Pembaharuan besar Telegram: editor teks AI bawaan, dan juga bisa membuat bot mengatur bot

CryptoCity

Telegram meluncurkan fitur-fitur baru seperti pengedit teks berbasis AI, peningkatan polling, dan Managed Bots untuk memperkuat pemrosesan privasi serta pengalaman lintas platform, dan menambahkan mekanisme peringatan keamanan untuk aplikasi pihak ketiga.

Telegram pada 31 Maret merilis versi baru, menghadirkan beberapa peningkatan fungsional yang digerakkan AI. Berikut adalah analisis lengkap pembaruan kali ini:

Editor Teks AI: rewrite, terjemahkan, dan perbaiki hanya dengan dua kali ketukan

Fitur baru yang paling mendapat perhatian adalah editor teks AI yang tertanam di kolom input pesan, didukung oleh Cocoon AI milik Telegram sendiri. Ketika teks yang dimasukkan melebihi 3 baris, ikon “Ai” akan muncul di samping tombol “Kirim”; klik untuk:

  • Memperbaiki kesalahan tata bahasa
  • Mengubah menjadi gaya yang berbeda (Formal formal, Short ringkas, Tribal kesukuan, Corp perusahaan, Zen nuansa Zen, Biblical Alkitab, Viking Viking)
  • Menerjemahkan ke bahasa lain, dan juga dapat menerapkan gaya tertentu saat menerjemahkan

Telegram menekankan bahwa fitur ini memproses melalui jaringan privasi Cocoon, dengan komputasi dilakukan di lingkungan rahasia, tanpa akses ke data pengguna.

Lebih dari 10 fitur polling baru

Fungsi polling mendapatkan peningkatan menyeluruh, termasuk:

  • Dapat menambahkan media atau lokasi untuk pertanyaan dan opsi
  • Menambahkan kolom deskripsi pertanyaan
  • Mengizinkan pengguna mengusulkan opsi baru saat polling berlangsung
  • Menampilkan pemilih di setiap opsi
  • Mengunci polling (tidak mengizinkan memilih ulang) untuk memastikan hasil tetap
  • Mengacak urutan opsi untuk setiap pengguna
  • Menetapkan batas waktu polling
  • Menyembunyikan hasil sebelum waktu berakhir
  • Pembuat polling dapat melihat hasil tanpa ikut memilih

Halaman profil khusus untuk polling di grup dan kanal juga ditambahkan, memudahkan untuk menemukan polling yang sedang berlangsung dan yang sudah berakhir.

Dukungan Live Photo dan Motion Photo di seluruh platform

Telegram kini mendukung native iOS Live Photo dan Android Motion Photo, sehingga pengguna dapat menelusuri foto dinamis dengan normal di aplikasi Telegram di semua platform. Sebelum dikirim, di editor media dapat memilih tiga mode pemutaran: Live (memutar sekali saat dibuka), Loop (memutar berulang terus-menerus), dan Bounce (memutar bolak-balik ke depan dan ke belakang).

Managed Bots: robot dapat dibuat dan mengelola robot lain

Telegram Bot API menambahkan fitur Managed Bots, yang memungkinkan bot bertindak atas nama pengguna untuk membuat dan mengelola bot lainnya. Ini berarti pengembang dapat dengan mudah menerapkan bot mereka sendiri melalui bot AI, tanpa perlu menulis program. Telegram resmi menyediakan dokumen pengembangan yang rinci untuk dijadikan referensi oleh pengembang.

Pemindaian dokumen iOS + peringatan keamanan aplikasi non-resmi

Telegram for iOS menambahkan fitur pemindaian dokumen, yang dapat menggunakan kamera untuk memindai dokumen dan secara otomatis menghapus latar belakang, memangkas, serta mengonversinya menjadi PDF, termasuk mendukung penggabungan beberapa halaman menjadi satu file. Jalur operasi: klik menu lampiran → File → pindai dokumen.

Selain itu, Telegram juga menambahkan langkah keamanan: bagi pengguna yang menggunakan aplikasi Telegram pihak ketiga (non-resmi), orang lain yang melihat profil mereka akan melihat peringatan keamanan, karena tingkat enkripsi pesan peringatan mungkin lebih rendah. Aplikasi resmi Telegram bersifat open source dan menyediakan versi build yang dapat diverifikasi.

  • Artikel ini dimuat ulang dengan izin dari: 《Chain News》
  • Judul asli: 《Telegram pembaruan besar: editor teks AI bawaan, 10 fitur polling baru, bot dapat mengelola bot》
  • Penulis asli: Elponcrab
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar