Deflator PDB, yang juga dikenal sebagai deflator harga implisit, adalah ukuran yang menunjukkan bagaimana harga semua barang dan jasa yang diproduksi di dalam suatu negara telah berubah seiring waktu. Ini membantu kita memahami bagian mana dari perubahan produk domestik bruto yang berasal dari fluktuasi harga versus perubahan produksi yang sebenarnya.
Bagaimana Cara Kerja Deflator PDB?
Deflator PDB mengukur tingkat inflasi di seluruh ekonomi dengan membandingkan PDB nominal ( nilai total dari semua barang dan jasa yang diproduksi, diukur dengan harga saat ini ) dengan PDB riil ( nilai total yang sama diukur menggunakan harga tahun dasar ). Perbandingan ini mengungkapkan perubahan tingkat harga.
Perhitungan
Deflator GDP dihitung menggunakan rumus ini:
_Deflator PDB = (PDB Nominal / PDB Riil) x 100, di mana:
PDB Nominal: nilai semua barang dan jasa yang diproduksi di suatu negara, diukur pada harga saat ini.
PDB riil: nilai semua barang dan jasa yang diproduksi di suatu negara, diukur menggunakan harga tahun dasar.
Untuk menemukan persentase perubahan dalam tingkat harga keseluruhan, gunakan:
Perubahan dalam tingkat harga keseluruhan (%) = deflator GDP - 100
Interpretasi
Hasil deflator GDP dapat diartikan sebagai berikut:
Deflator PDB sama dengan 100: menunjukkan tidak ada perubahan harga dibandingkan dengan tahun dasar.
Deflator PDB di atas 100: menunjukkan bahwa tingkat harga keseluruhan telah meningkat dibandingkan dengan tahun dasar (inflasi).
Deflator PDB di bawah 100: menunjukkan bahwa tingkat harga keseluruhan telah menurun dibandingkan dengan tahun dasar (deflasi).
Contoh
Bayangkan sebuah negara dengan PDB nominal sebesar £1,1 triliun pada tahun 2024, sementara PDB riil ( menggunakan tahun 2023 sebagai tahun dasar ) adalah £1 triliun. Deflator PDB akan menjadi:
Ini berarti tingkat harga keseluruhan negara telah meningkat sebesar 10% sejak 2023.
Pemberitahuan: Platform ini berisi materi dan opini dari pihak ketiga. Bukan nasihat keuangan. Mungkin mengandung konten bersponsor.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Memahami Deflator PDB
Apa itu Deflator PDB?
Deflator PDB, yang juga dikenal sebagai deflator harga implisit, adalah ukuran yang menunjukkan bagaimana harga semua barang dan jasa yang diproduksi di dalam suatu negara telah berubah seiring waktu. Ini membantu kita memahami bagian mana dari perubahan produk domestik bruto yang berasal dari fluktuasi harga versus perubahan produksi yang sebenarnya.
Bagaimana Cara Kerja Deflator PDB?
Deflator PDB mengukur tingkat inflasi di seluruh ekonomi dengan membandingkan PDB nominal ( nilai total dari semua barang dan jasa yang diproduksi, diukur dengan harga saat ini ) dengan PDB riil ( nilai total yang sama diukur menggunakan harga tahun dasar ). Perbandingan ini mengungkapkan perubahan tingkat harga.
Perhitungan
Deflator GDP dihitung menggunakan rumus ini:
_Deflator PDB = (PDB Nominal / PDB Riil) x 100, di mana:
Untuk menemukan persentase perubahan dalam tingkat harga keseluruhan, gunakan: Perubahan dalam tingkat harga keseluruhan (%) = deflator GDP - 100
Interpretasi
Hasil deflator GDP dapat diartikan sebagai berikut:
Contoh
Bayangkan sebuah negara dengan PDB nominal sebesar £1,1 triliun pada tahun 2024, sementara PDB riil ( menggunakan tahun 2023 sebagai tahun dasar ) adalah £1 triliun. Deflator PDB akan menjadi:
Deflator PDB = (1,1 triliun / 1 triliun) x 100 = 110
Ini berarti tingkat harga keseluruhan negara telah meningkat sebesar 10% sejak 2023.
Pemberitahuan: Platform ini berisi materi dan opini dari pihak ketiga. Bukan nasihat keuangan. Mungkin mengandung konten bersponsor.