Pesan BlockBeats, 4 April, menurut laporan WSJ. Pejabat dan mediator yang mengetahui hal terkait mengatakan bahwa Qatar menolak untuk menjadi perantara utama dalam dugaan perjanjian gencatan senjata potensial antara AS dan Iran, sehingga upaya untuk mencari jalan keluar bagi negosiasi menjadi semakin rumit. Ada pihak terkait yang mengungkapkan bahwa pekan lalu pihak Qatar pernah memberi tahu pejabat AS bahwa negara tersebut tidak berniat untuk memainkan peran kunci dalam mediasi atau memimpin pekerjaan terkait.
Mediator mengatakan pada Jumat pagi waktu setempat bahwa putaran upaya terbaru negara-negara kawasan yang dipimpin oleh Pakistan untuk mendorong gencatan senjata AS-Iran telah buntu. Mediator mengatakan bahwa Iran telah memberi tahu mediator secara resmi bahwa dalam beberapa hari ke depan pihaknya tidak bersedia bertemu dengan pejabat AS di Islamabad, dan bahwa tuntutan AS tidak dapat diterima.
Mediator juga mengatakan bahwa Turki dan Mesir masih berupaya mencari cara untuk menyelesaikan masalah tersebut, serta sedang mempertimbangkan lokasi pertemuan baru, termasuk ibu kota Qatar, Doha, atau Istanbul. Selain itu, mereka juga sedang mempertimbangkan usulan baru untuk memecah kebuntuan. Di samping itu, menurut laporan media Iran Fars News, sumber mengatakan bahwa Iran telah menolak proposal gencatan senjata selama 48 jam yang diajukan oleh AS.