Global Games Show Riyadh 2026 : Menggairahkan Visi 2030 Arab Saudi

Edisi Riyadh dari Global Games Show 2026 siap menjadi tujuan utama bagi para penggemar game, pengembang, dan investor. Diselenggarakan oleh VAP Group dan didukung oleh Times of Games, acara ini menjanjikan rangkaian diskusi yang dinamis dan pengalaman menarik yang melambangkan perubahan cepat dalam dunia game.

Peserta dapat menjelajahi yang terbaru dalam pengembangan game, esports, dan hiburan interaktif, dengan demonstrasi langsung, lokakarya, dan panel yang dipimpin oleh para pemimpin industri. Dari pengembang indie hingga penerbit global, perusahaan akan mempresentasikan game dan teknologi paling inovatif mereka, memberikan wawasan kepada peserta tentang masa depan gaming.

Pada edisi sebelumnya, Global Games Show (GGS) telah mempertemukan tokoh-tokoh terkemuka dari seluruh dunia game, esports, dan ekosistem Web3. Pembicara terhormat telah termasuk Johnson Yeh, Pendiri dan CEO ROEHL/Ambrus Studio; Yat Siu, Co-Founder dan Ketua Animoca Brands; Dirk Lueth, Ph.D., Co-Founder dan Co-CEO Uplandme, Inc.; dan Paul Dawalibi, CEO Holodeck Ventures. Inovator industri seperti Ilman Shazhaev, Pendiri Farcana, dan Klaus Kajetski, Pendiri dan CEO YaLLa Esports, juga telah berbagi wawasan mereka, bersama dengan Jonathan Bouzanquet, Chief Strategy Officer dan Pendiri PLAYA3ULL Games, dan Assad Dar, Co-Founder dan Chief Visionary Officer Medieval Empires.

Acara ini juga menekankan komunitas dan kolaborasi. Area jaringan yang didedikasikan dan sesi pencocokan memungkinkan koneksi antara pencipta, investor, dan penerbit, mendorong kemitraan yang dapat memajukan industri. Untuk startup, acara ini menawarkan platform untuk memamerkan inovasi mereka dan menarik investasi.

Sesi edukatif dan strategis berfokus pada tren seperti permainan imersif, permainan berbasis awan, dan strategi monetisasi. Diskusi ini membekali peserta dengan pengetahuan untuk menghadapi tantangan, memanfaatkan peluang, dan mengembangkan usaha mereka secara efektif.

Hari 1 adalah tentang masa depan teknologi permainan, dengan pembicaraan mengenai Arab Saudi yang menjadi ibu kota esports dunia, fase berikutnya dari mesin permainan dengan Unreal Engine 6, antarmuka otak–komputer, dan desain permainan yang dihasilkan AI. Para ahli juga akan membahas bagaimana masa depan esports akan terlihat di Kerajaan dan bagaimana hal itu semakin mendorong ekonomi kreatif VisI 2030.

Hari 2, berjudul “Gameconomics,” menjelajahi bisnis permainan—mulai dari permainan yang dibiayai secara crowdfunding hingga peluang permainan mobile, komunitas yang diciptakan pemain, dan kemitraan antara pengembang dan investor yang membentuk ekspansi industri.

Dengan membawa campuran profesional yang beragam di bawah satu atap, Global Games Show memperkuat posisi Riyadh sebagai pusat teknologi interaktif dan hiburan digital. Peserta juga mendapatkan akses ke acara unggulan paralel lainnya, Global AI Show dan Global Blockchain Show hanya dengan satu tiket. GGS adalah pertemuan ide, kreativitas, dan peluang di dunia permainan.

Pertanyaan media :

Kontak pers : Media@globalblockchainshow.com

Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan. Hanya untuk tujuan edukasi.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)