Platform perdagangan eToro (Nasdaq: ETOR) telah mulai menawarkan perdagangan mata uang kripto kepada kliennya di New York lebih dari tiga tahun setelah menerima BitLicense dari Departemen Layanan Keuangan Negara Bagian New York pada Februari 2023.
Perusahaan itu pada awalnya akan mencantumkan sekitar 20 token di negara bagian tersebut, dengan rencana untuk memperluas penawaran dan menambahkan layanan staking, menandai selesainya jejak regulasi AS-nya di seluruh 48 negara bagian.
eToro menerima Virtual Currency Business Activity License (BitLicense) pada Februari 2023, menjadi perusahaan pertama yang memperoleh lisensi tersebut setelah keruntuhan FTX, menurut Andrew McCormick, Kepala eToro US. Sejak itu, perusahaan telah bekerja sama dengan regulator New York untuk menyusun rencana bisnis dan penawaran produk yang mematuhi persyaratan negara bagian tersebut.
Platform ini akan dimulai dengan sekitar 20 aset kripto di New York, dibandingkan dengan 115 token yang tersedia untuk klien di 47 negara bagian AS lainnya dan 74 negara tempat eToro beroperasi. McCormick menyatakan bahwa perusahaan berencana menambahkan layanan staking di New York dan sedang dalam diskusi aktif dengan regulator mengenai pembaruan produk yang diperlukan.
Peluncuran eToro di New York membutuhkan baik BitLicense maupun Money Transmitter License, yang diperoleh perusahaan setelah keterlibatan regulasinya. Pada 2024, eToro menyelesaikan kesepakatan dengan Komisi Sekuritas dan Bursa (Securities and Exchange Commission) sebesar $1,5 juta atas tuduhan bertindak sebagai broker-dealer dan clearing agency yang tidak terdaftar, yang menyebabkan perusahaan menghapus sebagian besar kripto dari platform AS-nya dan menegosiasikan ulang sikap regulasinya.
McCormick mencatat bahwa perusahaan berada di ambang akhir untuk permohonan BitLicense ketika FTX runtuh pada akhir 2022, yang secara signifikan meningkatkan pengawasan dan kehati-hatian regulasi. Ia menyatakan kebanggaannya karena memenuhi standar ketat berdasarkan sejarah panjang eToro, fokus pada kepatuhan dan kontrol anti pencucian uang, serta perlindungan pelanggan.
Sejak kerangka kerja BitLicense diperkenalkan pada 2015, kurang dari 40 perusahaan telah menerima persetujuan, dan tidak semuanya mengaktifkan lisensinya untuk beroperasi di New York. Beberapa perusahaan, termasuk Kraken, memilih untuk menghindari negara bagian tersebut sepenuhnya daripada mematuhi persyaratan lisensi.
McCormick mengakui bahwa perusahaan tidak mengharapkan jeda tiga tahun antara menerima lisensi dan meluncurkan layanan, dengan mengatakan bahwa pada awalnya perusahaan berharap dapat meluncurkan dalam tahun yang sama saat persetujuan diberikan. Ia menyebut lingkungan regulasi pasca-FTX dan fokus perusahaan pada penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) pada 2025 sebagai faktor yang memengaruhi waktu.
Dengan peluncuran di New York, eToro kini menawarkan perdagangan kripto di 48 negara bagian AS, dengan Hawaii dan Nevada tetap menjadi satu-satunya negara bagian tempat perusahaan tidak menyediakan layanan kripto karena pengawasan regulasi yang lebih ketat. Platform ini mendukung lebih dari 40 juta pengguna terdaftar di 75 negara.
McCormick menyatakan dukungannya terhadap legislasi kripto federal seperti CLARITY Act, yang akan menetapkan pedoman struktur pasar yang luas dan memberikan peran pengawasan tertentu kepada SEC dan CFTC. Ia mengatakan bahwa ia lebih memilih legislasi tingkat B-plus dibanding kerangka saat ini yang terdiri dari 50 standar berbeda dari masing-masing negara bagian, undang-undang sekuritas dari era 1930-an, panduan yang dapat berubah secara politis, serta kasus Mahkamah Agung tahun 1946 tentang pohon jeruk.
CLARITY Act dan rancangan terkait di Senat mengalami penundaan karena para pembuat kebijakan dan pelobi membahas rincian, termasuk ketentuan imbal hasil (yield) stablecoin dan batas yurisdiksi antara regulator federal.
Kapan eToro menerima BitLicense New York dan mengapa butuh tiga tahun untuk meluncurkan?
eToro menerima BitLicense-nya dari Departemen Layanan Keuangan Negara Bagian New York pada Februari 2023. Jeda tiga tahun antara persetujuan dan peluncuran dikaitkan dengan meningkatnya pengawasan regulasi setelah keruntuhan FTX, kebutuhan untuk menyusun rencana bisnis yang patuh, serta fokus perusahaan pada penawaran umum perdana (IPO) pada 2025.
Layanan kripto apa yang akan ditawarkan eToro di New York?
eToro pada awalnya akan menawarkan perdagangan untuk sekitar 20 aset kripto, dengan rencana untuk memperluas penawaran token dari waktu ke waktu dan menambahkan layanan staking. Perusahaan bekerja sama dengan regulator untuk pembaruan produk yang diperlukan guna memungkinkan staking di negara bagian tersebut.
Bagaimana eToro memandang legislasi kripto federal seperti CLARITY Act?
Kepala eToro US Andrew McCormick menyatakan dukungannya terhadap legislasi kripto federal, dengan mengatakan bahwa kerangka federal akan lebih disukai dibanding tambal sulam saat ini yang terdiri dari 50 standar berbeda antarnegara bagian dan undang-undang sekuritas yang sudah ketinggalan zaman. CLARITY Act, jika disahkan, akan menetapkan pedoman struktur pasar dan memberikan peran pengawasan kepada SEC dan CFTC.