New Hampshire merencanakan obligasi senilai $100M yang dijaminkan Bitcoin, menggunakan jaminan kripto alih-alih dukungan negara, menawarkan investasi berisiko tinggi dengan mekanisme perlindungan pembayaran yang terkait harga
Otoritas Pembiayaan Bisnis New Hampshire berencana menerbitkan obligasi senilai $100 juta yang dijaminkan Bitcoin. Langkah ini merupakan hal baru dalam pembiayaan publik, dan menghubungkan obligasi tradisional dengan Bitcoin dengan cara yang unik dan modern.
Obligasi tersebut tidak akan dijamin oleh pemerintah negara bagian. Sebagai gantinya, obligasi akan bergantung pada Bitcoin sebagai jaminan. Oleh karena itu, wajib pajak tidak akan bertanggung jawab atas pembayaran kembali dalam struktur ini.
Kelas aset paling berisiko sedang berkonvergensi dengan salah satu yang paling aman dalam produk keuangan pertama di jenisnya: obligasi munisipal yang dijaminkan Bitcoin https://t.co/vN5NnkQ9Sm
— Bloomberg (@business) 31 Maret 2026
Menurut Moody’s Investors Service, obligasi tersebut mendapat peringkat Ba2. Peringkat ini berada di bawah investment grade. Akibatnya, obligasi membawa risiko lebih tinggi dibandingkan obligasi pemerintah yang lebih aman.
Selain itu, obligasi akan dibagi menjadi 2 kelas. Namun, ukuran pasti dari masing-masing kelas belum dikonfirmasi. Meski begitu, total penerbitan yang direncanakan akan tetap sekitar $100 juta.
Bacaan Terkait: **** Bank of Canada Menguji Obligasi Tokenized dengan Bank-Bank Kanada Utama | Live Bitcoin News
Selain itu, jenis obligasi ini disebut conduit issuance. Ini berarti pembayaran bergantung pada aset yang mendasarinya, bukan pada dukungan negara bagian. Oleh karena itu, investor harus memahami risikonya sebelum berinvestasi.
Selanjutnya, struktur ini memungkinkan investor swasta untuk berpartisipasi dalam model keuangan baru. Ini juga mengurangi risiko langsung bagi negara bagian. Akibatnya, proyek ini memadukan inovasi dengan kehati-hatian.
Pembayaran obligasi ini bergantung pada kinerja harga Bitcoin. Oleh karena itu, perubahan nilai dapat memengaruhi kemampuan untuk membayar investor kembali. Hal ini membuat obligasi lebih volatil dibandingkan opsi tradisional.
Selain itu, struktur ini mencakup langkah perlindungan bagi investor. Jika harga Bitcoin turun tajam, aturan likuidasi dapat aktif. Ini berarti sebagian Bitcoin bisa dijual untuk menjaga keseimbangan.
Di samping itu, jaminan Bitcoin akan disimpan oleh kustodian pihak ketiga. Ini memastikan penyimpanan yang aman dan pengelolaan aset yang tepat. Oleh karena itu, risiko penyalahgunaan berkurang.
Namun, meskipun ada perlindungan, risiko tetap ada. Investor bisa mengalami kerugian jika kondisi pasar berubah dengan cepat. Akibatnya, obligasi ini mungkin hanya menarik pembeli yang toleran terhadap risiko.
Selanjutnya, pembayaran kembali yang terkait harga menambah kompleksitas pada investasi. Investor harus memantau baik ketentuan obligasi maupun tren pasar kripto. Oleh karena itu, memahami kedua area menjadi penting.
Proyek ini bertujuan untuk membawa kripto ke dalam sistem pembiayaan publik. Ini menunjukkan bagaimana aset digital dapat melampaui platform perdagangan. Selain itu, ini menyoroti minat yang terus meningkat pada metode pendanaan inovatif.
Namun, obligasi ini dianggap sebagai produk pertama di jenisnya. Oleh karena itu, banyak pakar dan investor akan mengawasi kinerjanya dengan saksama. Hasilnya dapat menjadi panduan untuk proyek serupa di masa depan.
Selain itu, rencana ini mencerminkan perubahan pandangan tentang Bitcoin sebagai sebuah aset. Sebagian kini melihatnya sebagai penyimpan nilai. Oleh karena itu, hal ini sedang diuji dalam struktur keuangan yang lebih formal.
Pada saat yang sama, tidak adanya dukungan negara bagian membuatnya berbeda dari obligasi munisipal pada umumnya. Ini menciptakan kategori investasi hibrida yang baru. Akibatnya, hal ini dapat membentuk ulang cara obligasi seperti itu dirancang.
Secara keseluruhan, rencana obligasi New Hampshire menandai langkah penting ke depan. Ini menggabungkan keuangan tradisional dengan aset digital modern. Oleh karena itu, hal ini dapat memengaruhi bagaimana pemerintah dan investor menggunakan Bitcoin di masa mendatang.