Maersk belum akan memulihkan kembali jalur pelayaran Selat Hormuz, dengan alasan bahwa gencatan senjata belum dapat menjamin keselamatan pelayaran secara memadai.

GateNews

Berita dari Gate News, pada 8 April, perusahaan pelayaran Denmark, Maersk, menyatakan bahwa pengumuman gencatan senjata AS–Iran belum sepenuhnya dapat menjamin keamanan pelayaran di Selat Hormuz. Karena itu, perusahaan bersikap hati-hati terhadap situasi saat ini dan belum memulihkan rute terkait yang dihentikan pada bulan lalu. Dalam pernyataannya, Maersk menyebutkan bahwa meskipun gencatan senjata selama dua minggu antara AS dan Iran dapat menciptakan peluang bagi pelayaran melalui Selat Hormuz, namun saat ini masih terdapat ketidakpastian terkait keamanan di laut, dan masih perlu memahami syarat-syarat yang menyertai gencatan senjata tersebut. Perusahaan itu mengatakan bahwa mereka akan terus memantau perkembangan situasi secara saksama, dan dalam beberapa jam hingga beberapa hari ke depan akan menyampaikan pembaruan terbaru secara tepat waktu sesuai perubahan kondisi. Maersk menegaskan: “Setiap keputusan terkait Selat Hormuz didasarkan pada penilaian risiko yang berkelanjutan, pemantauan ketat terhadap situasi keselamatan, serta arahan dari otoritas terkait dan mitra kerja.” (CCTV News)

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar