelintir orang menjadi infrastruktur dasar pasar kripto. Hingga saat ini, total kapitalisasi pasar stablecoin di seluruh jaringan telah menembus 212 miliar dolar AS, dengan lebih dari 200 proyek stablecoin yang berjalan. Ekosistem ini sebenarnya bisa dimainkan seperti apa? Hari ini kita kupas tuntas.

Empat Jenis Permainan Stablecoin

1. Tipe Jaminan Fiat (Paling Konservatif)

Yang paling umum adalah USDT, USDC—1:1 dipatok terhadap dolar AS, dengan cadangan dolar nyata di belakangnya. Kapitalisasi pasar USDT sudah menembus 140 miliar dolar, tersebar di 109 juta wallet. Tipe ini paling stabil, tapi risikonya juga jelas: bergantung pada transparansi penerbit, risiko regulasi selalu ada.

2. Tipe Jaminan Komoditas (Ada Dukungan Fisik)

PAX Gold, Tether Gold—setiap token mewakili 1 ons emas atau perak asli yang disimpan di brankas. Keuntungannya ada aset nyata yang mendukung, kekurangannya likuiditas rendah, biaya penarikan tinggi, dan fluktuasi harga komoditas juga memengaruhi stabilitas.

3. Tipe Jaminan Kripto (Sangat Digital)

DAI, sUSD—menggunakan ETH dan aset kripto lain sebagai jaminan, dengan sistem over-collateralized untuk menjaga stabilitas. Jenis ini paling terdesentralisasi, tapi butuh jaminan berlebih 150-200% (misal, mengunci ETH senilai $1.500 baru bisa mencetak DAI senilai $1.000), sehingga efisiensi modal rendah. Selain itu, harus waspada risiko smart contract dan likuidasi saat harga jaminan anjlok.

4. Tipe Algoritmik (Paling Inovatif, Juga Paling Berbahaya)

Ampleforth, dan sebelumnya UST—mengandalkan algoritma yang mengatur pasokan untuk menjaga harga, tanpa jaminan langsung. Intinya main di psikologi pasar. Hasilnya sudah kita tahu—Luna/UST ambruk tahun 2022, investor rugi besar. Tipe ini kini sudah jauh menurun kepercayaan pasarnya.

Matriks Stablecoin: Siapa yang Memimpin

Proyek Kapitalisasi Pasar Tipe Highlight
USDT(Tether) ~$140 miliar Jaminan fiat Nomor satu, tapi cadangan selalu dipertanyakan
USDC(Circle) ~$42 miliar Jaminan fiat Lebih transparan, lembaga lebih percaya
RLUSD(Ripple) $53 juta+ Jaminan fiat Baru rilis (Desember), fokus ke pembayaran
USDe(Ethena) ~$6 miliar Tipe hasil 10 bulan naik ke posisi tiga, strategi delta netral inovatif
DAI(MakerDAO) ~$5,3 miliar Jaminan kripto Infrastruktur DeFi, paling terdesentralisasi
FDUSD(First Digital) ~$1,3 miliar Jaminan fiat Diterbitkan di Hong Kong, 6 bulan tembus $1 miliar
PYUSD(PayPal) ~$494 juta Jaminan fiat Basis pengguna besar, adopsi lambat
USD0(Usual) ~$1,2 miliar Aset fisik Dijamin obligasi AS, pendatang baru 2024

Yang paling menarik adalah model USDe—bukan sekadar jaminan, tapi gabungan staking ETH + short ETH di bursa dengan strategi delta netral, menjaga stabilitas sekaligus memberi yield ke pengguna. Model ini menarik banyak pengguna yang mengejar hasil, dan pada Desember, Ethena juga meluncurkan USDtb (dijamin oleh BlackRock BUIDL Fund) untuk menurunkan risiko lebih jauh.

Kenapa Stablecoin Makin Diminati

Kondisi pasar: BTC tembus $100.000, bullrun baru dimulai, volume transaksi melonjak. Peran stablecoin jadi sangat penting:

  • Standar trading pair — di exchange, pindah dari BTC ke stablecoin tak perlu lewat fiat, lebih efisien
  • Pembayaran lintas negara — transfer stablecoin jauh lebih cepat dan murah daripada SWIFT
  • Jaminan DeFi — di protokol lending seperti Aave, Compound, stablecoin adalah pasangan trading terbesar
  • Alat lindung nilai — saat pasar buruk, cepat keluar ke stablecoin, setara ‘cash’ di aset digital
  • Inklusi keuangan — di wilayah tanpa sistem bank yang baik, stablecoin = bank digital yang bisa diakses

Daftar Risiko (Wajib Dibaca)

Badai regulasi — Departemen Keuangan AS dan FSOC makin memperketat pengawasan stablecoin, khawatir mengganggu stabilitas keuangan. Beberapa negara dengan regulasi ketat mulai membatasi stablecoin.

Kecukupan cadangan — USDT lama dipertanyakan kecukupan cadangannya. USDC lebih transparan, namun tetap butuh verifikasi berkelanjutan.

Risiko teknologi — Bug, exploit smart contract, dan masalah keamanan lintas chain bisa bikin dana terkunci atau hilang.

Dilema desentralisasi — Stablecoin jaminan fiat pada dasarnya butuh penerbit terpusat, bertentangan dengan prinsip desentralisasi kripto.

Risiko depegging — Dalam kondisi ekstrem (misal rush penarikan), stablecoin bisa kehilangan patokan. UST adalah contoh nyata.

Kesimpulan

Stablecoin sudah jadi darah di pasar kripto, tapi tidak semua stablecoin sama. Tipe fiat seperti USDT/USDC paling stabil tapi paling terpusat; DAI sangat terdesentralisasi tapi perlu over-collateral; stablecoin baru seperti USDe, USD0 mencoba menyeimbangkan hasil dan stabilitas.

Tantangan 2025: akankah muncul standar stablecoin global sejati? Seberapa besar dampak CBDC? Apakah stablecoin DeFi akan menggantikan stablecoin fiat sebagai arus utama?

Untuk ikut ekosistem stablecoin, kuncinya pahami kelebihan dan kekurangan tiap mekanisme, jangan asal ikut tren, karena inovasi baru biasanya juga berisiko paling tinggi.

PAXG-0,22%
XAUT-0,31%
DAI0,09%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)