Berdasarkan pemantauan 1M AI News, pendiri Claude Code, Boris Cherny, menanggapi di X soal insiden kebocoran kode sumber, dan mengonfirmasi bahwa penyebabnya adalah kesalahan manusia dalam proses penerapan: “Proses penerapan kami memiliki beberapa langkah manual, dan salah satunya tidak dilakukan dengan benar.” Ia mengatakan tim telah melakukan perbaikan dan sedang menambahkan lebih banyak mekanisme pemeriksaan.
Konteks dari tanggapan ini cukup menarik. Pada bulan Desember tahun lalu, Cherny pernah memposting: “Dalam 30 hari terakhir, kontribusi saya terhadap Claude Code 100% dilakukan oleh Claude Code.” Setelah kebocoran terjadi, ada pengguna yang mengungkap postingan itu untuk menyiratkan bahwa tulisan kode secara otonom oleh AI justru menjadi akar masalah. Tanggapan Cherny langsung menyangkal dugaan tersebut: justru tahap operasi manual manusia yang menyebabkan masalah.
Refleksinya atas insiden ini adalah: “Seperti insiden-insiden lainnya, solusi yang paling tidak intuitif adalah mencari cara untuk mempercepat, bukan menambah lebih banyak proses. Kali ini adalah lebih banyak otomatisasi, serta membuat Claude memeriksa hasilnya.” Sebuah insiden yang disebabkan oleh manusia, pada akhirnya, mengarah pada solusi dengan lebih banyak keterlibatan AI.