
Presiden Amerika Serikat Trump melakukan pidato televisi nasional di Gedung Putih pada 2 April, mengumumkan kemenangan yang menentukan dalam operasi militer gabungan AS-Iran dengan kode “Epic Rage Action”, serta menyatakan rencananya untuk mengakhiri intervensi militer AS dalam dua hingga tiga minggu. Emas spot sempat anjlok dalam waktu singkat hampir 60 dolar menjadi 4.737,15 dolar; minyak mentah AS dan minyak mentah Brent keduanya jatuh menembus ambang batas 100 dolar per barel, sementara Bitcoin tetap berfluktuasi sempit di sekitar 67.600 dolar.
Trump menyatakan bahwa sejak 28 Februari, ketika operasi gabungan AS-Iran dimulai, “pasukan bersenjata kami meraih kemenangan cepat, tegas, dan yang sangat mengungguli—ini adalah kemenangan yang sangat jarang terlihat orang.” Dalam pidato tersebut, Trump menguraikan satu per satu hasil militer utama:
Angkatan Laut Iran: telah “tidak ada lagi”
Angkatan Udara Iran: telah “menjadi reruntuhan”
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC): sistem komando dan kontrol “sedang dihancurkan secara menyeluruh”, kemampuan peluncuran rudal dan drone “turun drastis”
Fasilitas produksi senjata: pabrik senjata dan perangkat peluncur roket “sedang dihancurkan menjadi serpihan”
Pimpinan Iran: sejak dimulainya operasi, sebagian besar telah tumbang, termasuk pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei (Ayatollah Ali Khamenei)
Pejabat Gedung Putih mengatakan bahwa penetapan inti dari pidato kali ini adalah memastikan apakah operasi tersebut telah mencapai atau melampaui semua target yang telah ditetapkan, termasuk menghancurkan rudal balistik Iran dan fasilitas produksinya.
Pidato Trump memicu penetapan ulang cepat pada tiga kategori aset. Emas spot anjlok hampir 60 dolar dalam waktu singkat, kembali ke 4.737,15 dolar/ons; sebelumnya, permintaan safe-haven akibat konflik Iran yang berlanjut telah mendorong emas naik tajam. Setelah pengumuman kemenangan oleh Trump, tekanan aksi ambil untung dari pihak long terkonsentrasi dilepaskan.
Respons pasar energi lebih langsung. Minyak mentah AS turun 1,78% menjadi 98,34 dolar per barel, minyak mentah Brent turun 1,33% menjadi 99,81 dolar per barel; keduanya jatuh di bawah level penopang 100 dolar per barel yang terbentuk belakangan ini akibat hambatan di Selat Hormuz. Pasar mulai memperhitungkan prospek Selat yang kembali dibuka, sehingga ekspektasi pemulihan pasokan energi secara langsung menekan penetapan harga minyak mentah.
Bitcoin justru bertahan berfluktuasi di sekitar 68.000 dolar. Sebelum maupun sesudah pidato Trump, tidak terlihat terobosan arah yang jelas. Pasar mata uang kripto menunjukkan respons yang relatif tertinggal dalam peristiwa penurunan risiko makro ini, kemungkinan dipengaruhi oleh lesunya likuiditas pada libur Paskah dan posisi short berlebih yang telah terkumpul sebelumnya.
Pada hari yang sama, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan surat terbuka kepada warga Amerika melalui platform X, mengajukan narasi konflik yang sangat berbeda. Dalam surat tersebut, ia menuduh AS bertindak sebagai “proksi” Israel dalam operasi militer kali ini, mempertanyakan apakah kebijakan “America First” benar-benar melayani kepentingan nasional AS, serta menekankan bahwa tindakan militer Iran semuanya termasuk “pembelaan diri yang sah”.
Pezeshkian mengutip sejarah kudeta Iran tahun 1953, dengan menyatakan bahwa intervensi AS yang lama menjadi sumber mendasar ketidakpercayaan masyarakat Iran terhadap AS, dan mengkritik bahwa serangan AS terhadap infrastruktur penting “merupakan kejahatan perang”. Ia memperingatkan bahwa perlawanan yang berlanjut akan memperparah ketidakstabilan regional dan meningkatkan risiko energi serta keamanan global, serta menyerukan kepada warga Amerika untuk meninjau kembali sumber pesan kebijakan terhadap Iran saat ini.
Berdasarkan penjelasan pejabat Gedung Putih, tujuan inti operasi tersebut mencakup menghancurkan rudal balistik Iran dan fasilitas produksi, melemahkan kemampuan komando dan kontrol Korps Garda Revolusi Islam, serta menghapus kemampuan serangan jarak jauh Iran. Trump dalam pidatonya menyatakan bahwa semua target telah tercapai atau melampaui ekspektasi.
Trump mengumumkan kemenangan militer yang menentukan, serta merencanakan pengakhiran operasi dalam dua hingga tiga minggu, yang secara langsung menekan penetapan harga pasar terhadap risiko geopolitik. Emas kembali melepas premium safe-haven, sementara minyak justru terdorong oleh meningkatnya ekspektasi pembukaan kembali Selat Hormuz, sehingga pasar mulai menetapkan ulang harga untuk pemulihan pasokan energi secara bertahap.
Bitcoin mempertahankan fluktuasi di sekitar 68.000 dolar sebelum dan sesudah pidato Trump. Lesunya likuiditas akibat libur Paskah, serta posisi short ETF yang berlebih yang telah terkumpul sebelumnya, menjadi faktor struktur pasar utama yang membatasi terobosan arah Bitcoin, sehingga dampak langsung peristiwa makro kali ini relatif terbatas.