Penambangan Bitcoin sudah menjadi topik lama, tapi kondisi di 2025 sudah sangat berbeda. Banyak orang masih bertanya “Apakah mining itu penipuan?”, padahal kuncinya bukan soal legal atau tidak, tapi apakah kamu bisa mengendalikan biaya.
Apakah mining itu legal?
Jawaban singkat: Legal di sebagian besar negara, tapi perbedaan wilayah sangat besar.
Amerika Serikat dan Kanada mendukung secara langsung, Texas dan Wyoming bahkan menjadikan mining sebagai industri utama. Uni Eropa juga membolehkan, tapi harus lolos standar lingkungan. Rusia dan Kazakhstan memang belum melarang, tapi kebijakan energi makin ketat.
Yang paling parah mantan negara mining besar, Tiongkok—2021 langsung dilarang. India termasuk area abu-abu, mining masih bisa tapi risiko ditanggung sendiri.
Poin kunci: Legal ≠ profit. Banyak pemula tertukar dua konsep ini.
Apakah mining masih bisa untung di 2025?
Jujur saja, ambang untung makin tinggi.
Struktur biaya
Biaya listrik menempati 70-80% dari total biaya mining. Jika harga listrik kamu di atas $0.05/kWh, sama saja kerja bakti. Yang paling untung adalah mining pool besar yang punya akses listrik air atau angin murah.
Mesin dan tingkat kesulitan
ASIC miner tiap generasi makin canggih. Antminer S21, WhatsMiner M60 dan mesin baru lain lebih efisien, tapi juga mahal. Tingkat kesulitan mining akan menyesuaikan total hashrate jaringan. Saat harga BTC naik, peserta melonjak, kesulitan juga ikut terbang.
Variabel pendapatan utama
Harga Bitcoin: Ini variabel terbesar. Harga naik 50%, tambang kecil bisa langsung untung; harga turun 50%, listrik semurah apapun tak bisa menolong
Siklus halving: Halving berikutnya tahun 2028, reward turun dari 3,125 BTC ke 1,5625 BTC. Masih 3 tahun lagi, tapi mining besar sudah bersiap-siap
Gabung mining pool: Solo mining peluangnya terlalu kecil, mining pool besar seperti Poolin, AntPool, ViaBTC bisa menstabilkan pendapatan
Bagaimana cara mulai mining?
Langkah pertama: periksa regulasi lokal
Jangan asal mulai. Cek dulu sikap wilayahmu terhadap mining, ada pembatasan listrik atau tidak, bagaimana perlakuan pajaknya.
Langkah kedua: pilih jalur
Solo mining: Sepenuhnya mandiri, tapi peluang “menang” sangat kecil, tidak disarankan
Mining pool: Cara paling stabil. Risiko tersebar, pendapatan harian pasti ada, nominal kecil tetap bisa ikut
Cloud mining: Sewa hashrate, kelihatannya simpel, tapi banyak jebakan. Banyak platform cloud mining adalah ponzi, janji hasil harian 5% itu 99% penipuan
Langkah ketiga: hitung matang
Pakai kalkulator miner online (misal CryptoCompare) untuk menghitung:
Konsumsi listrik miner × harga listrik × 24 = biaya listrik harian
Pendapatan koin harian × harga BTC = pendapatan harian
Jika pendapatan harian < biaya listrik harian, mending jangan lanjut
Langkah keempat: tarik koin dengan aman
Jangan pernah tinggalkan koin di akun mining pool. Rutin tarik ke wallet non-kustodian milik sendiri. Kasus pool kabur, kena hack, sering terjadi.
Waspadai penipuan mining berikut ini
Jaminan hasil tetap: Tidak ada hal seperti itu. Semua yang janji hasil harian tetap itu penipuan
Mining gratis: Situs cloud mining bilang “dapat gratis”, biasanya cuma pancingan supaya kamu deposit
Tidak bisa tarik koin: Platform sengaja menunda atau melarang penarikan, sudah pasti scam
Mining palsu: Klaim punya tambang sendiri, tapi tidak ada data hashrate di mining pool manapun
Cara cek mining pool resmi sangat mudah: lihat ranking hashrate real-time mereka di daftar mining pool besar, itu data paling jujur.
Masalah lingkungan mining
Beberapa tahun terakhir industri berubah. Semakin banyak mining pakai listrik air, angin, bahkan ada yang manfaatkan panas buangan untuk pemanas ruangan. Organisasi seperti Bitcoin Mining Council mendorong transparansi dan keberlanjutan industri.
Bukan buat pencitraan, tapi ini tren nyata—fokus lingkungan dan profit mulai sejalan.
Kata penutup
Mining legal? Ya. Mining bisa untung? Bisa, tapi tidak mudah.
Ini bukan cara cepat kaya, tapi bisnis jangka panjang yang butuh manajemen biaya detail dan belajar terus-menerus. Kalau harga listrik murah, punya mining pool stabil, dan tahan fluktuasi BTC, layak dicoba. Kalau tidak, lebih baik investasi rutin beli BTC langsung.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Apakah Menambang Bitcoin Masih Menguntungkan di 2025? Panduan Lengkap Hukum & Keuntungan
Penambangan Bitcoin sudah menjadi topik lama, tapi kondisi di 2025 sudah sangat berbeda. Banyak orang masih bertanya “Apakah mining itu penipuan?”, padahal kuncinya bukan soal legal atau tidak, tapi apakah kamu bisa mengendalikan biaya.
Apakah mining itu legal?
Jawaban singkat: Legal di sebagian besar negara, tapi perbedaan wilayah sangat besar.
Amerika Serikat dan Kanada mendukung secara langsung, Texas dan Wyoming bahkan menjadikan mining sebagai industri utama. Uni Eropa juga membolehkan, tapi harus lolos standar lingkungan. Rusia dan Kazakhstan memang belum melarang, tapi kebijakan energi makin ketat.
Yang paling parah mantan negara mining besar, Tiongkok—2021 langsung dilarang. India termasuk area abu-abu, mining masih bisa tapi risiko ditanggung sendiri.
Poin kunci: Legal ≠ profit. Banyak pemula tertukar dua konsep ini.
Apakah mining masih bisa untung di 2025?
Jujur saja, ambang untung makin tinggi.
Struktur biaya
Biaya listrik menempati 70-80% dari total biaya mining. Jika harga listrik kamu di atas $0.05/kWh, sama saja kerja bakti. Yang paling untung adalah mining pool besar yang punya akses listrik air atau angin murah.
Mesin dan tingkat kesulitan
ASIC miner tiap generasi makin canggih. Antminer S21, WhatsMiner M60 dan mesin baru lain lebih efisien, tapi juga mahal. Tingkat kesulitan mining akan menyesuaikan total hashrate jaringan. Saat harga BTC naik, peserta melonjak, kesulitan juga ikut terbang.
Variabel pendapatan utama
Bagaimana cara mulai mining?
Langkah pertama: periksa regulasi lokal
Jangan asal mulai. Cek dulu sikap wilayahmu terhadap mining, ada pembatasan listrik atau tidak, bagaimana perlakuan pajaknya.
Langkah kedua: pilih jalur
Solo mining: Sepenuhnya mandiri, tapi peluang “menang” sangat kecil, tidak disarankan
Mining pool: Cara paling stabil. Risiko tersebar, pendapatan harian pasti ada, nominal kecil tetap bisa ikut
Cloud mining: Sewa hashrate, kelihatannya simpel, tapi banyak jebakan. Banyak platform cloud mining adalah ponzi, janji hasil harian 5% itu 99% penipuan
Langkah ketiga: hitung matang
Pakai kalkulator miner online (misal CryptoCompare) untuk menghitung:
Langkah keempat: tarik koin dengan aman
Jangan pernah tinggalkan koin di akun mining pool. Rutin tarik ke wallet non-kustodian milik sendiri. Kasus pool kabur, kena hack, sering terjadi.
Waspadai penipuan mining berikut ini
Cara cek mining pool resmi sangat mudah: lihat ranking hashrate real-time mereka di daftar mining pool besar, itu data paling jujur.
Masalah lingkungan mining
Beberapa tahun terakhir industri berubah. Semakin banyak mining pakai listrik air, angin, bahkan ada yang manfaatkan panas buangan untuk pemanas ruangan. Organisasi seperti Bitcoin Mining Council mendorong transparansi dan keberlanjutan industri.
Bukan buat pencitraan, tapi ini tren nyata—fokus lingkungan dan profit mulai sejalan.
Kata penutup
Mining legal? Ya. Mining bisa untung? Bisa, tapi tidak mudah.
Ini bukan cara cepat kaya, tapi bisnis jangka panjang yang butuh manajemen biaya detail dan belajar terus-menerus. Kalau harga listrik murah, punya mining pool stabil, dan tahan fluktuasi BTC, layak dicoba. Kalau tidak, lebih baik investasi rutin beli BTC langsung.