Dalam perdagangan opsi, volatilitas tersirat (Implied Volatility, disingkat IV) adalah salah satu faktor kunci yang menentukan apakah kamu untung atau rugi. Banyak pemula langsung bingung melihat konsep ini, padahal sebenarnya ini hanyalah prediksi pasar terhadap tingkat fluktuasi harga di masa depan.
Dua Jenis Volatilitas, Jangan Sampai Tertukar
Volatilitas Historis (HV) = Melihat ke belakang: seberapa besar aset berfluktuasi dalam 20 atau 60 hari terakhir, sudah terjadi.
Volatilitas Tersirat (IV) = Melihat ke depan: prediksi pasar bagaimana aset akan berfluktuasi, merupakan ekspektasi kolektif para trader. Kedua indikator ini disajikan dalam tingkat tahunan.
Singkatnya, HV itu kaca spion, IV itu kaca depan.
Bagaimana IV Mempengaruhi Harga Opsi
Harga opsi (juga disebut premi) terdiri dari dua bagian:
Nilai Intrinsik: hanya terkait dengan harga saat ini dan harga eksekusi
Nilai Waktu: tergantung pada waktu dan…IV
Semakin tinggi IV → pasar memperkirakan volatilitas makin besar → harga opsi makin mahal. Besarnya pengaruh ini diukur dengan “Vega”, yaitu berapa banyak harga opsi berubah ketika IV berubah 1%.
Contoh:
Kamu memegang opsi call BTC, harga sekarang 20.000 USDT, strike price 25.000 USDT.
IV tinggi = pasar menganggap BTC mudah melonjak → opsi kamu bernilai
IV rendah = pasar menganggap BTC naiknya santai → opsi kamu kurang bernilai
Pembeli ingin volatilitas makin tinggi makin baik (karena peluang profit lebih besar), penjual sebaliknya (volatilitas kecil lebih aman).
Pengaruh Ganda Waktu dan Harga Eksekusi
Faktor Waktu:
Semakin panjang tenor, pengaruh IV makin besar (opsi jangka panjang lebih memperhatikan ekspektasi volatilitas)
Semakin pendek tenor, ekspektasi volatilitas makin presisi (kemungkinan besar sudah tahu bakal naik atau tidak)
Faktor Harga Eksekusi:
IV membentuk fenomena “kurva senyum”—
Opsi ATM (at the money): IV paling rendah
Semakin jauh OTM (out of the money): IV makin tinggi
Kenapa? Dua alasan:
Opsi OTM butuh volatilitas lebih besar agar bisa untung
Biaya lindung nilai penjual lebih tinggi, butuh kompensasi IV yang juga lebih tinggi
Praktik Trading IV: Overvalued atau Undervalued?
Standar penilaian utama:
IV > HV = IV overvalued
Pasar terlalu panik atau serakah
Pertimbangkan untuk menjual opsi (strategi short Vega, seperti short straddle)
IV < HV = IV undervalued
Pasar sepi, harga belum sepenuhnya mencerminkan risiko
Pertimbangkan untuk membeli opsi (strategi long Vega, seperti long straddle)
Keduanya tinggi + IV bahkan lebih tinggi = sangat overvalued
Keduanya rendah + IV bahkan lebih rendah = masih undervalued
Trading IV di Gate Sangat Mudah
Di tampilan perdagangan opsi, langsung pilih “mode IV”, lalu order berdasarkan volatilitas tersirat. Catatan: harga order kamu akan berubah secara real-time, karena harga aset dasar bergerak, atau semakin dekat ke jatuh tempo.
Intisari Penting
IV adalah harga konsensus pasar untuk volatilitas di masa depan
Saat IV > HV pertimbangkan jual opsi untuk dapat premi
Saat IV < HV pertimbangkan beli opsi untuk spekulasi volatilitas
Semakin panjang tenor, IV makin berpengaruh
Bisa dipadukan dengan hedging Delta agar posisi tetap netral
Simpelnya: jika bearish terhadap volatilitas, jual opsi; jika bullish terhadap volatilitas, beli opsi. Jangan dibuat rumit.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Volatilitas Tersirat (IV) dalam Perdagangan Opsi: Semua yang Perlu Anda Ketahui
Dalam perdagangan opsi, volatilitas tersirat (Implied Volatility, disingkat IV) adalah salah satu faktor kunci yang menentukan apakah kamu untung atau rugi. Banyak pemula langsung bingung melihat konsep ini, padahal sebenarnya ini hanyalah prediksi pasar terhadap tingkat fluktuasi harga di masa depan.
Dua Jenis Volatilitas, Jangan Sampai Tertukar
Volatilitas Historis (HV) = Melihat ke belakang: seberapa besar aset berfluktuasi dalam 20 atau 60 hari terakhir, sudah terjadi.
Volatilitas Tersirat (IV) = Melihat ke depan: prediksi pasar bagaimana aset akan berfluktuasi, merupakan ekspektasi kolektif para trader. Kedua indikator ini disajikan dalam tingkat tahunan.
Singkatnya, HV itu kaca spion, IV itu kaca depan.
Bagaimana IV Mempengaruhi Harga Opsi
Harga opsi (juga disebut premi) terdiri dari dua bagian:
Semakin tinggi IV → pasar memperkirakan volatilitas makin besar → harga opsi makin mahal. Besarnya pengaruh ini diukur dengan “Vega”, yaitu berapa banyak harga opsi berubah ketika IV berubah 1%.
Contoh:
Kamu memegang opsi call BTC, harga sekarang 20.000 USDT, strike price 25.000 USDT.
Pembeli ingin volatilitas makin tinggi makin baik (karena peluang profit lebih besar), penjual sebaliknya (volatilitas kecil lebih aman).
Pengaruh Ganda Waktu dan Harga Eksekusi
Faktor Waktu:
Faktor Harga Eksekusi: IV membentuk fenomena “kurva senyum”—
Kenapa? Dua alasan:
Praktik Trading IV: Overvalued atau Undervalued?
Standar penilaian utama:
IV > HV = IV overvalued
IV < HV = IV undervalued
Poin kunci: Bandingkan HV berbagai periode waktu
Trading IV di Gate Sangat Mudah
Di tampilan perdagangan opsi, langsung pilih “mode IV”, lalu order berdasarkan volatilitas tersirat. Catatan: harga order kamu akan berubah secara real-time, karena harga aset dasar bergerak, atau semakin dekat ke jatuh tempo.
Intisari Penting
Simpelnya: jika bearish terhadap volatilitas, jual opsi; jika bullish terhadap volatilitas, beli opsi. Jangan dibuat rumit.