Apakah Anda sering merasa kesulitan saat bertransaksi? Entah takut tidak mendapatkan keuntungan, atau takut mengalami kerugian yang terlalu besar. Hari ini kita akan membahas sebuah alat yang bisa membantu Anda “langsung mencapai tujuan”—OCO ордер (“satu membatalkan yang lain”).
Apa itu pesanan OCO? Singkatnya, dalam satu kalimat
OCO memungkinkan Anda untuk membuat dua pesanan sekaligus: satu adalah pesanan profit (pesanan limit), dan satu lagi adalah pesanan stop loss (pesanan stop limit). Selama salah satu terisi, yang lainnya akan otomatis dibatalkan. Dengan cara ini, Anda tidak perlu terus-menerus memantau pasar - Anda akan mendapatkan keuntungan atau secara otomatis menghentikan kerugian.
Bagaimana cara mengatur dua pesanan?
Pesanan Limit (Limit Order)
Ini adalah order limit biasa - Anda menetapkan harga, dan ketika harga tercapai, akan dijual pada harga tersebut. Misalnya, jika Anda ingin menjual BNB pada 589,52 USDT, ketika harga mencapai titik tersebut, transaksi akan dilakukan secara otomatis.
Perintah Batas Stop (Stop Limit Order)
Ini memiliki dua lapisan:
Harga Trigger (Stop): misalnya 553,34 USDT——harga jatuh ke sini dan mengaktifkan stop loss
Harga Stop Loss (Limit): misalnya 553,24 USDT——setelah terpicu, dijual pada harga ini
Perhatian: Jika harga jatuh terlalu cepat, mungkin akan jatuh melewati harga stop loss Anda, yang menyebabkan order stop loss tidak terisi. Jadi, umumnya harga stop loss ditetapkan sedikit lebih rendah dari harga pemicu untuk meningkatkan probabilitas terisi.
Contoh Praktis: Bagaimana Menggunakan OCO dengan BNB?
Misalkan BNB sekarang 577 USDT, Anda optimis tentang tren naik jangka panjang, tetapi ingin membeli di titik terendah:
Rencana Anda:
Beli di 562.91 USDT (membangun posisi rendah)
Jika naik ke 589,52 USDT, jual untuk mendapatkan keuntungan
Jika jatuh ke 553,34 USDT, keluar dengan stop loss.
Manfaat menggunakan OCO:
Satu pesanan menyelesaikan tiga kemungkinan—menunggu titik rendah, mendapatkan target profit, atau stop loss otomatis. Tidak perlu penyesuaian sering, juga tidak perlu memantau pasar di tengah malam.
Mengapa menggunakan OCO?
✓ Perdagangan Otomatis: Atur parameter dan biarkan saja, tidak perlu operasi manual
✓ Pengendalian Risiko: Tetapkan stop loss untuk melindungi modal
✓ Kunci Profit: Menjual otomatis pada harga target, tidak serakah
✓ Tanpa khawatir: Cocok untuk trader yang sibuk
Apa yang perlu diperhatikan saat menggunakan OCO?
⚠️ Membatalkan salah satu pesanan secara manual, yang lainnya juga akan dibatalkan secara otomatis
⚠️ Harga stop loss yang ditetapkan terlalu dekat dengan harga pemicu, mungkin tidak sempat untuk dieksekusi.
⚠️ Saat pasar berfluktuasi dengan tajam, slippage dapat menyebabkan stop loss tidak berfungsi.
Saran Utama: Pahami terlebih dahulu cara menggunakan limit order biasa dan stop loss, sebelum mencoba OCO. Alat yang baik pun tidak ada gunanya jika digunakan dengan cara yang salah.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
OCO order: satu pesanan yang diletakkan di dua arah secara bersamaan, hanya satu yang akan dieksekusi.
Apakah Anda sering merasa kesulitan saat bertransaksi? Entah takut tidak mendapatkan keuntungan, atau takut mengalami kerugian yang terlalu besar. Hari ini kita akan membahas sebuah alat yang bisa membantu Anda “langsung mencapai tujuan”—OCO ордер (“satu membatalkan yang lain”).
Apa itu pesanan OCO? Singkatnya, dalam satu kalimat
OCO memungkinkan Anda untuk membuat dua pesanan sekaligus: satu adalah pesanan profit (pesanan limit), dan satu lagi adalah pesanan stop loss (pesanan stop limit). Selama salah satu terisi, yang lainnya akan otomatis dibatalkan. Dengan cara ini, Anda tidak perlu terus-menerus memantau pasar - Anda akan mendapatkan keuntungan atau secara otomatis menghentikan kerugian.
Bagaimana cara mengatur dua pesanan?
Pesanan Limit (Limit Order)
Ini adalah order limit biasa - Anda menetapkan harga, dan ketika harga tercapai, akan dijual pada harga tersebut. Misalnya, jika Anda ingin menjual BNB pada 589,52 USDT, ketika harga mencapai titik tersebut, transaksi akan dilakukan secara otomatis.
Perintah Batas Stop (Stop Limit Order)
Ini memiliki dua lapisan:
Perhatian: Jika harga jatuh terlalu cepat, mungkin akan jatuh melewati harga stop loss Anda, yang menyebabkan order stop loss tidak terisi. Jadi, umumnya harga stop loss ditetapkan sedikit lebih rendah dari harga pemicu untuk meningkatkan probabilitas terisi.
Contoh Praktis: Bagaimana Menggunakan OCO dengan BNB?
Misalkan BNB sekarang 577 USDT, Anda optimis tentang tren naik jangka panjang, tetapi ingin membeli di titik terendah:
Rencana Anda:
Manfaat menggunakan OCO: Satu pesanan menyelesaikan tiga kemungkinan—menunggu titik rendah, mendapatkan target profit, atau stop loss otomatis. Tidak perlu penyesuaian sering, juga tidak perlu memantau pasar di tengah malam.
Mengapa menggunakan OCO?
✓ Perdagangan Otomatis: Atur parameter dan biarkan saja, tidak perlu operasi manual ✓ Pengendalian Risiko: Tetapkan stop loss untuk melindungi modal ✓ Kunci Profit: Menjual otomatis pada harga target, tidak serakah ✓ Tanpa khawatir: Cocok untuk trader yang sibuk
Apa yang perlu diperhatikan saat menggunakan OCO?
⚠️ Membatalkan salah satu pesanan secara manual, yang lainnya juga akan dibatalkan secara otomatis ⚠️ Harga stop loss yang ditetapkan terlalu dekat dengan harga pemicu, mungkin tidak sempat untuk dieksekusi. ⚠️ Saat pasar berfluktuasi dengan tajam, slippage dapat menyebabkan stop loss tidak berfungsi.
Saran Utama: Pahami terlebih dahulu cara menggunakan limit order biasa dan stop loss, sebelum mencoba OCO. Alat yang baik pun tidak ada gunanya jika digunakan dengan cara yang salah.