Apa itu obligasi? Mengapa orang di dunia kripto juga harus memahaminya?

Sering mendengar orang berkata “obligasi adalah aset yang aman”, tapi sebenarnya bagaimana? Sederhananya: obligasi adalah surat utang, diterbitkan oleh pemerintah atau perusahaan, kamu membelinya berarti meminjamkan uang kepadanya, secara berkala menerima Bunga, dan pada saat jatuh tempo, pokoknya akan dikembalikan.

Bagaimana Klasifikasi Obligasi

  • Obligasi Pemerintah: Obligasi pemerintah AS, obligasi pemerintah Inggris yang dijamin, ini adalah yang paling stabil.
  • Obligasi Daerah: Pemerintah daerah menerbitkan untuk membangun sekolah, memperbaiki jalan.
  • Obligasi Korporasi: Apple, digunakan oleh perusahaan besar untuk meminjam uang
  • Obligasi Tabungan:Obligasi kecil yang dibeli oleh individu

Bagaimana Obligasi Menghasilkan Uang

Membeli obligasi memiliki dua sumber pendapatan: yang pertama adalah bunga tetap (disebut “kupon”), misalnya obligasi senilai 1000 dolar, dengan suku bunga tahunan 5%, Anda akan menerima 50 dolar setiap tahun; yang kedua adalah selisih harga, obligasi dapat diperdagangkan di pasar sekunder, ketika suku bunga turun, harga obligasi naik, Anda juga dapat memperoleh selisih harga.

Poin Kunci: Bunga dan harga obligasi bergerak berlawanan. Kenaikan suku bunga bank sentral → harga obligasi turun; penurunan suku bunga bank sentral → harga obligasi naik. Inilah sebabnya mengapa arah pasar obligasi menjadi indikator kondisi ekonomi.

Mengapa dunia kripto harus memperhatikan obligasi

Pasar obligasi memiliki beberapa sinyal yang sangat penting:

  1. Inversi Kurva Imbal Hasil = Sinyal resesi. Imbal hasil obligasi jangka pendek lebih tinggi daripada obligasi jangka panjang, yang dalam sejarah sering kali mengindikasikan kedatangan resesi, biasanya disertai dengan volatilitas besar di pasar saham dan pasar cryptocurrency.

  2. Tren Bunga = indikator arah aliran dana. Dalam lingkungan bunga rendah, uang mengalir ke aset berisiko tinggi (saham, koin), menarik pembeli FOMO; dalam lingkungan bunga tinggi, imbal hasil keuangan tradisional meningkat, dana ditarik dari pasar kripto.

  3. Peralihan Sentimen Investor. Ketika ekonomi baik, semua orang menjual obligasi untuk membeli saham dan koin; ketika ekonomi buruk, semua orang bergegas menuju obligasi untuk mencari perlindungan, harga koin seringkali turun bersamaan.

Melihat ke Benchmark

Obligasi vs Koin:

  • Obligasi: imbal hasil stabil, volatilitas rendah, regulasi jelas, tetapi biasanya memiliki tingkat pengembalian 2-5%
  • Koin: Potensi pertumbuhan tinggi, volatilitas tinggi, regulasi belum ditentukan, kenaikan mungkin mulai dari 10 kali lipat, bisa juga terjun bebas.

Pendekatan investor cerdas adalah penyebaran seimbang: obligasi sebagai dasar, saham sebagai pusat, dan mata uang menggunakan uang sisa untuk mengejar imbal hasil tinggi. Kenaikan obligasi sering kali berarti meningkatnya ketidakpastian ekonomi, pada saat ini dapat dipertimbangkan untuk mengurangi eksposur mata uang.

Inti Pengajaran

Memperhatikan indikator imbal hasil obligasi dapat membantu merasakan perubahan emosi pasar lebih awal. Jika pasar obligasi bergerak, pasar kripto sering kali mengikuti.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)